Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Kena Omel


__ADS_3

Arga mengobati lukanya, dan Chika sudah tertidur di kasur. setelah mengobati lukanya Arga menuju sofa, dia tidur di sofa.


Malam hari Chika terbangun, dia melihat ke sampingnya tapi Arga tidak ada, dia pun duduk dan melihat sekeliling kamar, ternyata Arga tidur di sofa.


“ Kenapa dia malah tidur di sofa, tapi gue juga masih kesel sama Arga, tapi kasian juga dia abis berantem, pasti badannya pegal-pegal, kalo tidur di sofa ntar malah tambah sakit semua." kata Chika.


“ Yaudah gue suruh pindah aja." kata Chika beranjak dari tempat tidur.


“ Arga, Ar, bangun Ar." kata Chika menepuk pipi Arga pelan.


“ Emmhhh, kenapa Chik? udah pagi ya?" kata Arfa masih malas membuka matanya.


“ Pindah tidur di kasur aja Ar, jangan disini, ntar badan Lo sakit semua kalo bangun." kata Chika.


“ Nggak usah gue tidur disini aja Chik, sana istirahat masih malam kan." kata Arga.


“ Ayolah Ar pindah sana, kalo nggak mau Yaudah besok biar gue aduin ke Tante Winda." kata Chika.


“ Yaudah iya-iya Chikaa, pengen banget ya tidur sama gue?" kata Arga menggoda Chika.


“ Apan sih, orang gue cuma kasian aja sama Lo." kata Chika.


“ Ah masak sih, nggak ada maksud lain gitu." kata Arga.


“ Udah ah terserah Lo, gue mau tidur." kata Chika menuju kasur, dan kemudian disusul Arga.


Arga tidur di sebelah Chika. Chika membelakangi Arga.


“ Chik." panggil Arga.


“ Kenapa" jawab Chika tapi masih tetap membelakangi Arga.


“ Hadap sini donk, ngajakin tidur bareng kok malah Lo hadap ke sana sih." kata Arga.


” Kan gue udah bilang, gue ajak Lo tidur bareng karna gue kasian liat Lo tidur di sofa, udah nggak usah aneh-aneh." kata Chika.

__ADS_1


“ Yaudah deh iya-iya." kata Arga merangkul Chika dari belakang.


“ Ngapain meluk-meluk gue?" tanya Chika.


” Udah diem nggak usah banyak omong, mending tidur udah malem." kata Arga merangkul Chika.


“ Tapi kan Lo bisa meluk bantal guling." kata Chika.


“ Kalo meluk bantal guling gue dicuekin." kata Arga.


“ Namanya juga benda mati, gimana sih." kata Arga.


“ Yaudah Tidur aja nggak usah bawel, biar nggak kedinginan juga." kata Arga.


“ Kan gue bisa pake selimut, kenapa mesti dipeluk Lo." kata Chika.


“ Bawal banget sih, udah tidur udah malem." kata Arga mencoba memejamkan mata.


“ Ih malah tidur." kata Chika melihat Arga menutup mata.


Chika terbangun, sekarang posisi Chika tidak membelakangi Arga lagi, melainkan menghadap Arga, dan Arga memeluk Chika.


“ udah pagi ya." kata Chika membuka mata.


“ Loh kok gue jadi hadap sini sih." kata Chika.


“ Arga udah pagi ar, bangun lepasin gue, gue mau bangun." kata Chika.


“ Gue masih ngantuk Chik, lagian hari ini berangkatnya siang." kata Arga.


“ Yaudah kalo masih ngantuk, lepasin gue dulu." kata Chika.


“ Biarin gini aja dulu, temenin gue, rasanya tidur gue semalem nyaman banget Chik, badan gue capek banget Chik." kata Arga.


“ Mau gue pijitin?" tanya Chika.

__ADS_1


“ Nggak usah, Lo diem aja, temenin gue tidur." kata Arga.


“ Yaudah deh." kata Arga.


Hp Arga bunyi, terlihat tertera nama MAMA.


“Arga HP lo bunyi Ar." kata Chika.


“ Angkat aja Chik, siapa yang telfon?" tanya Arga.


“ Tante Winda." kata Chika.


“ Yaudah di angkat aja." kata Arga.


“ Hallo Tan." kata Chika.


“ Kok semalem kalian berdua nggak balik?" tanya Bu Winda, dan Chika pun bingung mau jawab apa, karna Arga bilang dia nggak boleh kasih tau mamanya kalo dia abis berantem.


“ Hallo ma ini Arga, semalam Arga balapan di tempat balapan yang Deket Cafe itu loh ma, terus motor Arga mogok, jadinya Arga bawa ke bengkel sebelah Cafe, dan semalam Arga sama Chika tidur di kamar yang ada di Cafe." kata Arga, langsung merebut HP nya dari Chika


“ Oh yaudah kalo gitu, kirain mama kenapa, mama udah khawatir banget sama kalian." kata Bu Winda.


“ Mama tenang aja, kita nggak papa kok ma, nanti kita mau langsung berangkat ke kampus aja ma." kata Arga.


“ Yaudah kalo gitu, mama mau berangkat ke kantor dulu ya" kata Bu Winda


“ Iya ma, bye ma." kata Arga.


“ Bye sayang." kata Bu Winda.


“ Kok bohong sih Ar." kata Chika.


“ Kalo nggak gitu ntar mama pasti Curiga, ntar bisa kena omel mama lagi kalo mama tau gue berantem." kata Arga.


“ Makanya nggak usah suka berantem gitu." kata Chika.

__ADS_1


“ Iya-iya bawel banget sih, sana mandi, gue mau lanjut tidur lagi." kata Arga


__ADS_2