Di Kala Cinta Menyapa

Di Kala Cinta Menyapa
Season 2 : Episode 131


__ADS_3

Tepat hari ini Freya akan di bawa oleh Alvino ke Singapore, semuanya telah siap tapi saat akan di bawa kondisi Freya kembali drop.


“Dokter, ada apa dengan istriku?” tanya Alvino khawatir karena melihat sang istri tiba-tiba saja mengalami kejang-kejang.


“Tuan, jangan khawatir. Suster Freya sebentar lagi akan segera sadar.” Jawab dokter.


Alvino yang mendengar itu tidak percaya, “Sungguh dokter? Anda gak sedang berbohong kepada saya kan?” tanya Alvino.


“Iya tuan. Nyonya Freya akan segera sadar.” Ucap dokter.


Alvino yang mendengar itu pun segera melakukan sujud syukur, “Terima kasih dokter. Apa bisa saya menemuinya?” tanya Alvino.


Dokter itu pun mengangguk, “Silahkan tuan.”


Alvino, Mami Sinta, Papi William, Papa Khabir, dan Mama Najwa pun segera masuk bersama ke ruang perawatan Freya begitu mendapat izin dari dokter. Yah, orang tua Alvino dan orang tua Freya memang datang ke rumah sakit untuk mengantar Freya ke Singapore.


Alvino segera mendekati istrinya itu, “Sayang, ini aku. Kamu tahu aku sangat senang hari ini karena mendengar dokter berkata kau akan segera sadar. Aku menunggumu sayang.” ucap Alvino mengecup kening sang istri.

__ADS_1


Mami Sinta, Mama Najwa, Papa Khabir dan Papi William pun bicara pada Freya walau tidak di jawab oleh Freya, “Nak, bagaimana keberangkatanmu ke Singapore?” tanya Papi William.


“Tentu saja akan aku tunda sampai dia sadar. Jika dalam dua hari dia tidak sadar maka aku akan tetap membawanya Pih.” Jawab Alvino.


Papi William pun mengangguk menyetujuinya begitu juga dengan yang lain.


***


Keesokkan paginya, “Dokter kenapa dia belum sadar juga sampai sekarang?” tanya Alvino pada dokter karena Freya masih setia menutup matanya.


“Baiklah dokter.” Jawab Alvino.


Dokter itu pun pergi, “Re, kapan kau sadar? Lihatlah suamimu menunggumu bahkan dia tidak meninggalkan ruangan ini karena dia ingin saat kau membuka matamu nanti dialah orang pertama yang kau lihat.” Ucap Hanna berbisik pada Freya. Tanpa orang sadari Freya menggerakkan jarinya seolah merespon ucapan Hanna.


“Tuan, saya keluar dulu.” Ucap Hanna berlalu.


Alvino pun mengangguk lalu menatap sang istri yang masih setia menutup matanya.

__ADS_1


Siang harinya, Freya sadar dia melihat sang suami yang tertidur sambil duduk dengan kepalanya di ranjang Freya. Freya yang melihat itu tersenyum karena dia melihat suaminya itu pertama kali dia membuka matanya, “Hubby!” panggil Freya lemah menyentuh rambut suaminya itu.


Alvino yang merasa ada yang menyentuhnya pun terbangun dan segera melihat Freya yang sudah sadar, “Sayang, kamu sudah sadar?” tanya Alvino meneteskan air mata lalu langsung memeluk sang istri dan menghujani Freya dengan ciuman.


Freya pun hanya berusaha tertawa, “By geli.” Ucap Freya.


“Kapan kau sadar sayang? Apa sudah lama?” tanya Alvino.


Freya menggeleng, “Baru aja.” Jawabnya.


“Ouh apa ada yang sakit sayang, tunggu di sini aku akan segera memanggil dokter.” Ucap Alvino tapi di tahan oleh Freya.


“Aku gak apa-apa By. Aku ingin hubby tetap di sini. Aku merindukanmu By.” Ucap Freya lemah sambil tersenyum.


Alvino segera duduk dan menggenggam tangan Freya erat, “Aku lebih merindukanmu sayang. Terima kasih telah kembali lagi.” Ucap Alvino menciumi tangan Freya.


Alvino yang tidak di izinkan oleh Freya untuk pergi pun terpaksa menelpon dokter agar ke ruangan perawatannya. Setelah dokter tiba mereka segera memeriksa keadaan Freya dan semuanya baik-baik saja.

__ADS_1


__ADS_2