
Teman-teman Chika mengucapkan selamat kepada Chika. Tapi Arga belum mengatakan apa pun. Chika pun menghampiri Arga.
“ Yang lain pada kasih kado sama ucapin selamat, kok Lo enggak sih Ar." kata Chika duduk di sebelah Arga.
“ Buat apa, lagian ulang tahun itu berarti kita tambah tua, dan mengurangi umur kita di dunia." kata Arga.
“ Iya sih, tapi apa nggak ada kado buat gue gitu?" tanya Chika.
“ Nggak ada, gue nggak beli kado." kata Arga lalu meninggalkan Chika
“ Arga kenapa ya?" kata Chika.
“ Eh Chika tiup lilin dulu donk." kata Lisa.
“ yuk ke sana Chik, udah pada nungguin." kata Imelda.
“ Iya Mel Lis." kata Chika.
Chika meniup lilin dan memotong kue. Kue itu jelas diberikan kepada Bu Winda mamanya Arga.
Setelah pemotongan kue selesai, Arga menarik tangan Chika, dan semua orang memperhatikan mereka berdua.
“ Mau ngapain Ar?" tanya Chika.
“ Katanya minta kado, udah nurut aja." kata Arga.
“ Arga mau ngapain tuh?" kata Lisa dari kejauhan.
“ Liat aja, abis ini ada momen penting buat mereka berdua." kata Dimas yang sudah tau rencana Arga.
“ Sebelumnya saya mohon perhatiannya sebentar untuk para tamu, berdirinya saya disini karna saya ingin mengatakan suatu hal penting dalam hidup saya, dan tentunya juga saya minta para tamu dan mama saya, untuk menjadi saksi untuk hari ini." kata Arga.
__ADS_1
“ Arga mau ngapain sih, gue kok jadi bingung, tadi dia cuekin gue, sekarang malah gini." Batin Chika.
“ Chika...mungkin Lo udah tau gimana perasaan gue selama ini sama Lo, tapi gue mau memperjelas, kalau gue tuh selama ini suka sama Lo, gue mengagumi sosok Lo yang baik, cantik, walau kadang galak sih." kata Arga menggunakan microfon.
“ Iya Ar." jawab Chika.
“ Malam ini, tepat di hari ulang tahun Lo, dan tepat banget ada banyak orang yang menjadi saksi, mulai dari temen Lo, temen gue, dan bahkan nyokap gue, gue pengen Lo jadi pacar gue Chik, Lo mau nggak jadi pacar gue." kata Arga sambil duduk dibawah mengacungkan sebuah cincin yang cantik untuk Chika.
“ What? Arga serius nih nembak gue?" Batin Chika.
“ Terima, terima, terima, terima..," kata seluruh orang yang ada disana sambil bertepuk tangan.
“ Tapi kemarin kan Lo sama..." kata Chika ingat saat dia melihat Arfa dan Bella pelukan.
“ Itu semua cuma bohongan kok Chik, lagian cuma Lo yang selalu di hati gue." kata Arga
“ Gimana nih? Diterima nggak?" tanya Arga.
“ Katanya dewasa itu, dimana seseorang berani mengambil keputusan dengan tepat, itu kan yang Lo selalu katakan, dan gue yakin Lo bisa kok jawab dengan keputusan yang terbaik dan ikuti kata hati Lo Chik! Giman mau nggak?" kata Arga.
“ Kalo gue nggak bisa terima Lo gimana Ar?." kata Chika.
“ Ih kok Chika bilangnya gitu sih, apa dia bakalan nolak Arga?" kata Lisa.
“ Gue juga nggak tau Lis." kata Imelda.
“ Kalo emang Lo nggak bisa terima gue juga nggak papa kok Chik, ikuti kata hati Lo, dan fikirkan yang terbaik buat diri Lo, gue juga udah lega bisa ungkapin ini semua ke Lo, dan di depan banyak orang." kata Arga.
“ Terima, terima, terima, terima..." kata Semua orang sambil bertepuk tangan.
“ Sebelumnya gue ucapin terima kasih buat Lo, karna selama ini Lo selalu baik sama gue, perhatian, dan selalu ada buat gue, tapi maaf Ar...gue nggak bisa." kata Chika dan Arga pun langsung menunduk dengan ekspresi yang penuh kekecewaan.
__ADS_1
“ Nggak papa kan Ar?" tanya Chika.
“ Iya nggak papa kok Chik." kata Arga berusaha tersenyum.
“ Yaudah bangun donk jangan duduk gitu." kata Chika.
“ Iya Chik." jawab Arga dan kemudian berdiri.
“ Tapi maaf karna gue nggak bisa nolak Lo Ar, karna gue juga sayang sama Lo." kata Chika dan Arga pun langsung menatap Chika.
“ jadi Lo Nerima gue?" kata Arga terlihat tidak menyangka.
“ Iya." jawab Chika tersenyum dan Arga pun langsung memeluk Chika.
“ Makasih ya Chik." kata Arga.
“ Iya sama-sama." kata Chika.
“ Yeee....." semua orang bertepuk tangan.
“ Dan ini kado yang Lo tadi tanyain, sini tangannya biar gue pakein." kata Arga.
“ Katanya nggak ada kado buat gue." kata Chika
“ Iya sih emang ini sebenernya bukan kado, tapi emang gue beliin buat Lo." kata Arga kemudian memasangkan cincin di jari Chika, dan disusul tepuk tangan dari orang-orang.
“ Makasih ar." kata Chika.
“ Iya sama-sama Chik,gimana Lo suka nggak" tanya Arga.
“ Iya Ar gue suka, cincinnya bagus banget." kata Chika.
__ADS_1