Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Keliatannya Dia Suka sama kamu


__ADS_3

Siang hari


Fero kerumah Bu Risma karena mendengar kalau Chika sakit.


“ Permisi..." kata Fero.


“ Mau cari siapa ya?" tanya Vivi yang membukakan pintu.


“ Chika nya ada?" tanya Fero.


“ Kamu Fero bukan? yang tadi pagi telfon Chika." kata Vivi.


“ Iya, oh ya kenalin gue temennya Chika." kata Fero.


“Gue Vivi, yaudah yuk masuk, biar gue panggilin Chika nya." kata Vivi mengajak Fero masuk.


Didalam.


“Chika... ada Fero nih nyariin Lo." kata Vivi, dan Chika pun turun dari kamarnya.


“ Kak Fero." kata Chika sudah menebak pasti Fero akan datang.


“ Iya gimana keadaan kamu Chik?" tanya Fero.


“ aku gak papa kok kak." kata Chika.


“ Oh ya kalian pada mau minum apa? biar gue buatin." kata Vivi.


“apa aja Vi." kata Fero.


Vivi pergi ke dapur untuk membuatkan minuman.


Arga yang kamarnya dilantai atas melihat Chika sedang ngobrol sama Fero.


“Katanya bisa jaga diri baik-baik." kata Fero menatap Chika.


“ Ya kan cuma telat makan aja kata dokter." m jawab Chika menunduk.


“ Bukan gimana-gimana Chik, aku cuma khawatir sama kamu." kata Fero.


“ Iya kak Chika tau, maafin Chika, Chika salah." kata Chika.


“ Tapi apa dengan maafin kamu, kamu gak ulangin lagi " kata Fero.

__ADS_1


“Chika janji gak bakalan ulangin lagi, tapi Chika mohon sama kakak jangan kasih tau papa, biarin ini jadi rahasia kita berdua dulu " kata Chika.


“ Iya aku gak bakal bilang sama om Heru, tapi kami harus janji bisa jaga diri kamu baik-baik, kalo enggak jangan salahin aku kalo aku laporin kamu ke papa." kata Fero


“ Iya Kak, Chika janji." kata Chik.


Arga yang mendengarkan dari atas pun bingung dengan obrolan mereka berdua.


“ Kenapa Chika kaya ketakutan banget kalo mau diaduin sama bokap ya, emang Chika ngelakuin apa sampai dia takut Gitu." kata Arga.


“ Oh ya selama Chika kerja dirumah, dia juga gak pernah cerita asal dia dari mana, siapa keluarga nya?mencurigakan banget." kata Arga.


Vivi tiba-tiba datang, membawa dua minuman untuk Fero dan Chika.


“ Nih diminum dulu, biar ngobrolnya tambah nyaman, yaudah kalo gitu gue tinggal dulu ya." kata Vivi.


“Makasih ya Vi." kata Chika.


Didalam kamar Arga


Bu Winda menelfon Arga saat Arga ada dikamar.


“ Hallo ma, ada apa?" kata Arga


“ Tadi hp Arga lobet, tadi masih nganter Chika ke donter." kata Arga keceplosan.


“ Apa? dokter? Chika kenapa? kalau sampai terjadi apa-apa sama Chika awas kamu ya Ar, motor kamu mama sita." kata Bu Winda dari sebrang sana.


“ Mampus gue, kenapa gue bisa keceplosan sih." Batin Arga.


“ Chika gak papa kok ma, kata dokter maag nya kambuh." kata Arga.


“ Pasti Chika telat makan, kamu kan udah janji mau jagain Chika, kamu ingetin dia buat makan donk, biar maag nya gak kambuh." kata Bu Winda.


“Iya ma." kata Arga.


“ Jangan cuma iya-iya aja, awas aja kalo Chika kenapa-kenapa, oh ya mama mau ngomong sama Chika, kasihkan hp kamu ke Chika." kata Bu Winda.


“ iya bentar ma." kata Arga berjalan menuju lantai bawah.


Saat Chika dan Fero lagi ngobrol Arga tiba-tiba datang menyodorkan HP nya.


“ Nih mama mau ngomong sama Lo Chik." kata Arga.

__ADS_1


“ Iya Tante kenapa?." tanya Chika yang sudah memegang Hp Arga, dan Arga menunggu duduk bergabung bersama Chika dan Fero.


“ Kata Arga tadi perut kamu sakit lagi Chika?" kata Bu winda.


“ Iya tan, tapi sekarang Chika udah gak papa kok." jawab Chika.


“ Syukur lah kalo udah enakan, nanti kalo Arga macem-macem bilang aja sama Tante ya Chika." kata Bu Winda dan membuat Chika tersenyum.


“ Iya tan." jawab Chika.


“ Yaudah kalo gitu udah dulu ya Chika, kamu baik-baik ya disana." kata Bu Winda.


“ Iya tan." kata Chika.


Bu Winda memutuskan telfonnya, dan Chika memberikan HP nya ke Arga.


“Nih Ar, Hp nya." kata Chika menyodorkan Hp, tapi Arga malah memperhatikan Fero.


“ Oh ya kenalin ini temen gue Fero, dan Ini anaknya majikan gue fer Arga." kata Chika.


“ Arga." kata Arga singkat.


“ Fero " kata Fero.


“ Gue mau pergi sama Refan, jangan lupa obatnya diminum." kata Arga mengingatkan Chika.


“ Iya ntar gue minum." jawab Chika ,dan Arga langsung pergi meninggalkan Chika dan Fero.


“Chik." panggil Fero


“iya kenapa kak?' tanya Chika.


“ Kaliatannya Arga suka sama Lo Chik." kata Fero.


“ kak Fero mah ada-ada aja, nggak mungkinlah Arga suka sama pembantu kata Aku." kata Chika.


“ Tapi kan sebenarnya kamu anak orang kaya." kata Fero.


“ Ya tapi gak mungkin juga kak, Arga suka sama aku, lagian juga dia sukanya nyuruh-nyuruh aku." kata Chika.


” Tapi tadi Kaliatannya dia gak suka liat, kita berduaan." kata Fero.


“ mana mungkin dia gitu, udah aha gak usah bahas majikan yang rese kaya dia." kata Chika

__ADS_1


__ADS_2