Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Kata Chika


__ADS_3

“ Pesen mama sama kalian berdua, kalian gak boleh berantem, marahan, apalagi musuhan, kalo baikan gini kan enak." kata Bu Winda.


“ Iya ma." kata Arga.


“ Kalian harus saling jaga ya, apalagi kamu Arga, kan kamu Cowok kamu harus jagain Chika, kalo terjadi apa-apa sama Chika pasti mama bakalan marah sama kamu." kata Bu Winda.


“ Iya ma, Arga jadi berasa anak tiri." kata Arga.


“ Hehehe." kata Chika.


“Oh ya mama ke kamar dulu ya mau lanjutin kerjaan mama." kata Bu Winda.


” Iya ma, jangan sampai larut malem ya kerjanya." kata Arga


Bu Winda meninggalkan Arga dan Chika.


“ Gimana masih sakit gak Ar?" tanya Chika.


“ Yang bekas kenapa pukul tadi masih sakit Chik." kata Arga.


“ Yaudah gue ambilin air hangat buat kompres bekas pukulannya ya, biar gak memar." kata Chika meninggalkan Arga.


Chika datang dengan membawa air hangat untuk mengompres Arga.

__ADS_1


“ Sini gue obatin dulu." Kata Chika mengobati bagian bibi Arga.


“ Pelan-pelan Chik, sakit." kata Arga merintih kesakitan.


“ Iya Ar..., ini juga udah pelan-pelan kok" kata Chika.


“ Oh ya Ar, kok Lo bisa tau gue lagi dijalan itu." kata Chika.


“ Gue ngikutin Lo Chik, karna kan kalo terjadi apa-apa sama cewek yang sok jago ini ntar mama marah lagi." kata Arga


“ Siapa juga yang sok jago." kata Chika.


“ Ya siapa lagi kalo bukan Chika Andhira." kata Arga.


“ Kalo gue anterin Lo balik, dan gue tinggalin Bella gimana?" tanya Arga mendekat ke muka Chika.


“ Ya_ya ya gak mungkin lah, cewek Lo biarin Lo anterin gue pulang, boro-boro anterin pulang, pulang bareng aja gak boleh." kata Chika.


“ Ya terus mau nya Lo gimana Chika." kata Arga.


“ Terserah Lo Ar, lagian gue juga cuma..." kata Chika dan langsung mulut Chika ditutup dengan telunjuk Arga.


“ Shuuut, denger gak mama bilang apa? Lo tuh udah dianggap sama mama kaya anak mama sendiri." kata Arga.

__ADS_1


“ Terus Lo nganggap gue apa? kalo nyokap Lo ngangaep gue anaknya." kata Chika dan Arga hanya diam.


“ Nggak usah dijawab Ar, yaudah kalo gitu gue balik ke kamar dulu." kata Chika langsung pergi meninggalkan Arga.


“ Asal Lo tau Chik, walaupun kita gak ada hubungan apa-apa, tapi gue selalu nyaman Deket sama Lo Chik." Batin Arga.


Dikamar Arga.


“ Arga,Arga, sebenernya Lo tuh gimana sih, Lo tuh udah punya Bella, tapi kenapa Lo bisa suka juga sama Chika, Tapi gue tuh kalo sama Chika rasanya gue bisa nyaman dengan segala nasehat dan ocehannya yang kadang brisik, tapi cewek gue kan Bella, Atau mungkin karna Bella selama ini gak pernah bisa ketemu, dan gue rasanya terbiasa tanpa dia, dan perasaan ini juga lama-lama menghilang, ahhhh gimana sama Fikiran gue." kata Arga ngomong sendiri.


“ Argaa..." kata Refan dan Dimas yang tiba-tiba datang ke kamar Arga.


“ Kalian, ngapain kalian ke sini." kata Arga.


“ Kita kan sahabat Lo, jadi kita harus selalu ada buat Lo, nggak disaat Lo seneng aja donk, saat Lo susah juga." kata Dimas.


“ oh ya btw gimana ceritanya kok bisa dikroyok preman."kata Refan.


“ Kalian tau dari mana, gue abis dikroyok preman." kata Arga.


“ Chika." kata Dimas.


“ Dia crita sama Lo berdua." kata Arga.

__ADS_1


” Enggak gue yang nanya, abisnya Lo gue telfon gak diangkat, Ya gue tanya Chika aja, eh ternyata sahabat kita lagi kena musibah." kata Refan.


__ADS_2