Cinta Ameena

Cinta Ameena
Saran Mantan Suami


__ADS_3

Untari yang mendengar ucapan Ameena barusan yang mengatakan kalau saat ini Richi dipenjara tentu saja terkejut bukan main, ia bertanya pada Ameena kenapa Richi dapat dipenjara. Awalnya Ameena tidak mau mengatakan dengan jujur pada Untari mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada Richi sampai-sampai suaminya itu bisa masuk penjara akan tetapi karena Untari memaksanya untuk mengatakan yang sebenarnya maka Ameena pun tidak memiliki pilihan lain selain menceritakan sejujurnya pada Untari mengenai kasus yang tengah membelit Richi.


“Ya Allah, sudah aku duga kalau pria itu bukanlah orang yang baik,” ujar Untari setelah mendengar semua cerita Ameena barusan.


“Mama jangan salah paham pada Richi, dia itu orang yang baik,” ujar Ameena yang masih saja membela suaminya.


“Ameena, kalau memang dia bukan orang baik kenapa dia bisa berurusan dengan hukum karena melakukan penganiayaan pada orang lain?”


Ameena tidak dapat mendebat apa yang dikatakan oleh Untari barusan karena memang faktanya Richi telah melakukan kejahatan dan memang sudah sepatutnya Richi memertanggung jawabkan semua perbuatan yang telah


ia lakukan di mata hukum akan tetapi Ameena masih merasa bahwa dalam kasus ini Boy sengaja ikut campur tangan hingga membuat Richi dipenjara.


“Boy tidak salah Ameena, dia menjadi korban di sini dan wajar sekali kalau dia melaporkan Richi ke polisi karena tindakan bar-bar pria itu.”


Ameena menghela napasnya panjang karena percuma saja kalau ia berbicara dengan Untari yang masih saja membenci suaminya, Untari kembali membujuk Ameena untuk menceraikan Richi namun Ameena mengatakan bahwa ia tidak akan pernah bercerai dengan Richi karena ia yakin kalau Richi akan berubah.


“Tolong Mama menghargai keputusanku.”


Untari nampak begitu sedih dengan keputusan yang sudah Ameena buat ini, ia tentu saja menyayangkan keputusan Ameena namun ia tidak dapat melakukan apa pun karena Ameena sendiri yang telah memutuskannya.


“Baiklah, Mama tidak akan ikut campur terlalu dalam soal rumah tanggamu, akan tetapi saran dari Mama lebih baik ceraikan Richi saja.”


****


Nandhita tidak menyangka setelah sekian lama ia tidak berjumpa dengan Jose kini ia dapat berjumpa bahkan bisa dekat dengan pria ini lagi setelah apa yang pernah terjadi di antara mereka berdua yang berakhir merenggangnya hubungan keduanya. Jose sendiri nampak ingin sekali kembali memperbaiki hubungannya dengan Nandhita yang dulu sempat rusak dan Nandhita sendiri masih ragu untuk memperbaiki hubungan mereka seperti dulu lagi.


“Nandhita, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?”

__ADS_1


“Apa yang ingin kamu tanyakan?”


“Apakah kamu benar-benar mencintaiku?”


“Untuk apa kamu menanyakan semua itu?”


“Karena aku penasaran sebenarnya apa yang kamu rasakan padaku, apakah rasa suka itu hanya sebatas nafsu belaka atau memang melibatkan cinta di dalamnya?”


Nandhita nampak terdiam sejenak mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Jose barusan, setelah memikirkan jawaban terbaik untuk menjawab pertanyaan dari Jose maka Nandhita pun memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan dari pria itu. Nandhita mengatakan pada Jose pada awalnya ia berpikir bahwa hubungannya dengan Jose hanya akan berakhir pria itu sebagai pelampiasannya saja dari Hanif yang bersikap dingin padanya sejak hari pertama mereka menikah akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan intensitas keduanya bertemu maka benih-benih cinta itu pun muncul di dalam hatinya.


