
Jangan lupa untuk VOTE dan KIRIM HADIAH yađ„°đ...
Follow Juga IG Author : @d.octrayin_
Happy Reading Guysđ„°đ!!!!
*****
âAku akan menikah dengan pria yang ku cintaiâ
âAPA?!â
âK-kau memiliki kekasih? Pria yang kau cintai? Bukan om tua? Bukan karena hutang?â tanya Novi beruntun sedangkan Arra hanya tersenyum tipis
âSejak kapan? Kenapa tiba-tiba sekali? Ra..kau hamil?â
âNovi..â ketus Arra kesal
âMaaf. Hanya saja itu benar-benar terlalu tiba-tibaâ
âAku akan menceritakan semuanya dan kau diminta untuk tetap diamâ
Novi pun menutup mulutnya rapat-rapat
âPria itu duda beranak satu. Aku dipertemukan dengannya melalui anaknya yang kutemukan di taman saat aku sedang diskors karena uang sekolah. Dia memintaku untuk mengantarnya bertemu Papi nya lalu kami bertemu, anak itu tiba-tiba memanggilku Mami dan membuat semua orang terkejut hingga pria itu meminta ku untuk menikah dengannya. Awalnya aku nggak mau, aku selalu menolak karena perbedaan status kita. Apa daya aku hanya anak yatim piatu sedangkan ia mempunyai pendidikan yang luar biasa.
Namun, pria itu tetap memintaku untuk menikah dengannya namun bukan hanya untuk menjadi Ibu sambung anaknya, tetapi untuk menjadi istrinya juga. Aku masih menolak karena kita memang benar-benar seperti langit dan bumi, Vi. Hingga semuanya mengalir begitu saja dan ya aku bersedia untuk menikah dengannya setelah lulus sekolahâ
Arra tersenyum tipis setelah menceritakan tentang Andra kepada sahabatnya
âRa..umurnya berapa?â
â30 tahunâ
âAnaknya cantik atau tampan?â
âTampanâ
âIbu kandungnya dimana?â
âBercerai dua tahun yang laluâ
âHak asuh di pria itu?â
âIya, baru saja kembali mengajukan banding karena terdapat bukti bahwa Ibu kandungnya nggak bisa menjaga anaknya dengan baikâ
âApa dia tampan?â
Arra hanya tersenyum tipis
âRa..sebentarâ
âAda apa, Vi?â
âAku benar-benar masih nggak nyangka bahwa aku sudah menjadi Auntyâ
âHahaha..Kau kan sudah tuaâ
âRa, apapun perbedaan kalian entah status atau pun umur, jika dia bisa menghargai mu dan menerima mu apa adanya, aku akan jadi orang terdepan yang akan mendukung kalian. Mungkin ini sudah menjadi takdir Tuhan, inilah jalan hidupmu jalan kebahagiaanmu dengan pria yang tepatâ
âNovi, terima kasih banyak. Terima kasih sudah mau berteman dengankuâ
âHei, berhenti berbicara begituâ
âHanya kau teman baikkuâ
âBegitupun denganmu.â
__ADS_1
*****
Disebuah rumah mewah yang terletak ditengah kota, seorang wanita yang baru saja pulang dari jalan-jalan bersama kekasihnya pun mulai masuk kedalam rumah tersebut
âArrgghh aku bisa gila jika Andra tidak memberiku uang lagiâ teriak wanita itu menjadi-jadi
Tiba-tiba ponselnya berdering menandakan sebuah panggilan masuk
âHaloâ
âAku sudah menemukannyaâ
âApa itu?â
âAndra akan menikahâ
âSial. Pantas saja ia mengajukan banding setelah 2 tahun berlalu. Menikah dengan siapa?â
âGladisâ
âWanita yang dijodohkan oleh Ibu nya?â
âIyaâ
âHuh, aku memang tidak akan menang jika melawan wanita itu. Tapi, apakah Andra setuju untuk menikahinya? Bukankah sejak dulu Andra selalu menolak wanita itu bahkan menentang Ibu nya dan memilihku?â
âSepertinya begitu, karena Ibu nya akan merencanakan sesuatu untuk mengumumkan pernikahan merekaâ
âAku tidak peduli. Bagaimana caranya agar aku mendapat uang dari Andra lagi?â
âTidak ada cara lain terlebih saat Andra akan berstatus sebagai suami nanti. Kau tidak akan pernah bisa memoroti nya lagiâ
âIni semua gara-gara Zero. Kurang ajar sekali dia berani-beraninya kabur darikuâ
âDia anakmu, Taniaâ
âAku tidak pernah menganggapnya sebagai anak, aku merawatnya hanya untuk mendapat uang setiap bulan dari Andraâ
âMelihat wajahnya yang benar-benar mirip dengan Andra, aku jadi membencinyaâ
âKau gilaâ
âYa, aku memang gilaâ
âSadarlah sebelum terlambatâ
âJangan mengurusi kehidupankuâ
Karena saking kesalnya, Tania langsung memutuskan panggilan.
