Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
ada apa


__ADS_3

“ Mau makan apa Chik?" tanya Farel.


“ Terserah Lo aja rel, gue ikut Lo aja." kata Chika.


Mereka berdua makan malam bersama.


“ Oh ya Chik, Lo bisa bantu gue lagi gak, tapi sebelumnya gue minta maaf udah ngrepotin Lo dari tadi." kata Farel.


” Gak papa santai aja rel, btw apa yang bisa gue bantu?" tanya Chika.


“Gue pengen rayain ultah nyokap gue, dan gue minta bantuan Lo nyiapin semuanya, tapi ya sederhana aja, seperti makan malam bareng gitu." kata Farel.


“ Boleh rel, terus ntar makanannya masak sendiri atau beli?" tanya Chika.


“ Gue juga bingung Chik." kata Farel.


“ Kalo gue boleh kasih saran, lebih baik masak sendiri aja rel, kan nanti bisa masakin sesuai sama makanan favorit nyokap Lo." kata Chika.


“ Yaudah deh ntar gue bilang sama pembantu gue." kata Farel.


“ Iya rel, oh ya ntar gue bantuin tenang aja." kata Chika.


“ Serius Chik?" tanya Farel.

__ADS_1


“ Iya rel." kata Chika.


“ Gue beruntung banget bisa ketemu sama orang kaya Lo, baik banget." kata Farel.


“ Lo bisa aja rel." kata Chika.


“Yaudah besok gue jemput Lo ya, kita ke rumah bareng-bareng." kata Farel.


“ Tapi apa gak sebaiknya Lo buat rencana biar nyokap Lo kesel gitu sama Lo, ntar biar jadi surprise." kata Chika.


“ Menurut Lo gue harus ngapain." tanya Farel.


“ Gimana kalo Lo ekting marah sama nyokap Lo gitu, Lo lakuin hal yang belum pernah Lo lakuin ke nyokap Lo." kata Chika.


” Oke kalo gitu biar gue fikirin nabati., tapi btw thanks ya udah mau bantu gue." kata Farel.


Chika dan Farel pulang.


“ Dari mana aja Chik?" tanya Arga


“ Gue abis makan sama Farel." kata Chika.


“ Apa pantes setelah apa yang mama berikan ke Lo, sekarang Lo malah seenaknya." kata Arga sedikit menaikan nada suaranya.

__ADS_1


“ Maafin gue Ar." kata Chika.


“ Mama juga masih gaji Lo kan? tambah lagi mama kuliahin Lo, tapi apa yang Lo lakuin? pulang kuliah keluyuran, bukannya bantu bibi, udah pergi seenaknya sendiri." kata Arga membuat Chika tak lagi bisa menahan tangisnya.


“ Kenapa? sekarang Lo nangis, setelah seneng-seneng sama Farel, kalo gue jadi Lo, gue tau diri Chik, Bukan malah lupain kulitnya." kata Arga meninggalkan Chika.


Didalam kamar Arga.


“ Kenapa gue jadi marah-marah sama Chik, Kenapa sama gue, kenapa rasanya gue gak suka liat Chika sama cowok lain, haahhhh." kata Arga sambil mengacak-acak kamarnya.


“ Non Chika kenapa kok nangis?" tanya Bibi.


“ Chika gak papa bik." jawab Chika bohong.


“ Apa ada yang berbuat jahat sama non Chik, biar saya kasih tau den Arga." kata Bibi.


“ Gak usah bik, nanti Arga malah tambah marah sama Chika." kata Chika.


“ Kok tambah marah, emangnya ada apa non?" tanya Bibi.


“ Gak papa bik, emang Chika yang salah, Chika tuh gak tau diri setelah apa yang udah Bu Winda berikan ke Chik." kata Chika masih menangis.


“ Yasudah kalo non Chika belum mau Cerita sama bibi, mending non Chika sekarang ke kamar, bersih-bersih terus istirahat non, ini udah malem." kata Bibi.

__ADS_1


“ Iya bik, Chika permisi dulu ya bik." kata Chika sambil mengusap air mata nya.


“ Sebenernya ada apa non Chika dan den Arga?" Tanya bibi bingung.


__ADS_2