
“ Ar itu bukannya Fero dan itu adiknya Chika kan?" kata Dimas saat sedang ngobrol di cafe bersama Arga.
“ Iya dim, kok mereka bisa bareng? dan keliataanya juga kaya orang pacaran gitu." kata Arga.
“ Apa mungkin mereka berdua kerjasama buat hancurin Hidup Chika sama Bokapnya?" tanya Dimas.
“ Tapi nggak mungkin kalo Fero tega gituin Chika." kata Arga.
“ Terus sebenernya apa rencana mereka sih, gue makin pusing buat cari tau masalah ini." kata Dimas.
“ Mereka mau pergi Ar." kata Dimas.
“ Kita ikutin sekarang." kata Arga.
Arga dan Dimas mengikuti Ifa dan Fero, ternyata mereka berdua ke rumah sakit untuk menjenguk Chika. Arga dan Dimas pun ikut masuk.
“ Chika aku dengar kata Ifa kamu kecelakaan?" tanya Fero.
“ Iya kak, tapi aku udah nggak papa kok." Kata Chika.
“ Kalian tau dari mana kalo Chika kecelakaan?" tanya Arga mengintrogasi mereka berdua.
“ Tadi... eeee...tadi papa yang bilang sama gue, iya papa yang bilang." kata Ifa.
__ADS_1
“ Bukannya om Heru masih di kantor?" tanya Arga.
“ Eeee....iya tadi papa telfon gue kasih kabar kalo Chika kecelakaan." kata Ifa.
“ Oh ya kok kamu bisa kecelakaan?" tanya Fero.
“ Gue juga nggak inget pastinya kak, yang aku inget ada motor yang keliatan sengaja Nabrak Chika, soalnya tadi Chika masih dipinggir jalan, orang itu langsung nabrak Chika." kata Chika.
“ Kira-kira siapa yang udah berani nabrak kamu? awas aja kalo ketahuan bakalan abis dia sama gue." kata Fero.
“ Udahlah kak, lagian aku juga nggak papa." kata Chika.
Mereka ngobrol, dan kemudian mereka berdua pergi.
“ Ini udah malem, kita lanjutin besok aja fan, dan besok gue bakalan ke rumah om Dafit dan gue mau minta nomor HP om Dafit ke pembantunya, siapa tau dia tau nomor HP on Dafit." kata Arga.
“ Yaudah kita istirahat aja dulu, lanjutin besok lagi." kata Dimas.
Pagi Hari.
“ Kok udah bangun Chik?" tanya Arga.
“ Iya Ar, papa belum ke sini ya?" tanya Chika.
__ADS_1
“ Iya Chik, mungkin om Heru lagi ada kerjaan, lagian gue juga bakalan selalu temenin Lo, Lo nggak usah khawatir." kata Arga.
“ Makasih ya Ar, tapi kira-kira siapa yang udah jahat sama gue ya Ar, kok orang itu tega banget nabrak gue? emangnya gue punya salah apa sama dia?" kata Chika.
“ Lo orang yang baik, jadi mereka iri aja sama Lo, kok Lo bisa selalu baik sama orang walaupun banyak orang yang mencoba nyakitin Lo." kata Arga.
“ Tapi waktu gue liat logo jaket orang yang nabrak gue itu anak geng motor Scorpion Ar, Sebenernya siapa sih ketua gengnya, gue pengen ketemu sama dia, gue mau nanya sama dia, gue punya salah apa sama dia?" kata Chika.
“ Sebenernya selama ini orang itu ada di dekat Lo Chik, bahkan semalem dia juga ke sini." Batin Arga.
“ Ar kok malah bengong? Lo tau ketua gengnya siapa?" tanya Chika.
“ Nggak Chik, nanti biar gue tanyain ke temen gue." kata Arga.
“ Oh ya ini makanannya dimakan dulu Chik." Kata Arga.
“ Ar apa Lo udah ketemu lagi sama om Dafit?" tanya Chika.
“ Belum Chik, nanti gue rencananya mau ke rumah om Dafit, mau minta nomor HP om Dafit sama pembantunya." kata Arga.
“ Semoga cepet ketahuan siapa yang udah jahat sama bokap Lo ya Ar." kata Chika.
“ Iya Chik, gue bakalan cari tau sampai dapatkan kebenaran yang selama ini aku tinggalin, dan dengan tau siapa yang udah sengaja bunuh papa, pasti papa bakalan bahagia di sana, dan selama ini gue juga berasa bodoh udah nuduh om Heru." kata Arga.
__ADS_1
“ Iya Ar, semangat, Lo pasti bisa kok urus ini semua." kata Chika.