Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Gue Gak Papa


__ADS_3

Di meja makan


" ada apa ya tan, kata Arga Tante panggil saya." tanya Chika.


" gak ada apa-apa sayang, Tante cuma mau ajak kamu makan bareng." kata Bu Winda.


" oh kirain ada apa." kata Chika.


Arga juga sudah duduk di meja makan.


" yaudah yuk dinamakan." kata Bu Winda.


Selama makan, tidak seperti biasa Arga dan Chika berantem, kini hening hanya terdengar suara sendok dan piring.


" kok tumben mereka diem, apa mereka ada masalah?" batin Winda.


Chika tak menghabiskan makanannya, karena perutnya terasa sakit.


" loh kok gak dihabisin sayang?" tanya Bu Winda.


" Chika mau ke toilet dulu Tan." kata Chika langsung pergi.


" tuh anak bener-bener marah sama gue?" batin Arga.


" Arga!"panggil Bu Winda.

__ADS_1


" kenapa ma?" tanya Arga


" kamu Apain Chika?" tanya Bu Winda karena merasa ada yang gak beres Di antara mereka.


" gak aku apa-apain kok dia ma, lagian dia juga sih baperan banget jadi orang." kata Arga santai.


" kamu nih gimana sih, apa yang udah kamu katakan sama Chika, walaupun dia cuma pembantu di rumah kita, tapi dia udah pernah tolongin mama, coba kamu fikir kalo gak ada dia, apa mama masih ada di sini sama kamu." kata Bu Winda mengingatkan.


" maaf ma, kan Arga Cuma becanda." kata Arga santai.


" mama gak mau tau, pokoknya kamu harus minta maaf sama Chika sekarang." kata Bu Winda memaksa.


" kok harus aku sih ma yang minta maaf, lagian suruh siapa hobi banget nampar orang. " kata Arga menolah.


" yaudah iya-iya ma, Arga minta maaf sama si macan tutul." kata Arga.


" Arga...!!" kata Bu Winda marah mendengar panggilan yang Arga ke Chika.


" iya maksudnya Arga bakalan minta maaf sama Chika." kata Arga.


Dikamar Chika


Arga memasuki kamar Chika yang kebetulan terbuka. Tapi setelah Arga masuk tak melihat Chika didalam. Arga berfikir kalo Chika sedang dikamar mandi, Arga memutuskan menunggu Chika keluar, sambil duduk di sofa kamar Chika sambil memainkan ponselnya.


" Ngapain Lo ada disini, main masuk-masuk aja lagi." kata Chika dari kamar mandi.

__ADS_1


" Orang pintu kamar gak ditutup, gue masuk aja." kata Arga santai.


" mau ngapain Lo disini?" tanya Chika sambil memegang perutnya yang sakait.


" Gue mau minta maaf sama Lo soal yang tadi." kata Arga yang membuat Chika kaget.


" What, Lo minta maaf, Lo gak sakit kan gak." kata Cika mengecek suhu badan Arga dengan menempelkan tangan di jidat Arga.


" apaan sih, gue waras kali." kata Arga.


" Ya siapa tau Lo lagi panas, gue gak habis fikir aja, seorang Arga minta maaf, sejak kapan?" kata Chika.


" sejak dimarahin mama." kata Arga santai.


" hahhahah... sekurin dimarahin Tante Winda." kata Chika kemudian perutnya sakit lagi. " aduh.." sambung Chika memegang perutnya.


" hahaha... itu namanya karma." kata Arga yang sama sekali tak di gubris Chika.


" udah aha sana keluar." kata Chika mendorong Arga agar keluar dari kamarnya.


" eh Lo kenapa?" kata Arga melihat Chika kesakitan.


" gak gue gak papa, udah sana keluar." kata Chika dan Arga pun keluar.


" tuh anak kenapa ya, kok kaya kesakitan sambil pegang perut gitu, ah biarin lah, di tanya juga malah gue diusir, nanti kalo mama tau kan gue tinggal bilang kalo gue malah diusir." kata Arga dan langsung masuk ke dalam kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2