Cewek ABG & Duda Keren

Cewek ABG & Duda Keren
Elle


__ADS_3

Jangan lupa untuk VOTE dan KIRIM HADIAH yašŸ„°šŸ˜...


Follow Juga IG Author : @d.octrayin_


Happy Reading Guys🄰😘!!!!


*****


ā€œDia adik sepupu, Masā€


ā€œApa?!ā€


ā€œIya, adik sepupu Mas yang Arra lihat waktu ituā€


Arra diam tanpa tau harus mengatakan apa karena ucapan Andra sungguh membuatnya sangat terkejut


ā€œMas jelaskan dari awal ya?ā€ ucap Andra seraya menggenggam tangan Arra dengan lembut


Arra hanya bisa menatap tangan yang telah digenggam oleh sang kekasih


Flashback On


Hari itu, hari dimana Andra sudah menerima jawaban atas segala keraguannya. Keputusan yang sangat besar sudah ia pilih yang membuat Leo harus bekerja sangat keras untuknya


Berkali-kali sudah ditanyakan namun keputusan Andra tetap bulat dengan akan secepatnya menikahi Arra dan tinggal bersama sang kekasih.


ā€œPak Andra yakin Arra akan menerimanya?ā€ tanya Leo yang setengah ragu karena menurutnya ini sungguh terlalu cepat


ā€œApa yang salah?ā€


Leo menghela nafas berat setelah mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Andra seolah dirinya lupa bahwa ia dan Arra hanya beberapa bulan bertemu


ā€œBapak lupa jika Pak Andra dan Arra belum lama bertemu? Apa dengan beberapa bulan cukup untuk mengenal lebih lama? Bapak kan sudah pernah menikah dan pasti mengerti bahwa pernikahan itu serius tidak main mainā€


ā€œWowā€ Andra bertepuk tangan mendengar penjelasan lebar dari Leo yang membuat asistennya menatapnya kesal


Seketika Andra tertawa. ā€œAku bahkan tidak menyadari bahwa pemikiran mu tentang pernikahan juga luas. Menikahlah, Oā€


ā€œSial.ā€


Flashback Off.


*****


Setelah hari dimana Andra memantapkan hatinya, ia mulai sibuk untuk menyiapkan semua kejutan yang akan ia berikan kepada Arra, ya walaupun tidak lepas dari bantuan Leo, si asisten andalan.


ā€œApa harus seperti ini?ā€ tanya Andra yang terlihat ragu


Wanita itu, mendekatkan dirinya dihadapan Andra lalu

__ADS_1


Pletakkk


Sentilan cukup keras mendarat di kening Andra


ā€œApa Kak Andra meragukan ku?ā€ tanya Elle menghela nafas kasar


Andra yang saat itu hendak marah harus menahan diri karena ini pertemuan pertama dengan sang adik sepupu yang sudah lama tidak ia temui. ā€œBukan begitu, tapi bagaimana jika Arra sakit hati?ā€


ā€œYa karena itu kita melakukan ini. Huh, sejak kapan Kak Andra semakin bodoh?ā€ gerutu Elle karena kesal dengan sang Kakak


Leo yang mendengar itu semua hanya menghela nafas karena ia sudah hafal jika Andra dan Elle bertemu maka akan terjadi perang.


ā€œKak Andra, kita melakukan ini untuk melihat bagaimana respon Arra terhadap Kak Andra, lalu setelah itu kita jelaskan agar semuanya beresā€


ā€œEnak sekali bicaramu, Elle. Yang membereskan semuanya kembali lagi akuā€ ucap Leo tiba-tiba


ā€œMakanya menikah, umur sudah tua masih jombloā€ jawab Elle yang membuat Andra seketika tertawa keras.


Ruangan tersebut dipenuhi dengan gelak tawa Andra yang tak kuasa menahan tawa saat melihat Leo diejek oleh sang adik sendiri


ā€œMaka aku semakin melihat kemiripan keluarga iniā€ gumam Leo pelan.


*****


Beberapa hari kemudian, setelah semuanya selesai dijelaskan dan tidak ada lagi kesalahpahaman antara Andra dan Arra, hari ini mereka memutuskan untuk makan siang bersama di restoran seberang Dirgantara Group tempat dimana Arra pernah bekerja.


ā€œAku merindukan bekerja disiniā€ ucap Arra tersenyum tipis saat memasuki restoran tersebut


Ingatan Arra langsung kembali pada beberapa bulan yang lalu dimana ia pertama kali memasuki restoran ini untuk melamar pekerjaan dan berakhir dengan tumpahan susu cokelat di kepala Zero. Memikirkan itu, Arra kembali merasa bersalah dan menyalahkan dirinya karena sedikit terlambat menemui Zero yang pasti sangat ketakutan.


