Di Kala Cinta Menyapa

Di Kala Cinta Menyapa
Season 2 : Episode 117


__ADS_3

Balik ke topic di mana hari ini di laksanakan ulang tahunnya Anind dimana semua dekorasi acaranya berwarna pink dan kuenya di penuhi dengan aneka coklat. Jangan tanya kenapa karena sang putri itu sangat menyukai coklat dan warna pink seperti sang bunda.


“Re, dia semakin cantik aja.” Puji Hanna memandang Anind yang ada dalam genggaman Freya.


“Iya kan boy?” tanya Hanna menatap putranya yang menatap Anind.


“Kau bisa aja Han.” Jawab Freya.


“Aunty Hanna jangan menjodohkan adikku dengan anakmu. Aku tidak menyetujuinya.” Ucap Anand tiba-tiba saja sudah ada di samping Freya dan Anind.


Hanna yang mendengar putra sulung sahabatnya itu bicara hanya bisa tertawa, “Kenapa sayang? apa karena anak aunty ini tidak ganteng atau tidak kaya seperti dirimu?” tanya Hanna menatap Anand.


Anand kecil menggeleng, “Bukan begitu aunty. Aku hanya tidak mau jika adikku di jodoh-jodohkan.” Ucap Anand final. Lagi-lagi Hanna tertawa.


“Re, putramu benar-benar posesif.” Ucap Hanna. Freya pun hanya tersenyum karena dia memang sudah hafal betul sifat sang putra.

__ADS_1


Anand pun segera mengajak Anind pergi, Danish yang melihat itu menatap Hanna dan Freya seolah-olah meminta izin untuk mengikuti mereka, “Pergilah sayang.” ucap Freya tersenyum.


“Terima kasih aunty.” Jawab Danish girang lalu berlari menyusul dua anak kecil yang sudah masuk ke dalam rumah.


Hanna dan Freya pun hanya tertawa melihatnya, “Sepertinya putraku memang sudah sangat menyayangi putrimu Re.” ucap Hanna.


Freya pun mengangguk, “Hey, kakak ipar apa yang kalian tertawakan?” tanya Salwa ikut bergabung sambil menggendong putri kecilnya.


“I-itu.” Tunjuk Hanna dan Freya.


“Yah, kasihan putraku itu harus menghadapi dua penjaga yang sangat posesif.” Ucap Hanna masih saja tertawa.


“Bukan dua tapi empat nanti karena dia memiliki dua penjaga lainnya yang masih kecil.” Timpal Salwa.


“Ah kau benar kak.” Ucap Hanna mengingat Freya juga memiliki dua putra kembar.

__ADS_1


“Sudahlah biarkan saja itu menjadi takdir mereka nanti. Kita hanya akan mendukungnya.” Ucap Freya. Salwa dan Hanna pun menyetujuinya.


Semua rangkaian acara ulang tahun Anind princess kesayangannya Alvino dan Freya itu berjalan lancar.


***


Tiga minggu berlalu, kini kembali di rayakan ulang tahun di rumah Alvino dan Freya untuk putra sulung mereka tapi acaranya di buat sederhana karena itu keinginan sang putra yang hanya meminta untuk di rayakan sederhana dan lebih baik uang untuk membuat pestanya di sumbangkan kepada yang membutuhkan, begitulah pinta putra sulung mereka itu. Alvino dan Freya pun tentu saja menyetujui permintaan sang putra yang sangat mulia itu.


“Selamat ulang tahun untukmu boy.” Ucap Salwa kepada keponakan gantengnya itu.


Anand pun hanya tersenyum membalasnya lalu menerima hadiah dari aunty-nya itu yang di panggilnya dengan mami.


Devano yang tengah menggendong putri mereka pun mengucapkan ulang tahun sambil tersenyum, “Selamat untukmu boy.” Ucapnya.


“Terima kasih Pih” jawab Anand dan langsung mendapat anggukan dari Devano karena dia tidak menyangka anak dari kakak iparnya sekaligus sahabatnya itu begitu dewasa dalam bersikap padahal dia baru berumur 4 tahun.

__ADS_1


Semua keluarga pun mengucapkan ulang tahun mereka dan tidak lupa juga dengan hadiah. Anind pun tidak ketinggalan memberikan hadiahnya untuk sang kakak yang paling dia cintai dan paling menyayanginya walau kadang membuatnya kesal karena sifat posesif kakaknya yang melarangnya ini itu tapi dia juga mengerti bahwa kakaknya melakukan itu karena menyayanginya.


__ADS_2