
Di meja makan
" Chika sini makan bareng." ajak Bu Winda.
" eh, eh, apaan sih ma, dia kan pembantu, pembantu itu harusnya kaya bibi, makanya nunggu kita selesai makan." kata Arga kepada Chika.
" Arga, apaan sih kamu, sini sayang gpp." kata Bu Winda.
" gak usah Tante, nanti Chika makan sama bibi aja." jawab Chika.
" yaudah kalo gitu ambilin gue makanan aja sini." perinta Arga ke Chika.
"Arga, kamu kan bisa ambil sendiri." kata Bu Winda.
" gak papa tan." kata Chika.
Chika mengambilkan nasi dan lauk untuk Arga. Chika sengaja mengambilkan nasi dan lauk yg sangat banyak untuk arga
" Lo pikir gue gajah, yang sampe makan segini banyak, kurangin cepet." kata Arga kesal.
" mending gajah gak galak, lah ini...." kata Chika tak melanjutkan kata-katanya.
"ini apa??ha??"kata Arga.
" enggak jadi, Ini nih makanannya sudah aku kurangin." kata Chika.
__ADS_1
" gue gak suka ayam itu, ganti yang lain." kata Arga.
"nih anak bener-bener ngerjain gue kayaknya." batin Chika, sambil memperhatikan Arga.
" apa Lo liat-liat, ntar naksir Lo sama gue." sambar Arga.
" ogah banget sama Lo, nih udh diganti, dasar singa betina." Kata Chika langsung pergi.
" apa Lo bilang??" kata Arga emosi mendengar ejekan Chika.
Chika langsung lari pergi dari dapur.
" udah-udah Ar, kalian ini kaya anak kecil aja."
" kenapa non Chika, kok gak dimakan???" tanya bibi.
" e-e-e, enggak papa kok bik," kata Chika sambil memandangi lauk yang hanya tinggal telur, sedangkan Chika alergi dengan telur.
" ada apa bik." tanya Arga yg tiba-tiba muncul.
" non Chika gak makan, cuma liatin lauknya aja. jawab bibi.
" gak usah sok malu-malu lah Lo, makan cepetan ntar kalo Lo kenapa-kenapa, kita juga jadinya yg ribet." Jawab Arga sambil menatap Chika.
" i-i-i iya, ini gue makan." Kata Chika.
__ADS_1
Chika mau tidak mau harus memakan, makanan yang ada karena memang itu yang tersisa.
" Gak mati kan Lo makan itu, udah lah gak usah sok-sok gak makan segala." kata Arga dan kemudian pergi.
Tiba-tiba setelah makan, Chika yang sedang di kamar merasa gatal-gatal. Dan Chika pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka.
" kenapa masih gatal juga sih." Kata Chika yang keluar kamar melihat jam menunjukkan pukul 23.00
Arga yang baru pulang nongkrong sama temen-temennya mendengar ada suara di dapur, dia pun langsung menghampiri.
" Ngapain Lo disini, tadi aja disuruh makan sok-sokan gak mau, ini malah malem-malem makan, udah kaya tikus aja." Kata Arga.
" Siapa juga yang mau makan." jawab Chika yang langsung pergi kembali ke kamarnya.
" Eh tunggu, kenapa tuh muka, udah kaya macan tutul aja merah-merah gitu, hahahah..." kata Arga.
" puas udah ngetawain gue." kata Chika emosi dan langsung pergi.
" Eh tapi ngomong-ngomong kenapa tuh wajah Chika ya, kok ada merah- merahnya gitu, apa dia alergi, ah tapi biarin lah, di tanya aja gak jawab." kata Arga langsung masuk kamar.
Pagi hari wajah Chika sudah mendingan. sudah berkurang bentol-bentol merahnya.
" Chika kok wajah kamu merah-merah nak." tanya Bu Winda.
??????
__ADS_1