
"Sebagai kuasa hukum seharuanya kau bisa menyelidiki keabsahan bukti bukti itu!"
Biru menatap tajam ke arah kuasa hukum Rian, menunjukkan ketegasannya. "Sebagai kuasa hukum, seharusnya Anda bisa menyelidiki keabsahan bukti-bukti ini sebelum mengajukan argumen. Saya yakin bahwa bukti ini dapat mengubah arah kasus ini secara signifikan." Suara Biru terdengar penuh keyakinan.
Kuasa hukum Rian terdiam sejenak, terkejut dengan pernyataan tegas Biru. Mereka menyadari bahwa mereka telah terlalu terburu-buru dalam mengajukan argumen tanpa melakukan penelitian yang cukup mendalam. Mereka saling berpandangan, merasakan tekanan yang datang dari pihak Biru.
Kuasa hukum itu terlihat memeriksa berkas berkas yang dia miliki sebagai landasan untuk pembelaaan bagi Rian dan Prasetya. Namun nyatanya dua klien yang terlibat tidak memberikan informasi dengan lengkap.
Biru melanjutkan, "Kita harus memastikan bahwa keadilan dijalankan dengan baik. Saya menghargai upaya Anda dalam melindungi klien Anda, tetapi mari kita periksa semua bukti dengan cermat dan melibatkan pihak yang berwenang agar kasus ini dapat diselesaikan secara adil."
Kedua kuasa hukum memandang satu sama lain, menyadari pentingnya untuk kembali ke meja perundingan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kasus ini. Mereka menyepakati bahwa pemeriksaan lanjutan terhadap bukti-bukti baru yang dibawa oleh Biru harus dilakukan sebelum mengambil langkah selanjutnya.
Biru merasa puas karena berhasil menohok kedua kuasa hukum, memberikan kesempatan untuk mengkaji kembali kasus dengan lebih hati-hati. Dia menyadari bahwa memperjuangkan keadilan tidak hanya tentang memenangkan kasus, tetapi juga tentang mengungkap kebenaran dan menjalankan hukum dengan adil
Biru mengeluarkan sebuah dokumen dari mapnya dengan hati-hati. Dia memegangnya dengan tegas, seolah-olah menggenggam kebenaran yang tak terbantahkan. Wajahnya dipenuhi dengan keyakinan dan tekad.
__ADS_1
"Dalam tangan saya, saya memiliki bukti yang tidak bisa disangkal dan akan mengubah pandangan semua orang dalam kasus ini," ucap Biru dengan suara tegas dan penuh kepercayaan.
Semua orang di ruangan itu terperangah. Sorot mata mereka tertuju pada dokumen yang dipegang oleh Biru. Ada keheningan yang mencekam saat mereka menunggu penjelasan lebih lanjut.
Biru menggenggam dokumen tersebut dengan erat, lalu mulai menjelaskan dengan jelas dan rinci apa yang terdapat di dalamnya. Dia mengaitkan setiap detail dengan cerdas dan meyakinkan, memberikan konteks yang diperlukan untuk memahami signifikansi bukti tersebut.
Pandangan orang-orang di ruangan itu berubah, dari kebingungan menjadi kekaguman. Mereka mulai memahami kekuatan dan implikasi dari bukti yang dipersembahkan oleh Biru. Tidak ada ruang bagi keraguan, karena dokumen itu membawa fakta yang tak terbantahkan.
Biru melihat reaksi mereka dengan senyum puas. Dia tahu bahwa bukti itu telah mengubah dinamika kasus, memberikan kejelasan dan kepastian yang sebelumnya tidak ada. Keberhasilannya dalam menemukan bukti ini membuktikan ketajamannya sebagai pengacara yang cerdas dan teliti.
Dalam momen itu, Biru menjadi pusat perhatian, dihormati oleh semua pihak yang hadir. Dia telah membuktikan bahwa kekuatan fakta dan kebenaran dapat mengatasi segala bentuk kebingungan dan keraguan.
Dengan penuh kepercayaan diri, Biru memperlihatkan surat-surat yang berisi data pemindahan dana dari sumber yang bisa dipercaya, yaitu data perusahaannya sendiri. Surat-surat itu menunjukkan transaksi yang jelas dan terperinci, mencatat aliran dana yang terjadi antara rekening perusahaan dan rekening pribadi Rian.
Biru menjelaskan dengan tegas bahwa data ini membuktikan bahwa Rian telah melakukan pemindahan dana secara ilegal, memanfaatkan kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai bagian dari perusahaan. Dia menyoroti setiap poin yang mendukung argumennya, menghubungkan semua petunjuk yang terdapat dalam dokumen tersebut.
__ADS_1
Sorot mata setiap orang di ruangan itu terfokus pada surat-surat itu. Mereka menyaksikan bukti yang kuat dan meyakinkan tentang tindakan Rian yang tidak etis. Semua keraguan dan pertanyaan mereka mulai pudar, digantikan oleh keyakinan bahwa kebenaran akan terungkap.
Kuasa hukum Rian berusaha mencari celah untuk meragukan validitas surat-surat tersebut, tetapi Biru dengan tegas dan mantap menjawab setiap pertanyaan dan keberatan yang diajukan. Dia menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang setiap aspek dokumen dan menjelaskan secara terperinci bagaimana data tersebut diperoleh dan diverifikasi.
Perlahan tapi pasti, suasana di ruangan itu berubah. Terdapat kepastian bahwa Rian telah melakukan tindakan yang melanggar hukum dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Bukti yang disajikan oleh Biru telah mengungkap kejahatan yang tersembunyi.
Biru melihat ekspresi kebingungan dan kecemasan pada wajah kuasa hukum Rian. Dia tahu bahwa dengan bukti ini, keadilan akan segera dijalankan dan Rian akan mendapatkan konsekuensi yang pantas atas perbuatannya.
Dalam momen itu, keberhasilan Biru dalam menemukan dan memperlihatkan bukti yang kuat memberikan rasa kepuasan dan keadilan. Dia telah membuktikan bahwa kejujuran, kecerdasan, dan dedikasi dalam mencari kebenaran dapat mengungkap kejahatan dan melindungi keadilan.
Semua yang hadir di ruangan itu terkesan dengan ketajaman Biru sebagai pengacara dan integritasnya dalam menegakkan keadilan. Mereka menyadari bahwa kebenaran telah ditemukan dan Rian tidak akan bisa menghindar dari akibat perbuatannya.
Biru mengakhiri presentasinya dengan penuh keyakinan, memastikan bahwa kasus ini akan berjalan sesuai dengan hukum dan keadilan. Dia telah membuktikan dirinya sebagai pembela yang gigih dan terampil, yang tak kenal lelah dalam mencari kebenaran.
"Apa bukti ini masih belum cukup untuk menjerat Rian dan Prasetya!"
__ADS_1