Cewek ABG & Duda Keren

Cewek ABG & Duda Keren
Bully


__ADS_3

Jangan lupa untuk VOTE dan KIRIM HADIAH yaa😘!!!


Follow Juga IG Author : @d.octrayin_ 😘


Author sayang Readers🥰!!!


Happy Reading!!!


*****


Panti Asuhan


Saat ini Arra sudah kembali ke panti asuhan untuk bersiap siap pergi ke sekolah dengan Andra dan Zero yang mengantarnya


"Masuk dulu, Mas" ucap Arra saat mereka sudah berada di depan Panti Asuhan


"Iya, Sayang" jawab Andra yang tentu saja membuat bocah dihadapan nya langsung menatap Andra degan kesal


"Da ada Cayang Cayang" ucap Zero seraya menggembungkan pipi nya membuat Andra dan Arra tertawa seketika


"Kan itu Mami nya Zero berarti Sayang nya Papi dong" celetuk Andra tiba tiba membuat Zero menatapnya dengan tatapan kesal


"HUAAA PAPI JAHAT!!!!!" teriak Zero yang langsung berlari memeluk Arra dan membuat Andra hanya menghela nafas berat


"Mami cuman punya Zero, okay? Berhenti menangis, ganteng"


"Heh kok seperti itu?" protes Andra tidak terima


"Mas, jangan bikin Zero nangis" tegur Arra lembut membuat Andra mau tak mau menurutinya sedangkan Zero sudah menjulurkan lidah kearahnya.


*****


Beberapa menit kemudian, Arra sudah bersiap untuk pergi ke sekolah dengan Andra dan Zero yang akan mengantarnya padahal Arra sudah mengatakan bahwa untuk tidak mengantarnya karena akan menimbulkan fitnah yang tidak tidak namun bukan Andra namanya jika tidak bisa melakukan apa saja


Diperjalanan


"Apakah Mami lama?" tanya Zero yang semakin hari semakin lengket dengan Arra


"Zero sudah janji kan harus pintar pintar sama Papi?" ucap Arra mengingatkan janji Zero tadi pagi


"Hu'um" gumam Zero pelan


"Hari ini bareng Papi ya, harus jadi anak baik, pintar pintar ya ganteng nya Mami"


"Tapi Zelo mau cama Mami"


"Sayang, Mami kan harus sekolah"


"Zelo da bica ikut?" tanya Zero berkali kali padahal dia sudah tau jawabannya


"Noo. Nanti kan Zero bisa ketemu Mami di restoran kemaren"


"Lama" keluh Zero

__ADS_1


sedangkan Andra hanya diam mendengar pembicaraan mereka.


Sudah lengket saja mereka hahaha.-Andra


*****


Depan Gedung SMA


"Mas mau kemana?" tanya Arra panik saat Andra ingin membuka pintu dan keluar dari mobil


"Mau membuka pintu mobil untuk mu, Sayang"


"Nggak, Mas. Nggak perlu kok. Mendingan Mas cepat pergi ke kantor, kasihan Zero pasti udah bosan" ucap Arra menatap Andra dengan puppy eyes nya


"Tapi kan--"


belum sempat Andra menyelesaikan ucapannya, tiba tiba Arra langsung menarik tangannya dan mencium punggung tangan Andra


"Arra belum siap, Mas" ucap Arra tersenyum tipis


"Sayang, Mami keluar ya. Mas, Arra duluan"


Setelah berpamitan dan mencium kedua pipi Zero, akhirnya Arra pun keluar dari dalam mobil dengan berhati hati karena dirinya takut ada yang memergoki nya keluar dari mobil sang CEO terkenal


Saat Arra baru saja keluar dari mobil, tiba tiba ada seorang wanita yang mengemudikan mobil melewati nya dan wanita tersebut menatapnya dengan tajam


"Siapa dia? Mengapa dia keluar dari mobil Mas Andra?" gumam wanita itu pelan


Ya, dia adalah Tania, mantan istri Andra dan Ibu kandung Zero.


*****


Kelas 12


Disinilah Arra berada, didalam kelas yang terlihat masih sunyi karena sebagian besar siswanya memilih untuk pergi ke kantin atau sekedar nongkrong di taman sebelum jam pelajaran dimulai


Baru saja rasanya Arra mendudukkan tubuhnya di meja nya, tiba tiba Viona dan teman teman satu geng berjalan mendekatinya dan langsung menyiraminya dengan air mineral yang dicampur dengan telur busuk dan acan membuat Arra benar benar terkejut


"Hai *****, dapat duit berapa kemaren?" tanya Viona yang menatap Arra dengan tatapan penuh kebencian


"A-aku tidak ada urusan dengan mu, Vio" ucap Arra pelan


"Tidak ada lo bilang?" bentak Viona dengan wajah memerah lalu


"Aw--"


tiba tiba Viona menjambak rambut Arra dengan sangat keras membuat gadis kecil itu hanya bisa diam dengan air mata yang menetes


"Sakit? Makanya nggak usah sok caper lo itu murahan. Sok mau deketin pacar gue, emang lo nggak punya kaca?"


"Hajar aja, Vi"


"Bener tuh, kasih pelajaran"

__ADS_1


celetuk teman teman yang lain


Plakkk


Tamparan keras mendarat mulus di pipi putih Arra hingga membuat gadis itu sungguh terlihat menyedihkan namun untuk mengelus pipi nya saja dia tidak punya keberanian


"Makanya nggak usah sok nyari masalah sama gue"


"Menjijikkan"


Setelah mengatakan itu, Viona mengajak teman temannya untuk pergi dari situ hingga membuat Arra memberanikan diri mengelus pipinya yang memerah akibat tamparan itu


"Harus sesabar apa lagi?" lirih Arra pelan


Sebelum teman temannya masuk ke kelas, Arra langsung berlari menuju toilet wanita untuk membersihkan dirinya, tak lupa untuk mengabari Novi bahwa dirinya akan sedikit terlambat memasuki kelas pagi dengan alasan sedang mulas.


*****


Diperjalanan


"Ada apa dengan ku? Mengapa aku memikirkan Arra? Apakah dia baik baik saja?" gumam Andra pelan saat sedang berada di dalam mobil di perjalanan menuju kantor nya


"Thenapa Papi?" tanya Zero lalu menatap Andra


"Ah tidak apa apa, Sayang" ucap Andra tersenyum tipis.


*****


Toilet Wanita


"Sungguh menyedihkan hidup mu, harus bertahan berapa lama lagi?" lirih Arra pelan dengan air mata yang sudah membasahi wajah cantik nya


Saat ini dirinya sedang membersihkan rambut dan kemeja putih nya dengan menggunakan air dan sabun yang ada di toilet


Tak lama kemudian setelah semuanya selesai, Arra masih berada di toilet karena atasan nya masih belum kering dan dirinya hanya memakai jaket


"Tuhan, aku tidak tau harus bertahan sampai kapan. Aku sungguh lelah menghadapi semuanya. Tunjukkan kuasa-Mu untuk hidup ku Tuhan agar aku tidak berhenti berharap dan percaya kepada-Mu" ucap Arra dalam doa nya


Aku harus kuat demi Ibu dan anak anak Panti, termasuk demi Zero dan Mas Andra.-Arra


*


*


*


Hai guys, author mau kasih kabar bahwa besok dan lusa author ga bisa up karena sibuk ada acara di rumah. Hari berikutnya bakalan up lagi jadi tetap tunggu ya🥰..


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2