Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Nginep disini


__ADS_3

" Lo gak makan Ar?" tanya Chika.


" gue nanti aja." jawab Arga.


" yaudah dimakan, gue tinggal dulu." kata Arga yang pergi menuju tempat teman-temannya duduk.


Ditempat teman-teman Arga


" kenapa gue gue jadi peduli sama dia ya, apa gue lakuin ini karna takut sama mama atau apa, gue kok bingung sendiri sih sama jalan pikiran gue." batin Arga.


" woy, ngelamunin apaan sih Lo, sampai segitunya." kata Dimas.


" Atau jangan-jangan dia udah mulai suka sama Chika." goda Refan.


" Bisa jadi tuh." kata Adam.


" kalian ini apaan sih, bisa diem gak." kata Arga.


" kalo emang lagi banyak pikiran, mending Lo balik dulu aja, toh Lo juga udah tau kan tempat buat besok balapan." kata Refan memberi saran.


Arga berfikir sejenak.


" bener juga sih, kasian tuh cewek gue tinggal sendirian. gumam Arga yang lagi-lagi mengkhawatirkan keadaan Chika.


Arga menuju tempat duduk Chika.


" udah selesai makanya?"tanya Arga.


" udah Ar." jawab Chika.


" obatnya udah Lo minum." sambung Arga kembali.


" udah, barusan udah gue minum." jawab Chika.

__ADS_1


" yaudah kalo gitu." kata Arga.


" oh ya Lo kok ke sini, emang gak ikut ngobrol sama temen-temen Lo?" tanya Chika.


" udah selesai." kata Arga.


" udah gitu doang, sampai Lo bela-belain ngebut kaya tadi." kata Chika heran.


" ya sebenernya gue masih pengen kumpul-kumpul sama temen gue." kata Arga.


" terus kenapa Lo malah ke sini." kata Chika.


" ya Lo disini, masak gue suruh ninggalin Lo sendirian, ntar Lo ngadu sama mama yang enggak-enggak lagi." kata Arga yang lagi-lagi menjadikan mamanya sebagai alasan.


" enggak lah Ar, udah sana kalo Lo masih mau ngobrol sama temen-temen Lo." suruh Chika.


" udah ah, lagian gue juga lagi gak mood." kata Arga.


" gak mood kenapa? atau karna ada gue?" tanya Chika merasa dirinya sudah menyusahkan.


" udah kok." jawab Chika.


" yaudah yuk pulang aja. ajak Arga.


" gak papa Lo pulang duluan." tanya Chika merasa tidak enak.


" iya udah gpp." jawab Arga singkat.


" kok Lo gak bayar?" tanya Chika heran.


" ini Cafe gue, jadi gak usah bayar." jawab Arga dengan sombongnya.


" tuh kan keluar sombongnya." kata Chika melirik ekspresi Arga.

__ADS_1


" Biarin Cafe-cafe gue, kenapa Lo yang sewot." kata Arga.


" ya emang sih gpp." jawab Chika.


Arga berpamitan pulang kepada teman-temannya.


" serius mau balik Ar?" tanya Chika.


" iya mbak Chika Adhiraaa..., atau Lo mau nginep sini?" tawaran Arga.


" enggak lah, gue mau balik." jawab Chika.


" yaudah buruan naik." suruh Arga.


Mereka berdua pulang, tak memakan waktu yang lama, mereka sudah sampai rumah.


" kok tumben jam segini udah balik Ar?" tanya mamanya meras aneh.


“ ya kan Ada Chika ma, ntar kalo Arga ajak Chika nongkrong sampai malam, ntar dimarahin mama." kata Arga.


" pasti itu, lagian bawa anak orang sampe malem." kata Bu Winda.


" yaudah pada istirahat sana." Suruh Bu Winda.


“ iya Tante, kalo gitu Chika masuk dulu yan Tan." kata Chika.


“ mama gak tidur?" tanya Arga


" iya ini lagi mau selesaikan pekerjaan mama dulu." Jawab Bu Winda.


" tapi jangan tidur sampai larut malam ya ma, Arga gak mau sampai mama kecapean." kata Arga.


Chika yang mendengar Arga mengingatkan mamnya pun merasa senang.

__ADS_1


" ternya tuh anak perhatian banget ya kalo sama mamany, walaupun kadang suka ngelawan kalo dinasehatin." gumam Chika.


__ADS_2