Bukan Ayah Anakku

Bukan Ayah Anakku
Bab.138(Proses hukum yang rumit)


__ADS_3

"Apa bukti ini masih belum cukup untuk menjerat Rian dan Prasetya!"


Biru mengungkapkan kekesalannya karena merasa bahwa bukti yang telah dia perlihatkan masih belum cukup untuk menjerat Rian dan Prasetya. Meskipun telah menyajikan data yang kuat dan meyakinkan, proses hukum terkadang membutuhkan waktu yang lebih lama dan banyak pertimbangan yang harus dilakukan.


Biru menyadari bahwa dalam kasus ini, diperlukan upaya tambahan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang lebih konklusif atau menemukan celah hukum yang dapat memperkuat kasus ini. Dia mengerti bahwa dalam sistem hukum, ada prosedur yang harus diikuti dan keadilan tidak selalu diperoleh dengan cepat.


Meskipun kesabarannya mulai terkikis, Biru tetap bertekad untuk melanjutkan perjuangannya dan tidak akan menyerah begitu saja. Dia menyadari pentingnya menjaga integritas dan etika dalam menjalankan kasus ini. Biru terus mencari cara untuk mengumpulkan bukti tambahan dan menguatkan argumennya agar keadilan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.


"Sudah aku bilang dari awal, sebaiknya kita hajar saja mereka! Percuma karena mereka juga pintar bermain main dengan hukum!" sela Alex yang sejak tadi berada di samping Biru.


Dia sadar bahwa meskipun prosesnya memakan waktu dan ada tantangan yang harus dihadapi, tidak boleh ada celah bagi kejahatan untuk lolos tanpa akibat. Biru bertekad untuk melindungi kebenaran, menghadirkan keadilan, dan memastikan bahwa orang yang bersalah mendapatkan hukuman yang setimpal.


"Masih ada waktu sebelum kasus ini naik di meja hijau. Kita lebih baik menghajarnya sampai babak belur Bi!" selanya lagi disaat Biru menunggu mereka yang terlihat tertohok olehnya.


"Pak ... Aku rasa kita sudah cukup memiliki bukti yang kuat. Kita akan terus menyerang mereka dengan bukti bukti yang kita miliki. Kau tenang saja!" Ucap kuasa hukum.


Biru menoleh ke arahnya, berfikir bahwasanya kuasa hukum inilah yang memberi segala informasi pada ayahnya.


Dan karena itu, Biru tidak berniat menjawab pertanyaanya. "Siapkan saja semuanya dengan baik!"


Dengan semangat yang membara, Biru siap melangkah lebih jauh dalam kasus ini. Dia tidak akan mengizinkan kelelahan atau frustrasi menghalangi upayanya untuk mencapai keadilan yang adil.

__ADS_1


Biru, penuh dengan tekad dan keyakinan, menegaskan kepada pihak yang bertanya bahwa mereka harus menyiapkan semuanya dengan baik. Dalam pernyataannya yang singkat dan tegas, Biru ingin menegaskan bahwa dia tidak akan membiarkan dirinya terjebak dalam situasi yang tidak siap atau kurang matang.


Dalam hal itu dapat diartikan bahwa Biru menuntut agar semua pihak terlibat dalam proses penyelidikan dan penuntutan menyiapkan kasus dengan seksama, mengumpulkan bukti yang kuat, dan melibatkan semua pihak yang relevan untuk mencapai keadilan yang sebenarnya.


Biru menunjukkan sikap tegasnya dan menegaskan bahwa dia tidak akan memberikan jawaban yang setengah-setengah atau bermain-main dalam proses ini. Dia ingin memastikan bahwa segala persiapan yang diperlukan telah dilakukan dengan cermat dan profesional sebelum dia bersedia untuk berpartisipasi lebih lanjut.


Pernyataan tersebut juga mencerminkan kesadaran Biru akan pentingnya menjaga integritas dalam proses hukum dan menjamin bahwa semua langkah yang diambil dilakukan secara adil dan sesuai dengan aturan yang berlaku.


Dengan pernyataannya yang tegas, Biru menunjukkan bahwa dia siap untuk menghadapi proses hukum dengan penuh kewaspadaan dan tidak akan mengizinkan dirinya menjadi korban dari kelalaian atau ketidaksiapan pihak lain.


"Baik ... Pak! Kami selaku Tim kuasa hukum akan bekerja dengan baik."


