
Sampai malam hari Arga belum pulang, Chika khawatir dengan keadaan Arga, karena sejak tadi menghubungi Arga tapi Hp Arga tidak aktif. Akhirnya Chika memilih untuk menyusul ke Cafe.
Sampai Dicafe.
“ Fan, Arga di sini nggak?" tanya Chika kepada Refan yang ada di parkiran.
“ Chika." panggil Arga, Chika langsung menghampiri Arga.
“ Lo kok gue telfon nggak aktif sih, gue khawatir sama Lo Ar." kata Chika.
“ Maafin gue Chik, Hp gue lobet, Lo ke sini sama siapa?" tanya Arga.
” Sendiri Ar, abisnya Lo nggak balik-balik, gue takut Lo kenapa-kenapa, makanya gue ke sini." kata Chika.
“ Harusnya Lo dirumah aja, gue nggak kenapa-kenapa kok, lagian bahaya keluar rumah sendirian, apalagi Lo cewek udah malem pula." kata Arga.
“ Ya abisnya Lo nggak balik-balik." kata Chika.
“ Yaudah iya nggak papa." kata Arga.
“ Tunggu, kenapa jidat lo di plester? Lo berantem lagi?" tanya Chika.
__ADS_1
“ Yuk kita ke dalem aja, gue ceritain di dalem." kata Arga.
Arga mengajak Chika keruangan pribadinya.
“ Sebenernya apa yang udah terjadi Ar?" tanya Chika.
“ Gue tadi udah nyamperin geng motor kemarin yang namanya ternyata geng Scorpion Chik, gue udah nanya baik-baik sama mereka." kata Arga.
” Terus apa yang mereka mau?" tanya Chika
“ Mereka mau pegang daerah sini, dan menyuruh geng Fairuz pergi dari sini Chik, otomatis gue dan yang lain nggak terima donk mereka nyuruh kita pergi, emang mereka siapa? lagian geng Fairuz juga udah dari dulu disini." kata Arga.
“ Akhirnya terjadi perkelahian, dan geng Fairuz menang, mereka semua tergeletak, sebelum gue pergi gue minta maaf sama mereka karna nggak bisa pergi dari daerah sini, dan mereka mengakui kekalahan mereka." kata Arga.
” Yaudah kalo mereka udah mengakui, bagus donk." kata Chika.
” Iya emang bagus sih Chik, tapi permasalahannya sekarang udah bukan perselisihan antar geng karna perebutan daerah kekuasaan, tapi masalahnya ada di Lo, tepatnya menjadi masalah terbesar buat gue." kata Arga.
“ Kok jadi gue Ar?" tanya Chika bingung.
“ Setelah mereka mengakui kekalahan, mereka nggak bakal biarin gue bisa Deket sama Lo, karna mungkin ketua geng mereka suka sama Lo." kata Arga.
__ADS_1
“ Siapa ketua geng Scorpion?" tanya Chika.
” Itu yang lagi gue cari tau Chik, saat gue ke markas mereka, disana nggak ada ketuanya, kata anggota geng Scorpion, ketuanya lagi nggak disitu " kata Arga.
“ Maafin gue ya Ar, gara-gara gue kalian harus berantem gini." kata Chika.
” Ini bukan salah Lo Chik, Ini semua salah ketua geng Scorpion, kenapa dia mau mengganggu hubungan kita, oh ya gue mau nanya, Lo belakangan ini ada Deket sama cowok siapa gitu nggak? atau mungkin anak motor gitu." kata Arga.
“ Enggak sih Ar, dan cowok yang Deket sama gue yang anak motor kan Lo juga tau, Farel, Erlangga sama Kak Fero, tapi apa mungkin ketua geng itu salah satu dari mereka?" kata Chika.
“ Bisa jadi Chik, tapi mungkin juga bukan mereka bertiga." kata Arga.
“ Ntar biar gue bantu cari tau Ar." kata Chika.
“ Nggak usah dulu Chik, biar gue sama anak Fairuz aja yang cari tau, gue nggak mau sampe Lo kenapa-kenapa, karna memang mereka udah berani main keras, anak Fairuz juga ada yang di keroyok mereka sampe babak belur, gue nggak mau mereka sampe celakain Lo." kata Arga.
“ Tapi Lo hati-hati ya Ar, kalo emang nanti Lo butuh bantuan gue bilang aja." kata Chika.
“ Iya Chik, sekarang yang gue minta, Lo jangan pergi sendirian ya, kalo mau pergi sama gue aja, kalo pas nggak ada gue minta temenin supirnya mama aja." kata Arga.
“ Iya Ar." kata Chika.
__ADS_1