
Arga datang, wajahnya kelihatan orang yang kelelahan banget.
“ Arga kok Lo semalem nggak balik?" tanya Chika.
“ Emang Lo peduli sama gue?"kata Arga.
“ Kalo gue nggak peduli sama Lo, buat apa gue nanya." Jawab Chika.
“ Udahlah Chik, lagian Lo juga bilangkan nggak usah dibahas lagi, dan jangan salahin gue nurutin apa kata Lo, dan inget itu Lo yang nyuruh, gue bisa Deket sama siapa aja, dan sebaliknya." kata Arga.
“ Yuk dim, masuk." ajak Arga kepada Dimas.
Arga dan dimas pergi.
“ Lo lagi ada masalah sama Arga Chik?" tanya Vivi.
“ Ceritanya panjang Vi." kata Chika.
“ Lo boleh cerita ke gue kok Chik, gue bakalan selalu ada buat Lo." kata Vivi.
“ Makasih ya Vi, Yaudah yuk masuk." ajak Chika kepada Vivi.
“ Fan gue duluan ya." kata Vivi.
“ Iya sana masuk." kata Refan.
Setelah pulang kuliah, Arga langsung ke cafe.
“ Chika pulang sama gue aja Chik, rumah gue sama Arga kan searah." kata Dimas.
__ADS_1
“ Nggak papa dim?" tanya Chika.
“ Nggak papa lah Chik, kaya sama siapa aja Lo." kata Dimas.
“ Iya Chik mending balik sama Dimas aja, dari pada harus nunggu taksi." kata Vivi.
“ Yaudah yuk balik." ajak Dimas.
“ Yuk dim." kata Chika.
“ Hati-hati ya dim, Chik." kata Refan.
“ Sip bro." kata Dimas.
“ Oh ya abis ini Lo mau ke Cafenya Arga nggak?" tanya Refan.
“ Nggak ah, tadi aja gue di cuekin sama Arga."" kata Dimas.
“ Chik kalo gue boleh tau, Lo sama Arga ada masalah apa?" tanya Dimas.
“ Ceritanya panjang dim." kata Chika.
“ Lo boleh cerita kok sama gue, siapa tau gue bisa bantu." kata Dimas
“ Jadi kemarin gue liat dia lagi mesra-mesraan sama Cewek dim, di cafenya waktu gue mau anterin HP Arga yang ketinggalan." kata Chika.
“ Lo kenal ceweknya?" tanya Dimas.
“ Gue nggak kenal dim, yang jelas bukan Bella." kata Chika.
__ADS_1
“ Ciri-cirinya gimana?" tanya Dimas.
“ dia cantik, kulitnya putih, rambutnya panjang, dan bodinya kaya model gitu dim." kata Chika.
“ Apa mungkin yang dimaksud Chika itu Vita, tapi masak iya Vita balik lagi, nggak tau malu banget sih udah ninggalin arga dulu, tapi cewek yang dekat sama Arga cuma dia selain Bella." Batin Dimas.
“ Lo tau siapa dim?" tanya Chika.
“ Gue sih belum tau pasti sih Chik, tapi kalo ciri-cirinya seperti yang Lo tadi bilang sih kayaknya Vita, mantannya Arga." kata Dimas.
“ Mantannya Arga? kenapa dia nggak pernah cerita ke gue." kata Chika.
“ Setau gue sih Chik, mereka belum putus, diantara mereka berdua belum ada yang bilang putus, karna dulu Vita itu tiba-tiba ngilang gitu aja nggak kasih kabar ke Arga." kata Dimas.
“ Jadi mereka belum putus? apa mereka kemarin itu balikan?" kata Chika.
“ Gue juga nggak tau Chik, soalnya dari tadi pagi, Arga gue ajak ngobrol malah gue yang di cuekin." kata Dimas.
“ Kalo emang mereka mau balikan juga nggak papa sih, lagian mereka juga masih saling sayang dan malah mereka belum putus kan." kata Chika.
“ Kalo Arganya sih nggak papa Chik, tapi Lo nya gimana? masak iya Lo mau relain Arga sama Vita." kata Dimas.
“ Nggak papa dim, gue rela kok kalo Arga sama Vita, lagian datangnya gue itu cuma jadi pelampiasan Arga kan, waktu itu sama Bella Lo tau sendiri kan, dan sekarang Arga udah ketemu sama orang yang di sayang yang dia cari selama ini." kata Chika.
“ oke Lo bisa ngomong gitu Chik, tapi gue tau ngelupain seseorang tuh nggak mudah Chik, Lo bisa bohongin diri Lo sendiri, tapi enggak buat gue, gue kenal banget sama Lo, apa Lo nggak Cukup dengan penderitaan yang selama ini Lo rasain karna perbuatan nyokap dan adik tiri Lo Chik, biarin diri Lo bahagia Chik." kata Dimas.
“ Nggak papa dim, gue juga udah biasa kok rasain sakit gini, menurut gue kebahagiaan gue udah habis setelah mama meninggal dim, dan sisanya hanya penderitaan dunia yang nggak ada henti-hentinya Dim." kata Chika.
“ Kalo emang Lo butuh temen cerita, gue bakalan selalu ada kok buat Lo Chik." kata Dimas.
__ADS_1
“ makasih dim, Imelda beruntung banget bisa dapetin orang yang baik kaya Lo dim." kata Chika.