
Malam hari seperti biasa Chika sebelum tidur duduk didepan rumah sambil memperhatikan langit yang penuh dengan cahaya bintang dan bilang yang cantik.
“ Rasanya nyaman banget sama kalo udah liat bintang bercahaya gitu." kata Chika sambil tersenyum.
Arga yang melihat Chika duduk di depan, dia pun menghampiri nya.
“ Besok terakhir kita disini, mau pergi jalan-jalan gak?" tanya Arga yang tiba-tiba datang dan duduk disebelah Chika.
“ Eamangnya Lo gak ada rencana mau kemana-mana." kata Chika.
“ Nggak ada, gue ikutin Lo aja mau pergi kemana?" tanya Arga.
“ Gue cuma pengen keliling Bandung aja buat terakhir kita disini." kata Chika.
“ Yaudah besok mau pergi jam berapa?" tanya Arga
“ sekarang." kata Chika membuat Arga kaget.
“ Sekarang tapi ini udah jam 9 malem." kata Arga.
“ Iya gue pengen keliling Bandung malem-malem, pasti seru, banyak lampu sepanjang jalan, bisa sambil menghirup angin malam." kata Chika.
“ Yaudah deh terserah Lo." kata Arga.
“ Bentar gue siap-siap dulu." kata Chika.
Chika meninggalkan Arga sendirian didepan rumah.
“ Tuh anak kalo udah ada maunya, gak liat waktu." kata Arga.
“ Yaudah yuk Ar, keliling Bandung." kata Chika.
Mereka berdua berkeliling kota. Chika terlihat menikmati angin malam yang dingin itu.
“ Emang gak dingin ya keluar malem-malem gini." kata Arga.
__ADS_1
“ Ya dingin sih tapi seru Ar, bisa liat banyak lampu kendaraan berlalu gini." kata Chika.
“ Terus kalo dingin kenapa gak pake jaket?" tanya Kepada Chika yang hanya mengenakan rok jins pendek dan kaos hitam lengan pendek.
“ Lupa." kata Chika dengan santainya.
Tiba-tiba Arga berhenti dipinggir jalan.
“ Mau ngapain Ar, kok berhenti di sini." kata Chika.
Chika dan Arga turun dari motor. Arga memberikan jaket nya ke Chika.
“ Nih dipake biar Lo gak masuk angin." kata Arga.
“ Serius gak papa nih gue pake." kata Chika.
“ Kalo gue gak ngebolehin buat apa gue nyuruh lo." kata Arga.
“ Yaudah thanks." kata Chika
...“ Chik soal omongan gue waktu didapur itu lupain aja." kata Arga tiba-tiba membalas hal tadi....
" gue fikir Lo serius bilang gitu Ar, ternyata Lo nyuruh gue lupain itu."Batin Chika
“ Kenapa emangnya?" tanya CHika
“ Gak papa, lupain aja." kata Arga.
“ Oh yaudah kalo gitu." kata Chika.
" Gue fikir Lo bakalan keberatan gue nyuruh Lo lupain soal tadi siang, ternyata Lo biasa aja Chik." kata Arga.
“ Ar." panggil Chika.
“ kenapa Chik?" tanya Arga.
__ADS_1
“ Tiga hari lagi udah masuk kuliah kan." kata Chika
“ Iya Chik." kata Arga.
“ Gue udah gak sabar banget buat kuliah lagi." kata Chika.
“ Kuliah lagi, emang sebelumnya Lo udah kuliah?" tanya Arga
“ Enggak Ar, maksud gue dulu gue pernah bercita-cita buat kuliah, dan sekarang gue udah gak sabar buat raih cita-cita gue." kata Chika.
“ Oh kirain Lo udah pernah kuliah." kata Arga.
“ Belum lah." kata Chika.
“ Oh ya waktu Lo balapan sama gue ternya Lo jago juga ya." kata Arga.
“ Ya lumayan lah, tapi masih jago Lo kok, coba kalo motor Lo gak mati juga pasti Lo yang menang." kata Chika.
“ Iya pastilah, tapi kenapa Lo gak suka kalo gue balapan." kata Arga.
“ Gue emang bisa sih balapan motor, tapi gak tau kenapa kadang tiba-tiba gak suka aja, lagian kalo Lo kenapa-kenapa gimana? tanya Chika .
“ Lo khawatir sama gue" kata Arga.
“ Iya lah kalo Lo kenapa-kenapa, gue jadi kesepian gak ada temennya kalo dirumah Tante Winda." kata Chika kemudian ketawa.
“ Hahahah lucu-lucu, serius cuma itu." kata Arga.
“ iya lah Ar, emang apalagi gue suruh khawatir sama Lo kaya di film-film Drakor yang aku takut kehilangan kamu, aku gak bisa hidup tanpa kamu,, keliatan lucu gitu." kata Chika.
“ Ya emang kenapa kalo Lo gitu, gak papa kan." kata Arga.
“ Tapi kalo di Drakor yang bilang gitu biasanya ceweknya, pacarnya gitu, lah gue emang apanya elo." kat Chika.
“ Iya sih." kata Arga
__ADS_1