Asisten Hidupku

Asisten Hidupku
Balapan


__ADS_3

Chika dan Arga bersiap untuk mengikuti balapan. Vivi yang memegang pendeta. 1-2-3.Bendera dilepaskan Vivi ke atas.


“ Kok Chika sama Arga tiba-tiba balapan? lagian emang Chika bisa?" kata Refan.


“ Biasalah mereka, mungkin ada yang dijadiin tarian, dan jangan salah Fan, tadi waktu ke sini aja Chika naiknya ngebut banget udah kaya pembalap handal." Kata Vivi.


“ Terus kalo Chika jago balapan, kenapa dia ngelarang Arga balapan?" kata Refan.


“ Gatau juga sih, yaudah kita liat aja nanti siapa yang jadi pemenang nya." kata Vivi.


“ Gimana kalo kita taruhan?" kata Refan.


“ Boleh." kata Refan.


“Kalo Arga yang menang, kamu boleh minta apapun sama aku, tapi kalo Chika yang menang kamu harus turutin apa mau aku." kata Vivi.


“ Oke deal ya." kata Refan


“oke." kat Vivi.


Chika dan Arga masih fokus mengendarai motor masing-masing. Arga hampir sampai Finish dan Chika pun hampir sampai Finish. Tapi tiba-tiba motor Arga mati sebelum sampai garis Finish. Dan Akhirnya Chika yang memenangkan balapan itu.


“ Keren Chika... Lo emang sahabat gue yang paling top." kata Vivi.

__ADS_1


“ Iya donk." kata Chika.


“ Gimana sih si Arga, masak kalah sama Cewek, ntar gue juga ikutan kena hukuman dari Vivi." kata Refan.


“ Sayang.... jangan lupa sama sama kesepakatan kita ya." kata Vivi kepada Refan.


“ Iya-iya aku inget kok." kata Refan dan langsung pergi menghampiri Arga.


“ Kesepakatan apaan Vi?" tanya Chika penasaran.


“ Ya kesepakatan, kalo Lo yang menang Refan harus turuti. apa mau gue, dan kalo Arga yang menang gue harus turutin apa .akunya Refan, dan akhirnya Lo menang, dia harus tepatin janjinya." kata Vivi bahagia.


“ oh kirain apaan." kata Chika.


“ Oh ya Btw apa sih motif kalian berdua balapan, udah si Arga kalah lagi, padahal dia kan cowok." kata Vivi.


“ Oh ya motor Arga kenapa ya, yuk samperin Chik, gue penasaran." kata Vivi.


Ditempat Arga dan Refan.


“ Kok Lo bisa kalah sama Chika sih bro, kan gue jadi kalah taruhan sama Cewek gue." kata Refan.


“ Ini semua gara-gara nih motor, kenapa pake habis bensin segala sih " kata Arga.

__ADS_1


“ Motornya gak bisa bicara, harusnya pemilik motornya yang ngecek bensinnya abis apa masih ada." kata Chika baru datang.


“ Lo seneng pasti seneng kan Chik, motor gue mati dan gue kalah." kata Arga.


“ Oh jelas donk, dan gue juga seneng bakalan ada yang motornya disita " kata Chika nyengir.


“ Siapa suruh main-main sama gue Ar, besok-besok kalo punya mulut di jaga." batin Chika menatap Arga.


“ Disita? motor siapa yang disita?" tanya Refan.


“ Enggak bukan motor siapa-siapa fan." kata Chika


“ Oh ya sayang ntar malem, aku kasih hukumannya buat traktir aku sama yang lain " kata Vivi.


“ Sama yang lain juga sayang? apa gak kita berdua aja." kata Refan.


“ Uang 20 juta aja dikasihin cuma-cuma, mask suruh traktir kita makan aja gak mau." kata Arga mengingat taruhan antar Refan dan Dimas.


“ Yaudah iya-iya, terserah kalian deh " kata Refan.


Refan mau ikut balapan, karna memang disana banyak geng motor. Arga menunggu di pinggir jalan. Chika yang melihat Arga melamun, langsung menghampiri Arga.


Gimana ya kelanjutannya, yuk baca episode selanjutnya...

__ADS_1


dan jangan lupa like, komen, dan favorit ❤️


Maksi buat yang udah like


__ADS_2