"Mari kita bekerja sama dengan baik dan saling mendukung dalam proses ini," ujarnya pada Biru dengan sikap yang sama tegasnya. "Saya percaya bahwa dengan kerja tim yang solid dan dedikasi yang tinggi, kita akan mencapai hasil yang adil dan memastikan kebenaran terungkap."


Dia mengangguk, menyampaikan pesan kepada kuasa hukumnya bahwa mereka adalah tim yang saling bergantung satu sama lain dalam menjalani perjuangan hukum ini. Dia berharap mereka dapat bekerja sama dengan baik, saling memberikan masukan dan dukungan, serta berpegang teguh pada prinsip keadilan.


Dalam situasi yang sulit seperti ini, dukungan dan kerja sama antara klien dan kuasa hukum sangat penting. Biru menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan kuasa hukum dan menyampaikan kepercayaannya bahwa mereka akan melakukan yang terbaik untuk menjaga kepentingannya.


Dalam suasana yang semakin tegang dan penuh tantangan, kehadiran kuasa hukum yang tegas dan berdedikasi memberikan keyakinan kepada Biru bahwa dia memiliki tim yang siap melindungi dan mewakilinya dengan baik dalam proses hukum yang akan datang.


Terlihat kuasa hukum Rian tampak belum puas dengan situasi tersebut, Biru tetap bersikap tenang dan berusaha mempertahankan pendiriannya. Dia mengerti bahwa dalam persidangan dan proses hukum, masing-masing pihak akan berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkan kepentingannya.

__ADS_1


Biru memahami bahwa kuasa hukum Rian memiliki tanggung jawab untuk melindungi kepentingan kliennya, namun dia tetap yakin bahwa bukti-bukti yang dia ajukan akan memberikan kekuatan yang cukup untuk menjerat Rian dan Prasetya. Dia bersiap menghadapi setiap tantangan yang muncul dengan argumen dan fakta yang kuat.


Biru tidak ingin terjebak dalam perang kata-kata atau konfrontasi yang tidak produktif. Dia tetap fokus pada tujuan utamanya, yaitu membawa kebenaran dan keadilan dalam kasus ini. Meskipun kuasa hukum Rian mungkin berusaha mencari celah atau mengkritik bukti yang diajukan, Biru akan tetap tenang dan menghadapinya dengan kecermatan dan ketegasan.


"Maaf Pak Biru ... Aku di sini sudah melihatnya bahwa bukti bukti itu cacat hukum dan tidak bisa dipertanggung jawabkan karena melakukan pencarian dengan paksaan!" ucapnya pada Biru.


Biru mendengarkan dengan seksama pernyataan kuasa hukum Rian. Dia memahami bahwa kuasa hukum Rian memiliki tanggapan dan argumen yang berbeda terkait dengan bukti-bukti yang diajukan.


Biru tersenyum, tetap tenang dan berusaha menjaga sikap profesional dalam menghadapi situasi tersebut. Dia menghormati sudut pandang kuasa hukum Rian, namun juga memiliki keyakinan yang kuat terhadap keabsahan bukti-bukti yang dia peroleh.


"Terima kasih atas masukan Anda, taoi aku rasa semua itu berkaitan. Lebih tepatnya kita bisa lihat setelah semua bukti terungkap. Saya menghargai pandangan Anda terkait dengan bukti-bukti ini. Namun, saya yakin bahwa bukti yang saya ajukan telah melalui proses penyelidikan yang teliti dan didapatkan secara sah sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Biru dengan tegas.


Biru siap untuk mempertahankan keabsahan bukti-bukti tersebut dalam persidangan, dan dia akan mengandalkan keahlian tim hukumnya untuk memperjuangkan kebenaran. Dia percaya bahwa proses hukum akan memberikan kejelasan dan keadilan dalam menentukan kesimpulan akhir.


Biru menghargai perbedaan pendapat dalam sistem hukum yang adil dan terbuka. Dia berharap bahwa dalam persidangan nanti, semua argumen dan bukti-bukti yang diajukan dapat dinilai secara objektif oleh pihak yang berwenang.


Biru dan tim kuasa hukumnya akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa kebenaran dan keadilan tercapai dalam kasus ini, sesuai dengan proses hukum yang berlaku.


Setiap proses hukum memiliki perjalanan yang panjang dan rumit, dan Biru siap untuk menghadapinya dengan sikap yang teguh dan penuh kesabaran. Dia akan bekerja sama dengan kuasa hukumnya dan melakukan yang terbaik untuk memperoleh keadilan yang pantas bagi semua pihak yang terlibat.


"Sial ... Ini proses hukum yang rumit!"

__ADS_1


__ADS_2