
Setelah Rian gagal melarikan diri dan tertangkap oleh pihak kepolisian, dia dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan informasi terkait kasus yang menjerat Rian.
Rian duduk di ruang pemeriksaan dengan wajah tegang. Penyidik yang bertanggung jawab duduk di depannya, mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan. Ruangan itu dipenuhi dengan keheningan, hanya suara langkah kaki petugas yang terdengar di luar pintu.
Penyidik pun masuk ke dalam ruangan, Rian, kita akan memulai sesi pemeriksaan. Ingatlah bahwa tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mencari kebenaran. Aku harap kamu bisa menjawab pertanyaan dengan jujur dan kooperatif.
Rian mengangguk dengan wajah tegang, merasa beban yang besar menghimpitnya. Dia menyadari bahwa pemeriksaan ini adalah tahap penting dalam proses hukum yang akan menentukan nasibnya.
Penyidik mulai menyiapkan banyaknya pertanyaan "Pertama, mari kita bicarakan mengenai kasus yang menjeratmu. Apakah kamu memiliki pengetahuan atau keterlibatan dalam aktivitas yang diselidiki terkait perusahaanmu?"
Rian berpikir sejenak sebelum menjawab dengan hati-hati.
"Saya tidak memiliki pengetahuan atau keterlibatan langsung dalam aktivitas yang diselidiki terkait perusahaan saya. Saya hanya bertanggung jawab atas tugas-tugas yang telah ditugaskan kepada saya."
"Apakah kamu memiliki informasi mengenai tindakan ilegal yang dilakukan oleh orang lain di perusahaanmu?" Kata penyidik lagi.
Rian berusaha untuk menjaga ketenangan dan menjawab dengan tegas.
Rian menggeleng. "Saya tidak memiliki informasi mengenai tindakan ilegal yang dilakukan oleh orang lain di perusahaan. Saya tidak terlibat dalam aktivitas tersebut."
Pemeriksaan berlanjut dengan serangkaian pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. Rian berusaha memberikan jawaban yang sejujur mungkin, tetapi kecemasan dan tekanan terus menghantuinya. Setiap jawaban yang diberikannya dicatat dengan teliti oleh penyidik.
__ADS_1
Pemeriksaan berlangsung selama beberapa jam, di mana penyidik berusaha memperoleh informasi yang relevan untuk kasus tersebut. Meskipun Rian merasa tegang dan terbebani, dia berusaha tetap tenang dan menjawab pertanyaan dengan sebaik mungkin.
Setelah pemeriksaan selesai, Rian diberikan waktu untuk istirahat sejenak sebelum dia akan kembali ke sel tahanan. Dia merasakan kelelahan fisik dan emosional setelah menjalani proses pemeriksaan yang melelahkan.
Sementara itu, penyidik akan mempelajari keterangan-keterangannya dan membandingkannya dengan bukti-bukti yang ada. Proses penyidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap kebenaran.
Meskipun Rian telah menjalani pemeriksaan intensif dan memberikan keterangan sejujur mungkin, penyidik masih terus berusaha untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Mereka menyadari betapa pentingnya mengumpulkan semua bukti dan fakta yang relevan dalam proses penyidikan.
Penyidik dengan teliti memeriksa setiap detail dari keterangan Rian, mencocokkannya dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan sebelumnya. Mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mendalam, mencoba menggali lebih dalam tentang keterlibatan Rian dalam kasus tersebut.
Rian merasa tekanan semakin meningkat dengan setiap pertanyaan yang diajukan. Dia berusaha menjawab dengan hati-hati dan berpikir sebelum memberikan respons. Meskipun kadang-kadang ia merasa kelelahan dan bingung, Rian tetap berusaha kooperatif dalam menjalani proses penyidikan.
Penyidik menggunakan berbagai taktik dan strategi dalam pemeriksaan, termasuk menghadapkan Rian pada bukti-bukti yang telah dikumpulkan. Mereka mengajukan pertanyaan yang memancing Rian untuk memberikan informasi yang lebih rinci atau mungkin mengungkapkan hal-hal yang belum diketahui sebelumnya.
Bagi Rian, proses pemeriksaan yang intensif ini menjadi ujian yang berat. Ia merasa ditantang dan terus dikejar oleh pertanyaan-pertanyaan yang sulit. Namun, ia berusaha untuk tetap tenang dan menjawab sebaik mungkin, menyadari bahwa kejujuran dan kerjasama adalah kunci dalam proses penyidikan maka dia tidak ingin terkecoh sedikitpun.
