
Malam hari.
“ Chika." kata Arga mengetuk pintu kamar Chika.
“ Masuk Ar, nggak dikunci pintunya." kata Chika.
Arga masuk ke kamar Chik, Chika sedang sibuk dengan laptopnya sambil tiduran di kasur.
“ Lo ada tugas ya Chik?" tanya Arga.
“ Iya Ar." kata Chika.
“ Masih banyak?" kata Arga.
“ Masih sih, kalo Lo mau pergi duluan aja, ntar kalo belum malam gue nyusul sendiri aja ke Cafe nya." kata Chika.
“ Ah enggak ah, gue tungguin aja, Lo jangan pergi sendirian." kata Arga.
“ Emang kenapa kalo sendirian?" tanya Chika.
“ Lo nggak inget waktu Lo sok pulang sendirian dan akhirnya gue babak belur akibat kelakuan Lo yang sok berani itu." kata Arga.
“ Ya maaf, tapi gue bisa jaga diri kok." kata Chika.
“ Waktu itu juga Lo bilang gitu, tapi nyatanya apa?" kata Arga.
“ Ya mungkin waktu itu lagi apes aja." Kata Chika.
“ Nggak ah pokoknya gue tungguin aja, dari pada babak belur lagi kaya waktu itu." kata Arga.
“ Ah kasian banget mas Arga, babak belur ya, makannya nggak usah sok jago." kata Chika memegang pipi Arga.
__ADS_1
“ Nggak usah sok jago apanya, kalo gue nggak gitu emangnya Lo ntar jadi apaan?" kata Arga
” Iya sih kalo nggak ada mas Arga nggak tau gue jadinya gimana." kata Chika.
“ Yaudah gue bantuin biar cepet selesai." kata Arga.
” Itung-itung gantian bantuin gue belajar." kata Arga.
Arga membantu Chika mengerjakan tugas. Akhirnya tugas Chika pun selesai.
“ Akhirnya udah selesai." kata Arga.
“ Kalo gue nggak mau ikut Lo pergi gimana?" tanya Chika.
“ What? kenapa? setelah gue bantuin Lo dari tadi, Lo nggak mau ikut." kata Arga emosi.
“ Emang harus banget ikut ya." kata Chika.
“ Terseraaahhh." kata Arga meninggalkan Chika.
“ Ma Arga mau keluar dulu." kata Arga berpamitan bu Winda.
“ Iya hati-hati ya, jangan malem-malem baliknya." kata Bu Winda.
“ Oh ya katanya sama Chika?" tanya Bu Winda.
“ Udahlah ma, susah banget nurutin maunya." kata Arga kemudian pergi.
“ Tante Chika pergi dulu ya." kata Chika.
“ Loh nggak sama Arga? oh ya Arga kenapa kok manyun gitu?" tanya Bu Winda
__ADS_1
“ Sama Arga kok Tan, tadi Arga Chika kerjain." kata Chika.
“ Oh yaudah kirain kenapa." kata Bu Winda.
Chika mengejar Arga ke depan.
“ Arga." panggil Chika.
“ Kenapa lagi?" tanya Arga sambil memakai helm.
“ Kok Lo main pergi gitu aja sih."kata Chika.
“ Terus gue harus gimana? nungguin orang yang ternyata nggak mau di ajak pergi?" kata Arga.
“ Siapa yang yang nggak mau?" kata Chika.
“ Jadi Lo mau ikutan?" tanya Arga.
“ Enggak." jawab Chika.
“ Yaudah terserah Lo deh." kata Arga.
“ Idih baperan banget sih Lo Ar, gue cuma becanda kali Ar." kata Chika, tapi Arga hanya membuang muka.
“ Arga, eh Ar gue ngomong sama Lo nih." kata Chika.
“ Ngambek nih ceritanya, Arga." kata Chika tapi Arga tak menjawab
Tiba-tiba HP Chika bunyi.
“ Yaudah Lo pergi aja Ar, gue di rumah aja." kata Chika kemudian masuk dan mengangkat telfon.
__ADS_1
“ Rese banget sih si Chika, sebenernya apa sih maunya dia? buang-buang waktu gue aja Lo Chik" kata Arga.
Arga langsung menyalakan motor nya dan langsung pergi.