Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Jujur perasaannya


__ADS_3

“ Gimana sidangnya kemarin Chik?" tanya Erlangga.


“ Alhamdulillah lancar ngga." kata Chika.


Erlangga dan Chika makan di kantin bersama, karna memang Erlangga belum sarapan.


“ Chika kalo gue suka sama Lo gimana?" kata Erlangga membuat Chika kaget dan tersedak.


“ ukhuk, ukhuk..." Chika tersedak.


“ Hati-hati donk Chik, pelan-pelan makannya, nggak bakalan gue ambil kok makanannya." kata Erlangga.


“ Tadi Lo bilang apa ngga?" tanya Chika


“ Kalo gue suka sama Lo gimana?" kata Erlangga.


“ Maksudnya?" tanya Chika.


“ Gue sayang sama Lo Chik." kata Erlangga.


“ Gue juga ngga, Lo memang sahabat terbaik gue." kata Chika.


“ Bukan itu Chik, tapi gue beneran sayang sama Lo, lebih dari sahabat." kata Erlangga.

__ADS_1


Chika hanya diam


“ Lo nggak perlu jawab Lo suka sama gue atau nggak Chik, karna memang gue nggak mau ajakin Lo pacaran." kata Erlangga.


“ Terus?" tanya Chika.


“ Gue pengen serius sama Lo Chik, dan menurut gue kita bukan anak ABG lagi yang mau habisin waktu buat pacaran aja kan? lagian gue juga nantinya bakalan sibuk banget, apalagi gue seorang polisi, dan Lo juga katanya mau terusin perusahaan bokap Lo kan, dan kalo gue ajak Lo pacaran, bakalan buat waktu kita yang seharusnya bisa kita maanfatin buat yang lebih bermanfaat daripada pacaran." kata Erlangga.


“ Gue ngerti kok Chik selama ini Lo masih nungguin Arga, Lo masih berharap sama dia, karna gue juga tau emang cowok yang Lo suka itu dia, tapi dengan gue jujur tentang perasaan gue ke Lo, gue jadi bisa lega Chik, walaupun nantinya bakalan bertepuk sebelah tangan." kata Erlangga membuat Chika serba salah karna memang Erlangga selama ini selalu baik sama dia, tapi dia nggak bisa kasih balasan ke Erlangga.


“ Yaudah lupain aja soal yang tadi Chik, oh ya rencananya Lo mau lanjut kuliah dulu apa gimana?" tanya Erlangga.


“ Apa Lo mau nunggu gue sampe bisa terima kalo emang Arga udah nggak pernah kasih kabar dan gue bisa lupain dia, apa Lo mau bantu gue buat lupain Arga, gue bakalan coba buka hati gue buat Lo ngga, tapi tolong bantu gue buat terlepas dari rasa bimbang yang gue rasain saat ini, bikin gue lupa sama Arga dan tolong yakinin gue kalo emang Lo lebih baik dari Arga." kata Chika tak terasa air matanya menetes.


“ Apa Lo bilang Chik?" tanya Erlangga.


“ Gue bakalan nunggu Chik sampe Lo bisa lupain Arga, dan gue bakalan ada disisi Lo saat Lo butuh tempat untuk bercerita tentang kebahagiaan Lo ataupun kesedihan Lo Chik, karna hue sayang sama Lo Chik." kata Erlangga kemudian memeluk Chika.


“ maafin gue Ar, ini juga salah Lo, kenapa Lo nggak kasih kabar ke gue." Batin Chika dalam pelukan Erlangga.


Setelah itu Chika dan Erlangga balik lagi ke ruangan pak Heru.


“ Kalian udah makan?" tanya Pak Heru.

__ADS_1


“ Udah pa." jawab Chika.


Tiba-tiba HP Erlangga bunyi. Ternyata ada telfon, kalo Erlangga harus berangkat sekarang, karna ada kerjaan mendadak. Dan akhirnya Erlangga berpamitan, kemudian pergi.


“ Kok baru balik Chika?" tanya Pak Heru.


” Iya pa, oh ya pa tadi Erlangga bilang ke Chika." kata Chika


“ Bilang apa Chika?" tanya Pak Heru.


“ Erlangga jujur tentang perasaan dia ke Chika pa, dia bilang suka sama Chika, tapi dia nggak mau ajakin Chika pacaran, dia pengen hubungan kita ini serius pa, karna memang kita sama-sama punya kesibukan sendiri." kata Chika.


“ Terus kamu gimana?" tanya pak Heru.


“ Chika belum kasih jawaban apa-apa pa, Chika cuma bilang sama Erlangga kalo Chika bakalan coba buat buka hati buat dia, dan Chika juga bakalan coba buat lupain Arga." kata Chika.


“ Terus Erlangga jawab apa?" tanya Pak Heru.


“ Erlangga mau nunggu Pa, dia mau nunggu Chika sampai siap dan bisa lupain Arga." kata Chika.


“ Terus gimana rencana kamu kedepannya? apa kamu mau terima Erlangga?" tanya Chika.


“ Chika juga masih bingung pa." jawab Chika.

__ADS_1


“ Kamu terserah mau pilih siapa? tapi kamu juga harus ingat nak, Erlangga udah nolongin papa, dia udah donorin darah buat papa, kalo nggak ada dia mungkin papa nggak selamat, kita udah hutang Budi sama Erlangga Chika." kata Pak Heru.


“ Iya pa Chika tau." jawab Chika.


__ADS_2