
Erlangga mencoba menelfon Chika, tapi selalu ditolak Chika, akhirnya Erlangga mengirim pesan ke Erlangga.
“ Kok telfon gue nggak diangkat?" pesan Erlangga.
“ Gue lagi sibuk, banyak kerjaan." balas Chika.
“ Oh ya kok tadi nggak masuk dulu kenapa?" tanya Erlangga.
“ Nggak papa gue udah capek aja abis kerja, dan Lo juga keliataanya lagi sibuk." balas Chika.
“ Ya itu kan tadi cuma Valita, kan Lo juga udah kenal, harusnya masuk aja nggak papa." kata Erlangga.
“ Nggak, gue nggak suka ikut campur urusan orang lain." balas Chika kemudian dia tak membalas lagi.
“ Apa Chika marah sama gue ya? apa dia cemburu?" kata Erlangga.
Pagi hari Erlangga memutuskan untuk ke rumah Chika tanpa memedulikan keadaanya yang baru saja keluar dari rumah sakit.
“ Loh mas Erlangga mau kemana? kan mas Erlangga masih sakit." kata Bibi.
“ Aku mau ke rumah Chika bik, bibi nggak usah khawatir aku udah nggak papa kok." kata Erlangga.
“ Tapi hati-hati ya mas." kata Bibi.
“ Iya bik tenang aja." kata Erlangga.
Dirumah Chika.
“ permisi..." kata Erlangga mengetuk pintu.
Kemudian Chika membukakan pintu.
“ Erlangga? Lo ngapain ke sini? harusnya kan Lo istirahat dirumah, lagian Lo juga masih dalam masa pemulihan kan?" kata Chika.
“ Ya abisnya semalem Lo nggak bales Chat gue, ya gue ke sini aja." kata Erlangga.
“ Ya kan gue bilang, gue lagi sibuk, gue udah mulai belajar ngurus bisnis papa, jadi banyak kerjaan yang harus gue kerjain." kata Chika.
__ADS_1
“ Terus kenapa kemaren Lo malah main pergi aja." kata Erlangga.
“ Ya kan gue udah bilang semalem, gue abis balik dari kantor papa, dan gue juga udah capek balik malem, terus gue liat Lo masih ada tamu, ya mending gue balik aja istirahat." kata Chika.
Erlangga memeluk Chika.
“ Maafin gue ya, gue nggak tau kalo Lo dateng." kata Erlangga.
“ Yaudah mau ngapain ke sini?sana balik aja istirahat." kata Chika.
“ Bosen dirumah, jalan sama gue yuk?" ajak Erlangga.
“ Nggak usah aneh-aneh, Lo balik aja sana istirahat." kata Chika.
“ Udah yuk buruan." kata Erlangga manarik tangan Chika.
“ Eh Erlangga apaan sih?" kata Chika memukul perut Erlangga pelan, tapi ternyata kena bekas operasi nya Erlangga.
“ Ah Chika... kok gue dipukul sih, aduh sakit tau." kata Erlangga duduk di kursi didepan rumah Chika sambil memegangi perutnya.
“ Lo nggak papa? sort ngga, ya abisnya Lo tuh main tarik-tarik tangan gue aja." kata Chika
“ Terus gue harus gimana? kan gue nggak sengaja." kata Chika.
“ Lo harus mau jalan sama gue, yuk buruan." kata Erlangga.
“ Yaudah iya bentar dulu gue ambil tas." kata Chika.
Kemudian mereka berdua pergi, tapi ternyata Erlangga ke Cafe, di sana Erlangga ternyata sudah janjian sama teman-temannya yang sama-sama polisi juga.
“ Hai semuanya." kata Erlangga datang dengan menggandeng Chika
“ Loh kok Lo udah keluar rumah aja, kan Lo baru aja balik dari rumah sakit ngga." kata Bayu.
“ Iya bay, gue bosen dirumah." kata Erlangga.
“ Hai mbak Chika..." sapa Bagas.
__ADS_1
“ hai pak Bagas, pak Bayu." kata Chika.
“ Nggak usah panggil pak mbak Chika, panggil nama aja kaya Erlangga." kata Bagas.
“ Iya Chik, panggil mereka pake namanya, lagian kasian kalo di pak, mereka masih muda." kata Erlangga tersenyum.
“ Tapi..." kata Chika.
“ Gue juga ngomongnya biasa aja kan, mereka itu sahabat gue Chik, dan bahasa yang kita gunanin juga sesuai keadaan." kata Erlangga.
“ Maksudnya sesuai keadaan itu gimana?" tanya Chika.
“ Kita ngobrol layaknya temen biasa, layaknya temen main, tapi kalo di kantor ya nggak beda lagi mbak." kata Bayu.
” Oh gitu." kata Chika.
“ Oh ya mau pesen apa Chik? biar gue pesenin." kata Erlangga.
“ Terserah ngga." kata Chika.
Erlangga pergi memesan makanan, Chika pergi ke toilet.
“ Chika mana gas?" tanya Erlangga.
“ Lagi ke toilet." kata Bagas.
“ Sebenernya Chika itu siapa ngga? cewek Lo? atau tunangan lo? atau apa?" kata Bayu.
“ Ya pasti pacarnya lah." kata Bagas.
“ enggak, Chika cuma temen gue, lagian gue juga nggak mau pacaran, begitu juga Chika." kata Erlangga.
“ Oh ceritanya temen tapi Deket gas, tapi hati-hati aja kalo tiba-tiba ada yang nikung ngga." kata Bayu.
“ Gue udah biasa rasain itu bay, Chika selama ini juga masih berharap sama mantannya yang nggak tau pergi kemana, dan nggak pernah kasih kabar ke Chika " kata Erlangga.
“ aduh kasian banget temen kita bay, semangat bro, kalo emang jodoh pasti nantinya dipermudah." kata Bagas.
__ADS_1
“ Iya siap." kata Erlangga.