Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Puas?


__ADS_3

Arga sampai di Cafe.


“ Arga kok Lo nggak sama Chika?" tanya Vivi.


“ Nggak mau dia." kata Arga.


“ Masak, tadi dia bilang mau ikutan." kata Vivi.


“ Mana gue tau, udah gue bantuin bikin tugas kuliah, eh tapi malah dia nya nggak mau ikut, ngeselin banget kan." kata Arga.


Chika menyusul ke Cafe Arga.


“ Vivi." sapa Chika.


“ Hai Chik, katanya Arga Lo nggak mau Dateng." kata Vivi.


“ Gue mau kok, Arga nya aja sukanya marah-marah." kata Chika, dan Arga langsung melotot.


“ Tuh kan serem banget kan Vi, sukanya gitu dia mah." kata Chika melihat Arga yang bola matanya hampir keluar.


Chika duduk di sebelah Arga.


“ Susah banget sih di kasih tau." kata Arga tanpa menatap Chika.


“ Siapa?" kata Chika.


“ siapa lagi kalo bukan Lo." kata Arga.


“ emang gue salah apa?" tanya Chika.


“ Kenapa Lo nggak ikut gue aja tadi, malah ke sini sendirian, udah di kasih tau cewek nggak usah keluar malem-malem sendirian kok." kata Arga.


“ Ya tapi kan yang penting gue udah sampe sini dengan selamat." kata Chika.


“ Terserah Lo lah Chik, capek gue kasih tau Lo." kata Arga pergi meninggalkan Chika.


Arga menyiapkan motornya untuk balapan nanti, dia sedikit mengotak-atik motornya. Chika menghampiri Arga.


“ Segitu sayang nya sama motor Lo Ar." kata Chika di samping Arga.


“ Ngapain Lo ke sini." kata Arga.


“ Mau liat montir yang sukanya marah-marah." kata Chika.

__ADS_1


“ Hahahh lucu, udah sana sama Vivi aja, nggak usah ke sini." kata Arga.


“ emang kenapa kalo gue disini." kata Chika.


“ Yaudah terserah Lo lah Chik." kata Arga.


“ Eh Bentar-bentar, hadap sini Ar!" kata Chika.


“ Kenapa lagi?" tanya Arga.


“ Hahahah." kata Chika tertawa melihat muka Arga yang belepotan bekas oli.


“ Kenapa? aneh banget sih Lo." kata Arga tak menyadari mukanya yang belepotan.


“ Sini duduk dulu." kata Chika menarik tangan Arga.


“ Mau ngapain?" tanya Arga bingung.


“ Hey bro udah sampe aja." kata Adam baru datang.


“ Iya dam." jawab Arga.


“ Hahaha tuh muka kenapa, kaya tentara aja mukanya di coret-coret." kata Adam.


“ Nih hadap sini." kata Adam mendekatkan hp nya ke muka Arga.


“ Kok muka gue belepotan gini." kata Arga.


“ Bersihin dulu gih, gue ke sana dulu ya." kata Adam.


“ Gimana? sekarang udah tau kenapa gue ketawa?" kata Chika.


“ Kenapa Lo nggak ngasih tau gue?" tanya Arga.


“ Ya gue baru mau kasih tau, tapi Adam udah liat duluan, yaudah duduk dulu sini biar gue bersihin." kata Chika.


“ Nggak usah gue bisa sendiri." kata Arga mengusap menggunakan tangannya yang masih kotor dan membuat mukanya tambah belepotan.


“ Hahaha Lo tuh gimana sih argaaa, kan tangan Lo kotor, kenapa buat bersihin muka?" kata Chika.


“ Ya gue lupa." kata Arga.


“ Yaudah duduk dulu diem biar gue bersihin." kata Chika membersihkan muka Arga dengan menggunakan tisu

__ADS_1


“ Makannya besok-besok lagi kalo apa-apa tuh yang ikhlas nggak usah marah-marah." kata Chika.


“ Siapa Yang marah-marah?" tanya Arga.


“ Kalo nggak marah kenapa tadi gue ditinggalin." kata Chika.


“ Kan Lo yang bilang nggak mau ikut." kata Arga.


“ Ya iya sih, tapi kalo seandainya Lo nggak marah-marah gini, jadinya kan gue nggak males pergi sama Lo, bisa-bisa gue di marahin sepanjang jalan." kata Chika


“ Ya abisnya Lo sih, udah gue bantuin. malah nggak jadi ikut." kata Arga.


“ Ya kan cuma becanda Ar." kata Chika.


“ Becanda, becanda, nggak lucu." kata Arga


“ Nggak lucu ya udah, tapi emang masih lucu muka Lo tadi waktu ngambek, hahaha." kata Chika tersenyum.


“ Sekarang udah puas ngerjain gue?" tanya Arga.


“ Sebenernya belum sih, tapi kasian liat Lo marah gitu, nggak tega liatnya, ntar kalo Lo nangis gimana?" tanya Chika.


“ Emang gue bocah?" kata Arga.


“ Yaudah jangan marah-marah lagi donk." kata Chika.


“ Gue nggak marah." kata Arga.


“ kalo emang nggak marah coba senyum!" kata Chika.


“ apaan sih." kata Arga.


“ berarti Lo marah kalo nggak mau senyum." kata Chika


“ Udah ah gue mau cuci muka dulu." kata Arga.


“ Ets tunggu dulu." kata Chika.


“ apalagi Chika?" tanya Arga.


“ Senyum dulu baru boleh pergi." kata Chika.


“ Nih udah kan, gimana udah puas?." kata Arga sambil tersenyum dengan terpaksa.

__ADS_1


“ Hahaha, yaudah sana kalo mau pergi." kata Chika merasa berhasil ngerjain Arga.


__ADS_2