
“ Kok belum berangkat Chika?" tanya pak Heru.
“ Iya pa, Arga nya ketiduran." kata Chika.
“ Yaudah kalo gitu berangkatnya nanti dulu nunggu Arga bangun, pasti Arga capek banget habis perjalanan jauh." kata Pak Heru.
“ Iya pa, Chika juga nggak tega mau banguninnya." kata Chika.
Arga mendengar Chika dan papanya ngobrol, dia pun terbangun.
“ Maaf Chik, gue ketiduran." kata Arga
“ Nggak papa Ar." kata Chika.
“ Yaudah kalo gitu kita berangkat sekarang aja, biar nyampe Jakarta nggak terlalu malam." kata Arga.
__ADS_1
“ Lo nggak papa langsung berangkat sekarang?" tanya Chika.
“ Iya nggak papa Chik, oh ya gue numpang ke toilet dulu Chik, toiletnya mana?" tanya Arga.
“ ayo biar gue anterin." kata Arga.
Chika mengantar Arga ke toilet. Tapi setelah sampai di toilet, Arga bukannya masuk ke toilet malah menarik tangan Chika yang hendak pergi.
“ Kenapa Ar?" tanya Chika bingung.
“ Gue udah biasa kok Ar, ngerasain ketidakadilan dalam masalah yang ada di hidup gue, dan gue fikir memang mungkin Tuhan udah menakdirkan seperti ini." kata Chika.
“ Enggak Chik, Lo nggak pantes dapetin ini semua, gue minta maaf sama Lo, dan gue janji bakalan lindungin Lo, Lo nggak bakal ngerasain ketidakadilan yang Lo bilang itu." kata Arga.
“ Gue nggak pernah marah sama Lo Ar, gue selalu bahagia sama Lo, tapi mungkin dengan kita nggak sama-sama, Lo bisa jalanin hidup Lo dengan tenang dan sebaliknya." kata Chika.
__ADS_1
“ Tapi kan Chik, gue sayang sama Lo." kata Arga.
“ Gue udah pernah bilang sama Lo Ar, gue udah pernah nyoba buat terima Lo di hati gue, tapi entah hati gue yang menolak atau memang Lo yang menolak Ar, sekarang gue nggak mau mikirin soal ini, gue mau fokus sama masa depan gue Ar, dan kita temenan juga nggak papa kan, kalo memang kita ditakdirkan untuk bersama, kelak tuhan bakalan persatukan kita lagi Ar, Lo nggak usah khawatir, dan Lo juga masih harus meraih cita-cita Lo, fokus sama masa depan Lo, biar Lo sukses dan bisa banggain Tante Winda." kata Chika.
“ Oke kalo emang itu mau Lo Chik, tapi jangan pernah tinggalin gue, jangan pernah jauhin gue, dan gue tetep masih pengen kita sama-sama, walaupun tanpa ada status apapun." kata Arga
“ Pasti Ar, dan Lo bisa melakukan apapun yang Lo mau, tanpa ada larangan dari gue dan sebaliknya Ar, seperti sebelum kita jadian, Lo boleh anggap gue spesial buat Lo, tapi nggak harus ada status di antar kita, tapi kita tetep bisa bareng-bareng, dan saling melengkapi, dan yang perlu Lo tau, bukannya gue nolak Lo, tapi gue mau kita cuma temenan aja Ar, karna gue nggak mau kehilangan Lo, kalo seandainya kita pacaran, terus ada masalah, dan akhirnya kita putus dan musuhan, apa itu yang Lo mau Ar?." kata Chika.
“ Gue nggak mau sampe itu terjadi Chik, gue bakalan terima apa keputusan Lo, dan gue bakalan buktiin ke lo, gue akan kejar masa depan gue, kalo gue udah sukses nanti, gue bakalan balik buat ketemu sama Lo." kata Arga.
Chika yang mendengar kata-kata Arga pun langsung menangis dan memeluk Arga.
Tiba-tiba ada pak Heru yang ternyata dari tadi tidak sengaja mendengar obrolan mereka.
“ Tuhan nggak pernah tidur Arga, Chika, kalo emang kalian berjodoh, pasti Tuhan akan mempertemukan kalian kembali, dan jangan takut untuk kehilangan, karna sesungguhnya di dunia ini hanya ada, kebersamaan dan kehilangan, dan dua hal itu akan dilewati semua orang, jadi papa minta sama kalian, kalian harus saling jaga dan saling menasehati kalo memang ada kesalahan, dan buat Arga, om titip Chika, jagain dia ya Ar." kata Pak Heru.
__ADS_1
“ Pasti om, Arga bakalan jagain Chika, Arga janji." kata Arga.