*****
Sejak kejadian di kantin, Novi selalu mengekori kemana pun Arra pergi karena penasaran seperti apa wajah calon suami dari sahabat baiknya ini.
Namun, Arra belum berani mengungkapkan identitas Andra kepada siapapun karena memang ia sudah berjanji sebelumnya pada dirinya sendiri agar merahasiakan semuanya hingga lulus.
âRa, ayolah sekali aja aku hanya ingin melihat wajahnyaâ
âKau itu orangnya mudah terkejut, aku hanya takut kau akan berteriakâ
âAh, aku punya ide bagusâ
âAku sedikit kurang yakinâ gumam Arra yang membuat Novi terkekeh pelan
âBagaimana jika aku berkenalan dengannya secara langsung?â usul Novi tertawa
âAku juga berniat akan mengenalkan mu padanya, tapi aku belum membicarakan ini. Jika dia setuju, kau boleh berkenalan dengan merekaâ
__ADS_1
âTentu, bawa juga keponakankuâ
âNovi, kecilkan suaramuâ tegur Arra kesal
âHehehe aku terlalu bersemangatâ
âHuh kau iniâ
âRa, jangan lupakan gaun untukku yaâ
âHei, itu masih lamaâ
âDipikirkan dari sekarang lebih baikâ ucap Novi terkekeh sedangkan Arra hanya bisa menghela nafas melihat sahabatnya yang terlalu excited
âRa, apa pestanya akan sangat meriah?â
âAstaga, aku bahkan belum memikirkan itu semuaâ
âRa, aku gugup. Bagaimana rasanya menikah ya?â
âAnak ini, kau mau ku tutup mulutmu dengan perekat?â
âAduh calon istri orang, jangan marah dongâ bisik Novi yang membuat Arra semakin kesal
âHahaha aku hanya bercandaâ
âSejak tadi kau selalu menggodakuâ
âAku hanya masih belum percaya jika sahabatku ini diam-diam memiliki kekasihâ ucap Novi mengedipkan matanya
âDiam lahâ
âHahahaâ
*****
Setelah pulang dari sekolah, Arra berencana untuk mencoba membicarakannya kepada Andra tentang pernikahan mereka yang diketahui oleh sahabatnya dan tentang sahabatnya yang memaksa untuk berkenalan dengan Andra
âMas akhir-akhir ini nggak bisa, Sayang. Ada banyak pekerjaan di kantor, jadi sepertinya Mas akan lembur karena setelah kita menikah nanti langsung terbang untuk honeymoonâ
âMasâ tegur Arra dengan wajah malu
âKenapa?â
âMas terlalu jauh berpikirâ
âHarus dipersiapkan dari sekarang dongâ
âKenapa Mas nggak cerita kalau sedang banyak pekerjaan? Jika begitu, Zero akan tinggal bersama Arraâ tanya Arra mengalihkan pembicaraan
âMas berencana untuk menceritakannya hari ini karena memang Mas baru memulai semuanya hari ini bersama Leoâ
âKalau begitu biarkan Zero tinggal disini untuk sementara waktu. Dia pasti akan bosan jika dirumah sendirian apalagi Andre juga harus sekolah, kan? Jika disini, masih banyak anak-anak panti yang akan menjadi temannyaâ
âMas nggak mau memberatkan Ibuâ
âIbu pasti akan senang, Mas. Lihat saja setiap hari Ibu selalu minta Zero untuk menginapâ
âApa itu nggak mengganggu Ibu?â
âNggak, Mas. Setelah pulang sekolah pun Arra langsung kembali ke panti, kan? Jadi Arra bisa menemaninyaâ
Perlu diketahui bahwa Arra sudah tidak lagi bekerja di cafe atau minimarket karena ulah siapa lagi jika bukan Andra Dirgantara. Andra meminta Leo mengurus semuanya dan untuk keuangan panti pun ia ditetapkan sebagai donatur utama.
Sebenarnya Arra sempat menolak karena memang sejak dulu ia yang bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan semua orang di panti asuhan, namun Andra terus memaksa dengan alasan bahwa itu tanggung jawabnya sebagai calon suami Arra hingga membuat gadis maupun Ibu panti tak berkutik.
*
__ADS_1
*
*