Proses penyidikan akan terus berlanjut, dan penyidik akan terus mengumpulkan informasi, menyelidiki bukti-bukti, dan meminta keterangan dari saksi-saksi lainnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kebenaran yang sejati dan memastikan bahwa keadilan terwujud meski sampai saat ini tim penyidik belum dapat menyimpulkan apa apa karena Rian terlalu berbelit.
Rian terlibat dalam proses penyelidikan dengan sikap yang rumit, di mana ia sering memberikan jawaban yang terkesan berbelit-belit. Hal ini membuat proses penyelidikan semakin rumit dan membutuhkan upaya ekstra dari pihak penyidik untuk mengungkap kebenaran.
Rian mungkin menggunakan strategi tersebut untuk melindungi dirinya sendiri atau pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut. Ia mungkin menghindari memberikan jawaban yang langsung dan jelas agar tidak terjebak dalam pengakuan atau pengungkapan yang dapat merugikan dirinya sendiri atau orang lain.
__ADS_1
Sikap berbelit-belit ini memperumit upaya penyidik dalam memperoleh informasi yang akurat dan lengkap. Mereka harus berusaha lebih keras untuk menguak kebenaran di balik kata-kata yang ambigu dan beralih-alih dari Rian.
Penyidik akan terus melibatkan Rian dalam proses pemeriksaan, memberikan pertanyaan yang lebih spesifik dan mendalam untuk mencoba memecah belitannya. Mereka juga akan menggunakan bukti-bukti yang ada untuk mengonfrontasi Rian dengan fakta-fakta yang telah mereka temukan.
Sikap rumit Rian dalam menjalani proses penyelidikan dapat memperpanjang waktu penyidikan dan memperlambat kemajuan kasus. Namun, penyidik akan tetap bertekad untuk mengungkap kebenaran dengan mengumpulkan semua bukti yang ada dan memastikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara teliti dan objektif.
Selama proses penyelidikan, pihak penyidik akan terus berupaya untuk membongkar alur peristiwa, mengumpulkan bukti yang kuat, dan mendapatkan jawaban yang jelas dari Rian. Kesabaran, ketelitian, dan kerja sama antara penyidik dan Rian akan menjadi faktor kunci dalam memperoleh kebenaran yang sejati dalam kasus ini.
Meskipun Rian tidak ingin disalahkan atau mendekam di balik jeruji besi, mencari cara agar proses penyelidikan semakin lambat tidaklah etis dan dapat memiliki konsekuensi hukum yang lebih serius. Tindakan semacam itu dapat dianggap sebagai penghalang atau penghambatan proses hukum yang sedang berlangsung.
Upaya untuk memperlambat proses penyelidikan bisa mencakup berbagai strategi seperti memberikan jawaban yang berbelit-belit, menyembunyikan bukti-bukti yang relevan, atau bahkan mencoba mempengaruhi kesaksian saksi-saksi terkait.
Namun, Rian tidak peduli jika tindakan semacam ini dapat membahayakan integritas dan kepercayaan pada sistem hukum. Jika terbukti melakukan upaya penghambatan atau penghalangan terhadap proses penyelidikan, Rian dapat menghadapi konsekuensi hukum yang serius, seperti tuntutan tambahan atau penghukuman yang lebih berat.
"Lebih baik bagi Anda untuk bekerja sama dengan penyidik dan menghadapi proses penyelidikan dengan jujur dan transparan. Dalam kerjasama yang baik, Anda memiliki kesempatan untuk menjelaskan posisinya, memberikan klarifikasi, atau memberikan bukti yang dapat mendukung. Kamu faham?"
Terlihat Rian yang hanya mengerdikkan kedua bahunya. Dalam situasi ini, penting bagi penyidik untuk tetap profesional, objektif, dan mematuhi prosedur hukum yang berlaku. Mereka akan menggunakan metode penyelidikan yang valid dan mengumpulkan semua bukti yang relevan untuk memastikan keadilan dan kebenaran terungkap.
"Aku punya hak untuk tidak bicara tanpa di temani kuasa hukum! Jadi katakan apapun dan jawabanku akan tetap sama!"
Rian tentu saja dapat mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan pengacaranya untuk memberikan nasihat hukum dan melibatkan mereka dalam proses penyelidikan. Pengacara dapat membantu melindungi hak-hak Rian, memastikan proses hukum yang adil, dan memberikan saran hukum yang tepat. Namun Rian sepertinya tidak menyesali dengan kasus kasus yang menjeratnya.
__ADS_1
"Anda hanya akan mempersulit diri sendiri dengan sikap Anda seperti ini Rian!"