Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Baik-baik saja


__ADS_3

“ Sebenarnya apa yang terjadi sama mereka win?" tanya Pak Heru setelah Arga keluar.


“ Sebenernya mereka udah pernah pacaran mas, tapi baru dua hari yang lalu mereka putus, dan itu juga saya kurang tau pasti masalahnya, tapi kata temen Arga, Chika selalu ngelarang Arga kalo Arga balapan motor, Ya mungkin karna Chika juga sama seperti aku mas, khawatir sama Arga, dan mereka berantem, abis itu mantannya Arga yang selama ini udah ninggalin arga tanpa kabar, tiba-tiba balik ke sama Arga lagi, dan ya namanya anak muda lah mas kamu pasti tau." kata Bu Winda.


“ Padahal keliatannya mereka baik-baik aja, dan saya juga udah berharap nantinya mereka bakalan jodoh win." kata Pak Heru.


“ Iya mas saya juga berharap begitu, tapi kalo memang mereka jodoh, walaupun sekarang nggak sama-sama, pasti Tuhan bakalan mempertemukan mereka suatu saat nanti, mungkin setelah mereka berdua sukses." kata Bu Winda.


“ Iya amin win." kata Pak Heru.


Di kantin.


“ Chika Lo mau beli apaan Chik?" tanya Arga.


“ Ngapain Lo ke sini?gue cuma mau beli minuman." tanya Chika.


“ Gue disuruh mama nemenin Lo." kata Arga.

__ADS_1


“ Kalo nggak mau nggak papa, jangan takut bilang sama nyokap Lo, dan jangan pernah paksain diri Lo untuk sesuai apa yang nyokap Lo mau, buktiin Lo bisa bahagia tanpa kekangan dari nyokap Lo." kata Chika kemudian pergi.


“ Tunggu Chika, Chik." kata Arga memanggil Chika, tapi Chika tetap jalan.


“ Apa gue salah, kalo gue pengen yang terbaik buat diri gue, atau pilihan gue yang salah, tapi Vita emang cewek yang gue cari selama ini, tapi setelah dia balik dan balik lagi sama gue, kenapa gue rasanya nggak berharap dia balik lagi sih, apa mau gue sebenernya, kenapa nggak sama sih sama hati gue." kata Arga.


“ Atau karna Vita udah ninggalin gue lama? gue jadi gini, atau emang gue masih sayang sama Chika, dia sebenarnya cewek yang baik, tapi gue nggak suka kalo dia selalu larang-larang gue." kata Arga.


“ Oh ya gue nanya Dimas aja, siapa tau dia punya solusi buat gue, eh tapi Dimas kan udah nggak mau dengerin gue, ah Lo gimana sih Ar, serba bingung gue jadinya." kata Arga.


“ Loh kok sendirian Chika, mana Arganya?" tanya Bu Winda.


“ Lagi dibelakang Tan." kata Chika.


“ Kirain mama kamu nyasar Ar." kata Bu Winda.


“ Ditinggalin Chika ma." kata Arga.

__ADS_1


“ Oh ya Tante balik ke rumah aku aja Tan, Istirahat disana sama Arga, biar Chika yang temenin papa." kata Chika.


“ Nggak usah Chika, Tante biar disini aja nemenin kamu, nanti kalo kamu mau pergi kan ada Tante yang jagain papa kamu." kata Bu Winda.


“ Yaudah nanti Tante tidur di sofa aja, biar Chika tidur di kursi samping papa." kata Chika.


“ Emangnya nggak papa Chik? terus Arga tidur dimana?" tanya Bu Winda.


“ Iya nggak papa kok Tan." kata Chika.


“ Nanti Arga tidur dibawa aja ma, lagian ada tikarnya juga kan." kata Arga.


“ Yaudah kalo gitu, pada istirahat gih udah malem, kamu juga mas Heru, Haur banyak istirahat biar cepet sembuh." kata Bu Winda.


“ Iya win." jawab Pak Heru.


Mereka semua tidur, Tengah malam Chika terbangun, dia melihat Arga yang tidur di bawah, dia merasa kasian sama Arga, Akhirnya Chika mengambil selimut yang dia bawa dari rumah, dan menyelimutkannya ke arga.

__ADS_1


__ADS_2