Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Makasih Chik


__ADS_3

Arga sampai ke rumah terlebih dahulu dari pada Chika dan Dimas. Arga masuk rumah dengan ekspresi yang Tidak bisa ditebak.


“ Arga katanya mau jemput Chika." Tanya Bu Winda, tapi Arga hanya berjalan masuk ke kamar tanpa menggubris pertanyaan Mamanya.


“ Kenapa ya tuh anak." kata Bu Winda bingung.


Tak lama kemudian Chika dan Dimas datang.


“ Assalamu'alaikum Tante." kata Chika dan Dimas.


“ wa'alakumsalam." Jawab Bu Winda


“ Pantesan Arga manyun, ternyata Chika udah sama Dimas." batin Bu Winda.


“ Oh ya Chik kalo gitu gue balik dulu ya, Tan Dimas pulang dulu ya." kata Dimas mencium tangan Bu Winda.


“ maksih ya dim, hati-hati gak usah ngebut." kata Chika.


“ siap." jawab Dimas.


Dimas pergi, Chika dan Bu Winda masuk ke dalam.


“ Oh ya Tan, tadi Chika ketemu Arga di pasar, Waktu Chika tanya malah jawabnya kayak gitu." kata Chika.


“ Sebenernya Arga tadi tuh mau jemput kamu, ya mungkin karna udah liat kamu bareng Dimas, jadinya dia balik." jawab Bu Winda.

__ADS_1


“ Jadi Arga tadi tuh mau jemput Chika?" tanya Chika.


“Iya." Jawab Bu Winda.


“ sekarang Arga nya mana tan?" tanya Chika.


“dikamar mungkin, tadi pas pulang Tante tanya malah diem aja." kata Bu Winda.


Chika meletakkan barang belanjaannya di dapur, Chiaka dan bibi mulai memasak untuk makan Siang. Setelah memasak beberapa masakan akhirnya selesai juga.


“ Argak, Ar..., Ar..., buka pintunya." kata Chika. tapi tak dibalas Arga, dan Akhirnya Chika membuka pintu kamar Arga yang tak dikunci.


“ Gue masuk ya Ar." kata Chika memasuki kamar Arga.


Arga sedang main PS, dan dia tidak menggubris Chika sama sekali. Chika duduk disebelah Arga yang sedang main PS.


“ Maaf buat apa?" Jawab Arga masih Fokus dengan Permainannya.


“ Tadi kata Tante Winda Lo ke pasar mau jemput gue?" kata Chika.


“ Kata siapa, gue cuman ada janji sama temen gue." kata Arga.


“ terus maksud Chat Lo tadi?" kata Chika sambil mengingatkan Arga.


“ udah gak usah dibahas." kata Arga.

__ADS_1


“ Maafin gue ya Ar, gue gak tau kalo Lo mau jemput, lagian Lo sih gak bilang-bilang tadi pagi." kata Chika.


“ kalo gue bilang pun, Lo gak bakalan kan mau gue jemput, pasti Lo lebih milih sama Dimas." kata Arga menatap Chika.


“ Kata siapa, Gue mau-mau aja, asalkan Lo udah ngomong dulu, gue pasti mau kok." kata Arga.


“ Terus kenapa Lo bisa sama Dimas?" kata Arga.


“ Ya dia yang maksa buat jemput gue." jawab Chika.


“ Kalo gue yang maksa apa Lo mau?" kata Arga.


“ Gini ya Ar, gue tuh berangkat sama pulang itu naik kendaraan umum, kalo ada yang Nawarin Di anterin pasti gue mau aaaarrr, lagian jadi lebih hemat kan, gak usah bayar ongkos ojek." kata Chika menjelaskan ke Arga.


“ Gue minta maaf." kata Arga yang meletakkan Steak PS.


“ buat?" kata Chika bingung.


“ Karna gak dengerin Lo semalem." kata Arga.


“ Oh itu, kalo itu sih terserah Lo, lagian kalo sakit lagi kaya tadi pagi kan yang ngerasain sakit Lo sendiri Ar." jawab Chika.


“ Lo maafin gue?" tanya Arga.


“ gak ada yang perlu dimaafin karna Lo gak salah." jawab Chika sambil tersenyum.

__ADS_1


“ makasih Chik." kata Arga langsung memeluk Chika.


Chika hanya diam, dia bingung denga Arga yang tiba-tiba baik nanti bisa tiba-tiba ngeselin.


__ADS_2