
Malam Hari.
Semua berkumpul diruang nonton Tv dirumah Chika.
“ Fan yuk jalan-jalan, gue pengen keliling daerah sini." kata Vivi.
“ Aduh kalo malam ini belum bisa sayang." kata Refan.
“ Iya Vi, kalian istirahat aja dulu, kita jalan-jalannya besok aja, kita bertiga ada urusan bentar, mau keluar." kata Arga.
“ Urusan apaan Ar?" tanya Imelda.
“ Kepo banget sih Lo Mel, cewek nggak perlu tau." kata Dimas.
“ Ya kan gue cuma nanya, nggak mau jawab juga nggak papa kok." kata Imelda.
“ Nggak kok Mel, cuma mau ketemu sama temen kita, anak geng motor sini." kata Arga.
“ Owh kirain apaan." kata Imelda.
“ Emang kirain apaan? mau ikut emangnya?" tanya Dimas.
“ Enggak!" kata Imel singkat.
“ Yaudah jangan manyun gitu juga kali Mel, becanda gue." kata Dimas merangkul Imelda.
“ Yaudah sana pergi." kata Imelda.
“ Yaudah deh kalo gitu gue pergi, istirahat udah malem, yuk Ar,fan." kata Dimas.
Arga, Refan, dan Dimas pergi.
“ Ar kita mau kemana dulu nih." kata Dimas sambil naik motor.
__ADS_1
“ Ke markas Geng Georgia aja dim, gue mau ketemu sama temen gue, sekalian gue mau minta bantuan mereka buat pantau pergerakan Fero." kata Arga.
“ Terus Vita gimana? kan kita bertiga ada di Bandung." kata Refan.
“ Gue udah titipin sama anak Fairuz buat pantau Vita." kata Arga.
“ Oke kalo gitu." kata Refan.
Mereka bertiga sampai di markas Geng motor Georgia, geng motor yang dipimpin temannya Arga.
“ Hai bro...selamat datang di markas kami." Kata Ifan.
“ Udah lama banget ya kita nggak ketemu." kata Arga.
“ Beberapa hari yang lalu, anak geng Georgia ada yang liat Lo di Bandung katanya, emang bener Lo ke Bandung?" tanya Ifan.
“ Iya Fan, gue jemput temen gue." kata Arga.
“ Ya ada temen gue." kata Arga.
“ Ya pasti cewek donk ric, Arga aja sampe bela-belain jemput ke Bandung." kata Ifa.
“ Ya gitu drh." kata Arga.
“ Serius cewek Lo anak Bandung?" tanya Ifan.
“ Bukan fan, dia cuma temen gue." kata Arga.
“ Yaudah deh iya gue percaya aja, oh ya tumben banget kesini, ada perlu apa nih, apa ada yang bisa kita bantu?" tanya Ifan.
“ Bener banget Fan, jadi gini ceritanya......" kata Arga menceritakan masalahnya kepada Ifan agar Ifan bisa membantunya.
“ Fero yang ketua geng Scorpion itu?" kata Ifan.
__ADS_1
“ Yap tepat banget." kata Arga.
“ Dari dulu gue juga nggak seneng sama dia Ar, mereka seakan-akan mau kuasain daerah sini." kata Ifan.
“ Tapi gue nggak mau dengan kekerasan fan, gue pengen minta bantuan kalian buat pantau gerak gerik dia aja, karna ini juga menyangkut almarhum bokap gue." kata Arga
“ Siap bro, gue sama anak-anak bakalan bantu lo, Lo nggak usah sungkan-sungkan minta bantuan sama kita, kita pasti bakalan bantuin lo sebisa kita." kata Ifan.
“ Thanks banget ya fan." kata Arga.
“ Oh ya kalian sampe kapan di Bandung?" tanya Erick dan yang lain.
“ Ya kalo bisa sampe masalah ini selesai, karna emang gue sama temen-temen yang lain lagi liburan ke sini tuh rencananya." kata Arga.
“ oh gitu, Yaudah kalian seneng-seneng aja disini, serahin sama kita." kata Ifan.
“ Tapi jangan sampe Fero tau kalo kita lagi selidiki dia, karna memang dia juga sahabat temen gue." kata Arga.
“ temen cewek Lo yang di Bandung itu kalo boleh tau namanya siapa Ar?" tanya Ifan.
“ Chika fan, emangnya kenapa?" tanya Arga.
“ Chika yang adik sepupunya Yuda itu?" kata Ifan.
“ Yuda yang dulu meninggal karna kecelakaan pas balapan?" tanya Arga.
“ Iya Ar, Yuda itu ketua geng Motor gangster, adiknya Chika itu juga dulu ikut geng motor." kata Ifan.
“ Masak sih fan, Chika dulu anak geng motor, kok dia nggak pernah cerita." kata Arga.
“ Lo nanti bisa tanyain aja ke Chika, dia juga jago balapan motornya." kata Ifan.
“ Pantesan waktu itu dia bisa menang waktu gue tantang." batin Arga.
__ADS_1