“Kamu tahu ketika aku memergokimu dengan wanita itu membuat hatiku sangat hancur, Jose.”


****


Untari tiba di rumah dengan menghela napasnya berat, ia masih tak habis pikir dengan keputusan Ameena yang masih ingin memertahankan rumah tangganya dengan Richi padahal jelas-jelas Richi itu bukanlah pria yang


“Mama barusan bertemu Ameena dan Mama baru mengetahui sesuatu hal yang sangat menyebalkan, Ameena rupanya kembali pada Richi.”


Hanif yang mendengar itu sontak saja terkejut, ia nampak tak percaya dengan apa yang mamanya katakan barusan. Untari mengatakan pada Hanif bahwa saat ini dirinya sama sekali tidak sedang bercanda karena ia mengatakan hal yang sejujurnya.


“Mama benar-benar heran sebenarnya apa yang sudah Richi lakukan sampai-sampai Ameena dapat memercayainya kalau ia sudah berubah?”


“Aku tidak mau terlalu banyak berkomentar mengenai hal itu, apakah Mama sudah bertemu dengan Richi?”


“Richi dipenjara saat ini karena dia telah melakukan kejahatan pada Boy, dia menganiaya Boy yang berujung Boy masuk rumah sakit.”


Hanif kembali terkejut karena rupanya Richi telah melakukan tindakan kriminal yang berujung dipenjara pada Boy, Hanif pun juga penasaran sebenarnya apa yang menjadi pertimbangan Ameena untuk kembali pada Richi.

__ADS_1


****


Ameena tidak menyangka kalau hari ini ia akan kedatangan tamu yang tidak lain adalah Hanif, ia mempersilakan Hanif untuk masuk ke dalam rumahnya dan Hanif pun duduk di kursi ruang tamu sementara Ameena sendiri ingin menyiapkan minuman untuk Hanif namun ditolak olehnya.


“Aku datang ke sini tidak untuk berbicara panjang lebar, aku hanya ingin menanyakan sesuatu padamu dan aku harap kamu mau menjawabnya dengan jujur.”


“Baiklah apa yang hendak Mas Hanif tanyakan padaku.”


“Apakah benar kalau kamu kembali ke rumah ini karena bujuk rayu Richi?”


“Apakah mama yang telah bercerita pada Mas Hanif mengenai hal ini?”


“Ameena sebenarnya apa yang kamu pikirkan sampai-sampai mau kembali pada Richi? Kamu lupa atas apa yang pernah ia lakukan padamu?”


“Aku ingat semuanya Mas, akan tetapi Richi sudah berubah dan ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan jahatnya lagi padaku.”


“Iya, dia sudah berjanji padamu namun dia telah berbuat kejahatan lain dengan menganiaya Boy hingga sekarang dia mendekam di balik jeruji besi, apakah itu belum cukup untuk membuktikan bahwa Richi bukanlah orang yang baik untukmu Ameena?”


“Mas Hanif, aku sangat berterima kasih karena Mas Hanif begitu peduli padaku akan tetapi aku tahu apa yang terbaik untuk hidupku jadi tolong Mas Hanif jangan terlalu ikut campur dalam masalah pribadiku.”


****


Boy tiba di rumah Ameena, ia hendak menemui Ameena dan membujuk wanita itu supaya kembali bekerja di rumah mereka, akan tetapi saat Boy tiba di rumah ini ia melihat mobil Hanif yang terparkir di depan mobilnya. Boy tentu saja penasaran apa yang membawa Hanif ke sini, maka tanpa membuang banyak waktu lagi, Boy segera turun dan bergegas masuk ke dalam rumah untuk mencari tahu sebenarnya apa yang Hanif lakukan di rumah ini. Baru saja Boy masuk ke dalam pekarangan rumah Ameena, ia melihat Hanif dan Ameena keluar dari dalam rumah dan mereka terkejut melihat kedatangan Boy yang tidak mereka duga sebelumnya.


“Boy, apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Hanif.


“Aku datang ke sini untuk menemui Ameena,” jawab Boy.

__ADS_1


__ADS_2