Cewek ABG & Duda Keren

Cewek ABG & Duda Keren
Penculikan


__ADS_3

Jangan lupa untuk VOTE dan KIRIM HADIAH ya🥰😍...


Follow Juga IG Author : @d.octrayin_


Happy Reading Guys🥰😘!!!!


*****


Pagi yang cerah dengan suasana hati yang sedang senang membuat Andra bersemangat pergi ke kantor setelah melihat sang anak yang sudah kembali belajar bersama Mr.Eldo.


Entah apa yang membuat sang Presdir tiba-tiba bersemangat untuk bekerja padahal sebelumnya ia sangat malas bahkan untuk beranjak dari tempat tidur. Jangankan para karyawan, asisten pribadinya saja sampai harus mengerutkan kening ketika melihat Andra sudah rapi sejak pagi.


“O, ayo berangkat” ucap Andra ketika melihat sang sekretaris


Leo hanya diam namun pikirannya sedang bekerja keras bertanya-tanya apa yang sedang dipikirkan oleh Presdir nya ini.


Setelah bertemu dengan Arra, Leo mengira Andra akan kembali menjadi gila mencarinya kemana-mana atau sekedar selalu mengganggu Arra di tempat bekerja namun perkiraannya benar-benar salah karena Andra tidak pernah lagi mendatangi tempat kerja Arra bahkan ia menjadi bersemangat kerja.


“Leo?”


“Maaf, Pak. Ada apa? Kenapa Pak Andra bersemangat berangkat ke kantor?” tanya Leo dengan wajah yang ya tentu saja tetap dingin dan acuh.


Andra terkekeh pelan. “Hanya ingin mengambil cuti beberapa minggu, jadi aku harus bekerja keras sebelum itu.”


Seolah diminta untuk berpikir, Leo kembali mengerutkan keningnya bertanya-tanya untuk apa Andra mengambil cuti? Menikah? Arra saja sudah mencampakkannya dua kali. Entah apa yang ada di pikiran Andra saat ini, Leo saja tidak bisa menebaknya.


“Cuti untuk apa?” tanya Leo yang semakin penasaran.


“Heh, jangan kepo.”


Hanya terdengar helaan nafas berat.

__ADS_1


*****


Pagi ini Arra sudah bersiap-siap untuk kembali ke panti asuhan lamanya dimana malam hari sebelumnya ia sudah meminta izin kepada Ibu Rina dan sudah mengatakan kepada Ibu Dian melalui telepon rumah.


Sebenarnya, jarak dari panti asuhannya yang sekarang dengan panti asuhan yang lama lumayan jauh sehingga Arra harus sedikit terlambat berangkat bekerja karena ia harus membawa beberapa barangnya menuju panti asuhan lama.


“Ibu, Arra permisi ya. Terima kasih sudah memberikan tempat untuk Arra selama ini” ucap Arra yang sedang berpamitan kepada Ibu Rina.


Ibu Rina menatap Arra dengan tatapan penuh arti. “Jangan lupa sesekali mampir kesini, Nak.”


Semoga saja kau selalu bahagia, Nak.-Ibu Rina.


*****


Baru saja taksi berhenti dengan Arra yang keluar dari mobil, anak-anak panti asuhan sudah menunggunya di halaman dan segera membantunya untuk mengangkat beberapa barang lalu membawanya menuju rumah.


Saat melihat Ibu Dian, Arra segera memeluknya. “Ibu, Arra rindu.”


“Bagaimana kabar panti asuhan selama Arra tidak ada?”


“Baik-baik saja. Kau bagaimana? Sudah selesai masalahnya?”


“Bu, Arra harus berangkat bekerja karena sudah sangat telat. Arra pergi dulu ya, Bu.”


Seolah menghindar dari pertanyaan tentang hubungannya dengan Andra, Arra pun segera pamit dan masuk ke dalam taksi yang akan membawanya menuju restoran milik Delon.


*****


Saat ini restoran sangat ramai karena jam siang dimana ada banyak para pekerja kantoran atau anak-anak yang baru saja pulang ke sekolah langsung memilih pergi ke restoran untuk makan siang.


Begitulah kehidupan Arra setiap hari, ia akan selalu melayani para pelanggan yang memilih untuk makan di restoran boss nya selama ia bekerja disini. Sebenarnya, Arra sangat ingin melanjutkan kuliah namun karena terkendala biaya, ia harus mengubur dalam-dalam semua mimpi-mimpinya dan berusaha untuk bekerja mencari uang memenuhi kebutuhan panti asuhan juga kebutuhannya sehari-hari.

__ADS_1


Arra memilih bekerja di restoran hanya sampai 6 jam saja, karena harus bergantian dengan beberapa karyawan yang ada. Karena itulah ia masih mempertahankan pekerjaan paruh waktu di minimarket tempatnya dulu bekerja sehingga ia setiap hari dari pagi hingga malam harus bekerja dengan keras.


“Selamat datang. Tolong sebutkan pesanan anda” ucap Arra ketika bel berbunyi yang menandakan bahwa ada pelanggan yang baru saja masuk ke dalam restoran.


“Paket lengkap sushi” ucap pria itu tersenyum.


Arra segera menuliskan pesanannya. “Baiklah, tunggu sebentar. Pesanan anda akan segera dibuat. Terima kasih.”


Dengan segera Arra menuju dapur untuk memberikan catatan pesanan kepada koki yang ada disana. Sebenarnya, di kasir tersebut ada dua orang namun karena temannya sedang sakit, jadilah hari ini Arra harus bolak balik dapur untuk memberikan catatan pesanan kepada orang-orang yang berada di dapur.


Saat Arra sudah memberikan catatan, ia izin pamit pergi ke toilet dan meminta tolong untuk seseorang yang ada di dapur menggantikan posisinya di kasir sementara ia tidak ada. Setelah meminta tolong, Arra pun segera berjalan menuju toilet khusus yang berada di belakang dapur.


Baru saja ia keluar beberapa menit setelahnya, tiba-tiba ia merasakan bahwa ada orang yang menariknya dengan paksa kemudian menutup mulutnya agar ia tidak berteriak. Sungguh, siapa yang hendak menculiknya ditempat yang ramai seperti itu? Arra tak habis pikir namun pikirannya sangat kacau memikirkan cara bagaimana ia bisa selamat dari penculikan di siang bolong seperti ini.


Pria itu segera membawa Arra menuju mobil yang ternyata sudah ditunggu oleh beberapa orang, tak lama mereka pun menutupi mulut dan mata Arra dengan kain, tak lupa juga untuk mengikat tangan dan kakinya sehingga gadis itu hanya bisa pasrah karena tidak tau harus melakukan apa.


Tak henti-hentinya Arra berdoa agar ia bisa selamat, namun lagi-lagi ia kembali mempasrahkan semuanya pada takdir terlebih ketika ia merasakan mobil semakin menjauh dari restoran membuatnya semakin takut.


Arra masih mendengar jelas orang-orang disekitarnya yang seolah sedang memberikan kabar bahwa dirinya sudah berhasil diculik membuat Arra berpikir mereka hanya orang suruhan dan siapakah bajingan yang sudah merencanakan untuk menculiknya? Apa yang mereka inginkan dari Arra?


Siapapun tolong selamatkan aku.-Arra.


“Target sudah ada ditangan, Pak” ucap salah satu dari mereka yang Arra yakini sedang menelpon boss nya.


Pak? Siapa yang ingin menculik ku? Aku tidak tau sedang mempunyai masalah dengan seseorang. Tuhan, tolong selamatkan aku.-Arra.


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2