
Jangan lupa untuk VOTE dan KIRIM HADIAH ya🥰😍...
Follow Juga IG Author : @d.octrayin_
Happy Reading Guys🥰😘!!!!
*****
“O, aku ingin mengenalkan Arra pada media”
“Apa?!”
Ucapan itu, sungguh tiba-tiba.
Bahkan Leo benar-benar terkejut mendengarnya. “Apa harus secepat ini?”
“Ingin menunggu berapa lama lagi?” tanya Andra balik.
Leo membenarkan letak kacamatanya lalu kembali berbicara. “Bagaimana dengan Tuan Besar dan Nyonya Besar? Dan Ibu kandung Zero?”
“Apa kau ingin segera menikah, O?”
“Apa?!”
“Kau sepertinya tidak siap untuk ku repot kan beberapa saat ini”
“Saya tidak bisa menjamin keselamatan Arra ketika situasi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kita tidak akan pernah tau hal apa yang akan dilakukan orang-orang terlebih Ibu kandung Zero saat mendengar bahwa Pak Andra akan menikah lagi. Dan, bagaimana dengan Nyonya Besar yang selalu menjodohkan Pak Andra dengan model itu?”
“Apa aku salah ketika aku ingin mencari kebahagiaanku sendiri?”
“Tidak ada yang salah. Hanya saja ketika Pak Andra mempublikasi tentang calon istri Bapak, akan ada banyak orang yang ingin bermain-main.”
“Lalu?”
“Bertahanlah sebentar. Hingga semuanya sudah mereda.”
Terdengar helaan berat memenuhi mobil.
*****
Hari ini menjadi hari yang benar-benar melelahkan untuk Andra karena hari ini mereka sedang menyiapkan segala sesuatu untuk besok. Ada apa dengan besok? Besok akan menjadi hari yang luar biasa karena kembali Dirgantara Group akan mengadakan pesta ulang tahun perusahaan. Sedikit lebih mewah dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Dirgantara Group sudah membagikan 10.000 selimut untuk beberapa panti jompo yang ada di kota tersebut, 10.000 pakaian layak pakai untuk anak-anak yang berada di panti asuhan, juga 10.000 seragam baru untuk para pelajar yang ada di pelosok-pelosok.
__ADS_1
Sejak seminggu yang lalu, semua orang yang bekerja di perusahaan sedang dibuat pusing karena tahun ini perayaan ulang tahun perusahaan terlihat sangat mewah dari sebelumnya membuat para karyawan harus siap untuk melakukan lembur.
“Apa semuanya sudah beres?” tanya Andra ketika ia dan Leo baru saja sampai di sebuah taman.
Taman yang ternyata sengaja ia buat sebagai wisata umum untuk masyarakat yang hendak menghirup udara segar setelah pulang kerja maupun untuk keluarga yang ingin mengadakan piknik. Taman itu dibangun dengan air mancur yang sangat indah ditengahnya dan prasasti peresmian yang bertuliskan bahwa Dirgantara Group menyediakan wisata umum untuk masyarakat kota dalam rangka ulang tahun perusahaan.
“Semuanya sudah selesai, Pak”
Andra berdecak kagum melihat bekas taman kota yang akhirnya disulap menjadi taman yang sangat indah.
“Aku akan membawa Arra juga Zero kemari kapan-kapan” ucapnya ketika melihat ada banyak sekali mainan dan ayunan yang disediakan.
Benar-benar menjadi referensi yang pas ketika ingin berjalan-jalan sore bersama keluarga atau hanya sekedar ingin berduaan seraya menikmati senja.
“Bagaimana dengan stand?”
“Pak Andra ingin menambahkan jenis makanan apa?” tanya Leo balik
Sejenak, Andra diam-diam memikirkan makanan yang sangat disukai oleh calon istrinya.
“Cilok?”. Leo mengangguk pertanda bahwa stand cilok sudah siap
“Seblak?”. Anggukan kedua terlihat.
“Pempek?”. Lagi.
“Batagor?”. Oke.
“Apa lagi?” gumam Andra pelan
“Makaroni? Rujak? Lumpia cokelat? Pisang cokelat? Keripik kulit ayam? Bolu ubi? Es cendol? Es dawet? Es pisang ijo? Es campur? Sup buah?”
