
Tak lama kemudian Chika kembali dengan membawa makanan.
“ Ayo Ar Lo harus makan dulu, biar ada tenaganya, Lo abis muntah-muntah kan?" kata Chika menyiapkan makanan.
“ Gue bisa makan sendiri Ar." kata Arga masih selalu jual mahal.
“ dengerin gue ya Mas Arga Bagaskara, Lo lagi sakit jadi Lo itu gak usah sok bisa makan sendiri." kata Chika.
“ udah aaa...." Chika menyuapi Arga.
“ kok Lo bisa tiba-tiba sakit gini sih, emang Lo ngapain, atau Lo salah makan." kata Chiak sambil menyuapi Arga.
“ Gue juga gak tau Chik, tadi gue waktu mau tidur juga gak apa-apa." jawab Arga.
“ oh ya atau Lo mau gue telfonin dokter Sandra aja, biar diperiksa sama dokter Sandra?" tanya Chika.
“ emangnya Lo tau nomor hp dokter Sandra?" tanya Arga kembali.
“ kan bisa pake hp Lo, gue pinjem hp Lo, hp Lo dimana?" tanya Chika.
“ Gak usah Chika Andhira, gue juga udah gak papa." kata Arga.
“Gak papa dari mananya Argak, liat muka Lo aja sampai pucat gitu." jawab Chika sambil mencari Hp Arga.
“ dimana Hp Lo Ar?" tanya Chika tak menemukan.
“ nih Hp gue." kata Arga sambil memberikan Hpnya ke Chika.
__ADS_1
“ yaudah Gue pinjem dulu ya." kata Chika dan menghubungi Dokter Sandra.
“ Lo beneran telfon dokter Sandra Chik?" tanya Arga.
“ iya lah, kan biar Lo diperiksa." Jawab Chika dari luar kamar Arga.
“ Tapi gue udah gak papa, gue juga harus Dateng ke Cafe kemarin karna ini ada balapan Chik." kata Arga yang membuat Chika tidak habis fikir.
“ Argak gue masih gak habis fikir sama Lo, wajah sampai pucat gini aja masih mikirin balapan, udah gak usah mikirin yang aneh-aneh Ar, Lo harus fokus sama kesehatan Lo." kata Chika dan Arga hanya diam saja.
Saat Chika dan Arga lagi ngobrol, dokter Chika datang bersama bibi.
“ selamat malam Arga, gimana-gimana kok bisa sampai muntah-muntah kata Chika." kata dokter Sandra yang baru datang.
“ Malam dok, saya juga gak tau Kenapa bisa seperti ini." kata Dokter.
“ Dokter apaan sih dok." kata Arga.
“ maaf-maaf Ar, saya cuma bercanda." kata dokter Sandra dan mulai memeriksa Arga.
“ Apa yang kamu rasakan Ar?" tanya Dokter.
“ kepala saya pusing banget dok, kalo mau bangun itu rasanya pengen muntah." Jawab Arga.
“ Jadi gimana dok?" tanya Chika.
“ Arga cuma masuk angin aja Ar, ini saya beri obat nanti jangan lupa diminum." kata Dokter.
__ADS_1
“ oh yaudah dok."kata Chika lega.
“ Satu lagi, mungkin karna dia gak bisa dapetin Asisten Hidupnya." kata Dokter Sandra sambil tersenyum.
“ apaan sih dok." kata Arga.
“ Asisten Hidup, maksudnya apa dok?" tanya Chika bingung dengan dokter Sandra dan Arga.
“Enggak bukan apa-apa Chika, oh ya dokter minta tolong jagain Arga ya, jangan sampai pulang larut malam." kata Arga.
“iya dok, tuh dengerin Ar jangan pulang malem-malem, susah banget dikasih taunya dok." kata Chika.
“ emang Lo nasehatin gue?." tanya Arga.
“ ya emang gue gak pernah, tapi gue tiap hari denger mama Lo selalu nasehatin Lo." kata Chika
“ kalo pengen didengerin, Lo harus nasehatin gue dulu pasti gue dengerin." kata Arga tersenyum.
“ yaudah gue nasehatin, Mas Arga Lo gak boleh pulang sampe larut malam, gak baik buat kesehatan Lo." kata Chika sambil memaksa senyumnya.
“ iya mbak Chika,hahaha." Jawab Arga ketawa.
“ kalian ini ada-ada aja, yaudah kalo gitu saya pamit dulu ya, cepet sembuh ya Ar." kata Dokter Sandra.
“ iya dok makasih." kata Arga.
Chika pun mengantar Dokter Sandra ke depan.
__ADS_1