Cewek ABG & Duda Keren

Cewek ABG & Duda Keren
Duda


__ADS_3

Jangan lupa untuk VOTE dan KIRIM HADIAH ya🥰😍...


Follow Juga IG Author : @d.octrayin_


Happy Reading Guys🥰😘!!!!


***


“Sial, pergilah ke hotel jika ingin bermesraan.”


Arra benar-benar terkejut saat mendengar suara seseorang yang menggema di ruangannya membuatnya membulatkan mata seketika namun yang ia lihat bahwa Andra tidak peduli dengan siapa yang masuk ke ruangan bahkan ia memperdalam ciuman nya membuat Arra harus memukul pelan lengan Andra yang berada di pipinya


Andra tau siapa yang masuk ke ruangan itu hanya dengan mendengar suaranya membuat Andra malas untuk menghiraukan si pemilik suara sehingga ia masih tetap mencium bahkan memperdalam ciumannya bersama sang kekasih


Arra tak punya pilihan lain selain mencubit keras perut Andra agar bisa melepas ciuman mereka namun membuat lelaki itu meringis kesakitan


Arra hanya menunduk diam bahkan tak berani menatap lelaki yang masuk tadi dan mungkin sedang duduk di sofa menyaksikan kemesraan mereka


Tak lama Arra merasakan tangan Andra mengusap pelan bekas ciuman mereka lalu tersenyum tipis


"Manis."


Seketika Andra dihadiahi tatapan kesal dari Arra membuat Andra lagi-lagi gemas dengan tingkahnya


"Sudah selesai?"


Suara berat seseorang membuat mood Andra hancur seketika


"Ck, apa yang Kak Galuh inginkan? Mengganggu saja"


"Hei bodoh. Kakak disini mengkhawatirkan istri ah bukan calon istri mu. Berani sekali kau bilang Kakak pengganggu"


"Calon istri ku baik-baik saja, Dokter Galuh. Bahkan anda bisa lihat sendiri kami sedang bermesraan"


ucap Andra dengan bangganya membuat Arra lagi-lagi hanya menunduk karena sangat malu


"Andra, kekasihmu malu"


“Hahaha..Ini pengalaman pertamanya, Kak”


“Wow, gadis polos vs duda beranak satu”


“Shit”


Tanpa sadar Arra pun terkekeh mendengar apa yang dikatakan oleh Galuh, Kakak sepupu dari kekasihnya itu


“Apa yang kau tertawa kan? Apa ingin mengejek statusku juga?” ketus Andra yang mendengar gelak tawa sang kekasih


“Tidak, Mas duda. Eh--“


Dengan cepat Arra menutup mulut karena memang sengaja ingin menggoda Andra. Wajah kesal Andra menurutnya sangat lucu dan benar-benar mirip anak kecil


“Arra, ayo Bersatu dengan Kakak”

__ADS_1


“Heh”


“Bersatu apa, Dok?”


“Panggil saja Kak Galuh”


“Baik, Kak. Bersatu apa maksudnya?”


“Menjadi partner untuk membuat Andra kesal”


Arra hanya melongo saat melihat Galuh yang sudah tertawa namun masih sedikit tertahan karena ia tau suaranya mungkin akan membangunkan Zero yang tertidur sangat nyenyak bersama Arra di ranjang rumah sakit


“Jangan terkejut, humor Kak Galuh sangat rendahan”


“Sialan”


*****


Malam itu, Galuh banyak melihat perubahan besar yang ada pada diri Andra yang selama ini ia ketahui sebagai pria beranak satu yang tidak pernah tersenyum, angkuh dan dingin, bahkan ia tidak pernah menanggapi wanita yang ingin mendekatinya namun sekarang lihatlah bagaimana senyum manis Andra selalu terukir saat menatap dalam gadis kecil yang berstatus sebagai anak SMU tersebut, lihatlah matanya yang berbinar saat dirinya tak sengaja bertatapan dengan Arra.