Ada helaan nafas berat yang terdengar saat Arra kembali menatap tempat dimana dirinya dan Gladis beradu mulut. ā€œKasihan sekali, Zeroā€


Karyawan restoran yang pernah diperintahkan untuk membeli pakaian Zero saat itu pun langsung melihat Arra dan berjalan mendekat. ā€œRa, ada apa kemari? Kenapa sendirian saja?ā€ tanya Sisca


Setelah kejadian itu, Arra dan Sisca menjadi semakin akrab terlebih jika Zero sering meminta untuk makan di restoran tersebut membuat Sisca sedikit mengetahui bahwa Arra adalah calon Ibu sambung Zero atau lebih singkatnya bahwa Arra adalah calon istri dari pemilik restoran tempatnya bekerja.


Belum sempat Arra menjawab, tiba-tiba terdengar langkah kaki yang berjalan mendekati mejanya. ā€œMamiā€ ucap Zero yang langsung memeluk kaki Arra


ā€œHalo ganteng, sapa dulu Aunty Siscaā€ ucap Arra tersenyum tipis


Zero pun langsung melepaskan pelukan dan menatap Sisca. ā€œAlo Onty Ikaā€


ā€œHahaha halo anak tampan, dengan siapa Zero kemari?ā€


ā€œBelcama Papi dan Onty Elleā€ ucap Zero bersemangat


Karena melihat Sisca yang sedikit tidak mengerti dengan ucapan Zero, akhirnya Arra membuka suara. ā€œAunty Elle, adik sepupu dari Mas Andraā€


ā€œAku kira dia menamai Pak Leo dengan nama Elleā€. Terdengar gelak tawa Sisca yang masih kagum dengan bocah berumur 3 tahun itu karena hampir setiap hari mengubah nama Leo, asisten pribadi Papi nya.

__ADS_1


Arra yang mendengarnya pun ikut tertawa terlebih mengingat kembali nama terakhir yang Zero katakan saat mengubah nama Leo. ā€œApa kau ingat nama terakhirnya?ā€


ā€œTuan Shoebill?ā€


ā€œHahahahaha..ā€


Zero pun ikut tertawa setelah mendengar kata Tuan Shoebill dimana ia ingat bahwa dirinya lah yang menamai Leo seperti itu. ā€œUntel cepelti coebill, dan benal-benal milipā€


ā€œAstaga, anak iniā€ ucap Andra yang sudah tiba dimeja


ā€œHai Arraā€. Elle pun menyapa Arra karena setelah rencana yang ia buat berhasil, mereka pun belum bertemu secara langsung


Arra sempat terdiam beberapa detik karena mengagumi kecantikan Elle yang sangat luar biasa


Apa ia menyadari bahwa dirinya sangat cantik?-Arra


ā€œHalo, Elle ya?ā€ ucap Arra sopan


Elle pun tersenyum tipis dan menjulurkan tangannya. ā€œSenang bertemu dengan calon ipar kuā€


ā€œHei, jangan seperti ituā€. Arra langsung malu mendengar ucapan yang keluar dari mulut Elle


ā€œSebelum melanjutkan, kita pesan dulu, kasihan Sisca berdiri sejak lama disiniā€ ucap Andra memotong pembicaraan


ā€œAstaga, aku lupa. Maafkan aku, Sisā€


ā€œHei, tidak masalahā€


Setelah memesan beberapa menu, mereka pun duduk diam seraya menunggu pesanan datang


ā€œElle, kau lihat tadi? Kakak ipar mu sangat mudah mengucapkan maaf kepada orang lainā€ ucap Andra tiba-tiba


Elle yang mendengarnya langsung mendengus kesal. ā€œApa Bapak Andra sedang menyindir diri sendiri?ā€ ketusnya


ā€œHei, Kak Andra sedang menyindir muā€ gerutu Andra menatap Elle dengan kesal


ā€œLoh? Bukannya Kak Andra yang selalu menghindar dari kata minta maaf?ā€


ā€œBerkaca lahā€


ā€œTerakhir kali aku berkaca, wajahku nggak berubah hanya bertambah cantikā€


ā€œAstaga, bocah iniā€. Andra hanya bisa mengelus dada melihat kelakukan Elle yang tidak bisa dilawan sedangkan Arra dan Zero hanya tertawa mendengar keduanya berdebat hingga pesanan pun sudah sampai di atas meja.


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2