Andra dibuat takjub dengan kepintaran mengingat Leo hingga dirinya tanpa sadar bertepuk tangan.
“Kau sedang menghafal menu, O?”
“Tidak, saya sedang menghafal kesukaan calon istri saya”
Seketika, tendangan keras mengenai kaki Leo.
“Jangan bosan hidup. Aku masih membutuhkanmu”
__ADS_1
*****
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, dimana perayaan besar-besaran akan segera dimulai. Andra selaku Presdir Dirgantara Group pun sudah rapi dengan mengenakan jas berwarna hitam membuatnya semakin terlihat sangat gagah. Begitu pun dengan Andre yang berada di pojokan menggunakan jas hitam yang membuatnya tampak menawan.
Acara pun dimulai dengan memotong pita pada taman yang dihadiahkan kepada masyarakat. Dan stand makanan pun sudah siap menjamu para tamu undangan. Namun, saat sedang menyiapkan makanan dan minuman, terlihat sosok Andra berdiri diatas panggung yang sudah dipersiapkan untuknya mengucapkan sepatah dua patah kata sekalian menyapa para tamu undangan yang sudah hadir.
“Selamat pagi para tamu undangan yang berkenan hadir dalam acara peresmian taman kota dan ulang tahun Dirgantara Group. Hari ini kembali lagi saya selaku Presdir perusahaan memberikan kata sambutan seperti tahun-tahun sebelumnya. Saya berterima kasih kepada para tamu undangan yang sudah hadir dan memeriahkan acara hari ini.
Tidak banyak yang ingin saya ucapkan, seperti tahun-tahun sebelumnya saya ingin kembali mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari masyarakat sehingga Dirgantara Group menjadi perusahaan seperti sekarang. Sebagai hadiah atas dukungan masyarakat hingga sekarang, Dirgantara Group memberikan sebuah taman sebagai wisata umum yang akan digunakan oleh semua kalangan.”
Kata sambutan pun ditutup dengan tepuk tangan yang meriah.
“Papi danteng, apa Zelo akan telcaingi?” ucap bocah 3 tahun itu yang sedang berada cukup jauh dari atas panggung bersama Arra
Arra yang mendengarnya pun seketika tertawa. “Apa Papi terlihat sangat tampan?” goda Arra yang membuat Zero manyun
“Zelo akui Papi danteng cekalang. Ish apa Zelo punya caingan cekalang?”
Arra hanya menanggapinya dengan tertawa karena gemas melihat tingkah lucu Zero yang seolah sedang marah karena ia melihat Andra lebih tampan darinya.
Ya, sebenarnya memang tampan. Pesona duda satu itu benar-benar membuat hati kaum hawa berdecak kagum.
Saat setelah Andra turun dari atas panggung, tiba-tiba MC masuk dan naik keatas panggung.
“Sepertinya, hari ini akan menjadi hari yang sangat berbahagia untuk Pak Andra karena kita sudah membawakan hadiah yang sangat istimewa”
Semua orang sangat tidak sabaran menantikan hadiah apa yang akan didapatkan oleh Andra hari ini. Sedangkan Andra menatap Leo dengan tatapan mengerikan karena ia tak ingin ada rahasia apapun antara dirinya dan Leo untuk acara hari ini.
Terlihatlah Tuan Besar dan Nyonya Besar naik ke atas panggung untuk memberikan kata sambutannya.
Andra menanti dengan harap-harap cemas seraya sesekali menatap Arra yang sedang duduk bersama Zero di sudut belakang karena Zero memang kurang suka dengan keramaian. Ia takut karena dirinya pun sungguh tidak tau hadiah apa yang katanya sangat istimewa sehingga ia dan Leo pun tidak mengetahui hal ini.
Semuanya baik-baik saja, kan?-Andra
Setelah Tuan Besar memberikan kata sambutan, kini saatnya kita akan mengetahui hadiah yang sangat istimewa itu.
“Hari ini kita semuanya bersyukur karena Dirgantara Group kembali merayakan ulang tahunnya. Pada saat yang berbahagia ini, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan tamu undangan sekalian. Hari ini, kami mempunyai kabar yang sangat luar biasa dimana anak kami Andra selaku Presdir Dirgantara Group akan bertunangan dengan seorang model terkenal, Gladis Asyela”
Deg.
*
__ADS_1
*
*