Galuh mengucap syukur berkali-kali kepada Sang Pencipta karena Andra yang sudah ia anggap sebagai Adik kandungnya sendiri pun sudah mendapatkan kebahagiaannya sekarang. Semua rasa sakit yang Andra pendam selama ini berganti dengan rasa bahagia dan ucapan syukur karena dipertemukan dengan orang setulus Arra yang benar-benar tulus mencintainya


Arra, gadis kecil yang masih bersekolah, anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan, bahkan pekerja paruh waktu di sebuah restoran dan minimarket. Gadis sederhana yang mampu memikat hati seorang pria arogan seperti Andra bahkan dengan status dan umur yang terpaut sangat jauh. Mungkin, dengan melihat hubungan Andra dan Arra inilah dirinya mencoba untuk mempercayai adanya cinta yang tulus


Untuk sekarang 20% aku percaya cinta.-Galuh


*****


Andre menatap ragu pintu ruangan Arra saat jam menunjukkan pukul 01:46 WIB yang menandakan bahwa dirinya keluar rumah sejak kejadian di meja makan tadi hingga subuh seperti ini belum ingin kembali ke rumah


“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Andra menatap Adiknya menyelidik


“Entah, aku malas kembali ke yang namanya ”rumah” itu” gumam Andre pelan


Andra yang mengerti situasi pun mulai duduk di sebelah sang Adik dan mengikuti tatapan Adiknya yang menatap pintu ruangan Arra


“Apa kau bertengkar lagi dengan Nyonya Besar?”


“Memang sejak kapan kami akur, Kak?” ucap Andre terkekeh pelan


“Kenapa lagi sekarang?”


“Hanya masalah kecil tapi aku benar-benar tidak ingin bertemu dengan mereka”


“Kau ditampar?”


Pertanyaan Andra setiap melihat Adiknya pergi dari rumah namun pasti akan selalu dibalas dengan senyum tipis


“Tidurlah dirumah Kakak”


“Kak, jika aku meminta Kak Andra menjadi wali ku, bagaimana?”


“Andre, secara hukum tidak akan boleh karena orang tua kita masih ada”

__ADS_1


“Huh, aku lelah berada di rumah itu”


“Jika keputusan mu sudah bulat, rumah Kak Andra terbuka lebar untukmu”


“Nanti saja saat Kak Andra menikah bersama Arra”


“Heh kau ingin melihat calon istriku setiap hari?”


“Jangan berpikiran buruk, Kak. Aku hanya ingin tinggal bersama kalian ya walaupun pertanyaan Kak Andra tadi ada di daftar list ku”


“Sial.”


Tawa Andre kembali saat melihat wajah kesal sang Kakak yang sangat lucu baginya sehingga untuk sesaat ia melupakan kejadian dirumah karena Andra


“Sekarang masuklah ke dalam. Tidur disini dulu dari pada kembali ke rumah dan membangunkan Ibu Leli”


“Jadi? Aku diizinkan untuk bersama Arra?”


“Kau ingin mati?”


“Hahaha…Bapak Andra yang sangat galak dan cemburuan”


“Heh, Kakak masih muda. Enak saja dibilang Bapak”


“Maafkan saya, Kak Andra.. yang.. duda”


Seketika Andre berlari masuk ke dalam ruangan dengan cepat meninggalkan Andra yang mendengus kesal karena diejek statusnya sebagai duda


Tak lama Andra pun melangkahkan kakinya untuk ikut masuk ke dalam ruangan Arra dan melihat Andre yang sudah membaringkan dirinya di sofa namun saat melihat Andra, ia dengan sengaja menjulurkan lidah


“Ck, awas saja kau. Jika tidak ada Arra dan Zero, Kakak akan memotong mu kecil-kecil lalu menjadikanmu makanan ular”


“Anjing tidak makan daging manusia, Kak”


Ps : Ular adalah nama anak anjing peliharaan Zero yang baru-baru ini dibeli oleh Andra karena anaknya merengek minta dibelikan anak anjing. Jika ditanya, mengapa namanya ular? Jawabannya karena Leo yang memberikan nama sehingga membuat Zero sangat senang


“Tidak masalah, dimakan atau tidak yang penting Kakak akan memotong mu”


“Apa Kak Andra psikopat?”


“Iya”


“Wow, ternyata ada juga psikopat berstatus duda”


*


*


*


Hai guys maaf ya baru bisa update, soalnya ada acara dirumah . Malam nanti akan dilanjut lagi jadi jangan bosan ya dengan Arra-Zero-Andra yang masih slow update 🥰..


*

__ADS_1


*


__ADS_2