
Pagi hari
Hari ini Bu Winda berangkat ke kantor, Arga sarapan bersama Chika karna mereka berdua harus berangkat kuliah. Saat sedang makan, hp Chika bunyi, terlihat nama yang menelfon adalah Farel.
“ Hallo rel?" Sapa Chika.
“ Chika Lo hari ini berangkat sama siapa?" tanya Farel.
“ Gue berangkat..." belum selesai bicara hp Chika diambil Arga.
“ Chika berangkat sama gue." kata Arga.
” Oh yaudah kalo gitu." kata Farel.
“ Siniin Ar HP gue." kata Chika meminta HP nya.
“ Iya gue berangkat sama Arga rel." kata Chika.
“ Yaudah kalo gitu ntar kita ketemu di kampus aja." kata Farel.
“ Iya rel." kata Chika.
Farel pun mematikan telfonnya.
“Apaan sih Ar, kok main rebut HP gue aja." kata Chika.
“ Kenapa gak boleh?" tanya Arga.
__ADS_1
“ Ya tapi kan...." kata Chika.
“ Gak usah tapi-tapian, habis ini Lo berangkat sama gue." kata Arga.
“ Tapi Bella..." kata Chika.
Arga mendekati Chika, dia yang tadinya duduk didepan Chika kini berpindah disamping Chika.
“ Chika dengerin gue, gue cuma pengen jagain Lo dan gue gak suka Lo Deket sama cowok lain." kata Arga dengan lembutnya sambil memperhatikan Chika.
Chika masing mencerna omongan Arga barusan.
“ apa maksud dia bilang gitu, seakan-akan dia gak mau gue sama cowok lain, tapi apa dasarnya dia bilang gitu, dia kan bukan cowok gue, dia bilang dia gak suka gue Deket sama cowok lain, apa dia suka sama gue, tapi apa iya dia suka sama gue." batin Chika.
” Gue harap Lo bisa ngerti Chik." kata Arga lalu meninggalkan Chika
“ Nanti Lo balik sama gue." kata Arga.
“ Tapi gue nggak mau sampe Lo sama Bella berantem gara-gara gue." kata Chika.
“ Seandainya suatu omongan bisa ditarik, lebih baik Lo tarik omongan Lo barusan, dan jangan bahas tentang Bella lagi." kata Arga.
“ Maaf." kata Chika.
” Sayang kok kamu baru berangkat." kata Bella bersama dua sahabatnya.
“ Gak usah panggil gue sayang." Kata Arga dingin lalu meninggalkan Bella.
__ADS_1
“ Kenapa sama Arga bel?" tanya Elsa
“ Gue juga gak tau, tapi kalo sampe gue tau dia gini gara-gara di kompori Lo, liat aja Lo." kata Bella kepada Chika.
“Ada apa sama mereka berdua? biarin lah bukan urusan gue juga" Batin Chika.
Selama kuliah berlangsung, Arga hanya memikirkan foto yang dikirim Dimas tadi malam. Dimas mengirim Foto Bella sedang berdua dengan seorang cowok dicafe, dan mereka suap-suapan.
Setelah selesai matkul hari ini Arga menemui Dimas dan Refan.
“ Lo liat Bella dimana tadi malam?" tanya Arga.
“ Gue semalem bareng sama adam dicafe baru yang Deket jembatan itu." kata Dimas.
“Lo serius atau cuma foto editan." kata Dimas.
“ Arga, Arga, sepercaya itu Lo sama cewek Lo itu." kata Dimas.
“ Lo nggak usah diambil pusing Ar, lagian kalo emang Bella bener-bener selingkuh kan ada Chika yang jelas lebih baik 360 derajat." Kata Refan.
“ Gue gak bahas Chika, atau ini semua rencana kalian buat bikin hubungan gue sama Bella hancur dan gue sama Chika." kata Arga.
“ Hahaha, dari pada gue susah-susah bikin hubungan Lo sama Chika hancur, mending gue yang deketin Chika buat gue sendiri bro." kata Dimas.
“ Iya dim, lagian udah bisa sama Chika, dan Lo juga bisa menangin taruhan kita." Kata Refan sengaja biar bikin Arga semangat dapetin Chika.
“ kalo memang mereka gak bohong, berarti Bella beneran selingkuh? mending sekarang gue tanya dia langsung aja." Batin arga
__ADS_1