Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
pakai jaketnya


__ADS_3

Malam hari seperti biasa Chika sebelum tidur duduk didepan rumah sambil memperhatikan langit yang penuh dengan cahaya bintang dan bilang yang cantik.


“ Rasanya nyaman banget sama kalo udah liat bintang bercahaya gitu." kata Chika sambil tersenyum.


Arga yang melihat Chika duduk di depan, dia pun menghampiri nya.


“ Besok terakhir kita disini, mau pergi jalan-jalan gak?" tanya Arga yang tiba-tiba datang dan duduk disebelah Chika.


“ Eamangnya Lo gak ada rencana mau kemana-mana." kata Chika.


“ Nggak ada, gue ikutin Lo aja mau pergi kemana?" tanya Arga.


“ Gue cuma pengen keliling Bandung aja buat terakhir kita disini." kata Chika.


“ Yaudah besok mau pergi jam berapa?" tanya Arga


“ sekarang." kata Chika membuat Arga kaget.


“ Sekarang tapi ini udah jam 9 malem." kata Arga.


“ Iya gue pengen keliling Bandung malem-malem, pasti seru, banyak lampu sepanjang jalan, bisa sambil menghirup angin malam." kata Chika.


“ Yaudah deh terserah Lo." kata Arga.


“ Bentar gue siap-siap dulu." kata Chika.


Chika meninggalkan Arga sendirian didepan rumah.


“ Tuh anak kalo udah ada maunya, gak liat waktu." kata Arga.


“ Yaudah yuk Ar, keliling Bandung." kata Chika.


Mereka berdua berkeliling kota. Chika terlihat menikmati angin malam yang dingin itu.


“ Emang gak dingin ya keluar malem-malem gini." kata Arga.

__ADS_1


“ Ya dingin sih tapi seru Ar, bisa liat banyak lampu kendaraan berlalu gini." kata Chika.


“ Terus kalo dingin kenapa gak pake jaket?" tanya Kepada Chika yang hanya mengenakan rok jins pendek dan kaos hitam lengan pendek.


“ Lupa." kata Chika dengan santainya.


Tiba-tiba Arga berhenti dipinggir jalan.


“ Mau ngapain Ar, kok berhenti di sini." kata Chika.


Chika dan Arga turun dari motor. Arga memberikan jaket nya ke Chika.


“ Nih dipake biar Lo gak masuk angin." kata Arga.


“ Serius gak papa nih gue pake." kata Chika.


“ Kalo gue gak ngebolehin buat apa gue nyuruh lo." kata Arga.


“ Yaudah thanks." kata Chika


...“ Chik soal omongan gue waktu didapur itu lupain aja." kata Arga tiba-tiba membalas hal tadi....


" gue fikir Lo serius bilang gitu Ar, ternyata Lo nyuruh gue lupain itu."Batin Chika


“ Kenapa emangnya?" tanya CHika


“ Gak papa, lupain aja." kata Arga.


“ Oh yaudah kalo gitu." kata Chika.


" Gue fikir Lo bakalan keberatan gue nyuruh Lo lupain soal tadi siang, ternyata Lo biasa aja Chik." kata Arga.


“ Ar." panggil Chika.


“ kenapa Chik?" tanya Arga.

__ADS_1


“ Tiga hari lagi udah masuk kuliah kan." kata Chika


“ Iya Chik." kata Arga.


“ Gue udah gak sabar banget buat kuliah lagi." kata Chika.


“ Kuliah lagi, emang sebelumnya Lo udah kuliah?" tanya Arga


“ Enggak Ar, maksud gue dulu gue pernah bercita-cita buat kuliah, dan sekarang gue udah gak sabar buat raih cita-cita gue." kata Chika.


“ Oh kirain Lo udah pernah kuliah." kata Arga.


“ Belum lah." kata Chika.


“ Oh ya waktu Lo balapan sama gue ternya Lo jago juga ya." kata Arga.


“ Ya lumayan lah, tapi masih jago Lo kok, coba kalo motor Lo gak mati juga pasti Lo yang menang." kata Chika.


“ Iya pastilah, tapi kenapa Lo gak suka kalo gue balapan." kata Arga.


“ Gue emang bisa sih balapan motor, tapi gak tau kenapa kadang tiba-tiba gak suka aja, lagian kalo Lo kenapa-kenapa gimana? tanya Chika .


“ Lo khawatir sama gue" kata Arga.


“ Iya lah kalo Lo kenapa-kenapa, gue jadi kesepian gak ada temennya kalo dirumah Tante Winda." kata Chika kemudian ketawa.


“ Hahahah lucu-lucu, serius cuma itu." kata Arga.


“ iya lah Ar, emang apalagi gue suruh khawatir sama Lo kaya di film-film Drakor yang aku takut kehilangan kamu, aku gak bisa hidup tanpa kamu,, keliatan lucu gitu." kata Chika.


“ Ya emang kenapa kalo Lo gitu, gak papa kan." kata Arga.


“ Tapi kalo di Drakor yang bilang gitu biasanya ceweknya, pacarnya gitu, lah gue emang apanya elo." kat Chika.


“ Iya sih." kata Arga

__ADS_1


__ADS_2