Di Kala Cinta Menyapa

Di Kala Cinta Menyapa
Episode 6


__ADS_3

3 hari berlalu dengan cepat baik Freya maupun Alvino sama-sama sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Dan selama 3 hari ini juga Adelio mengumpulkan semua informasi mengenai Freya. Dan akhirnya setelah dia mencari semua informasi Freya berhasil dia dapatkan tanpa terlewati. Dan saat ini dia sedang menuju ruangan Alvino untuk menyerahkan dokumen itu.


Tok tok tok


“Selamat pagi pak!” sapa Adelio setelah dia masuk ke dalam ruangan


“Pagi, masuk!” balas Alvino yang kini tengah sibuk dengan dokumen


“Ini pak dokumen yang bapak perintahkan untuk saya selidiki” ucap Adelio sambil menyerahkan dokumen itu kepada Alvino. Alvino yang mendengar kata selidiki langsung merespon dan mengambil dokumen itu dari tangan asistennya itu.


“Cepat banget, makasih yaa lio” ucap Alvino sebelum membaca dokumen itu


“Yaa sudah pak saya pergi dulu, silahkan membaca profil nona muda” ucap Adelio berlalu pergi


Alvino pun segera menyelesaikan dokumen-dokumen penting masalah kantornya dulu sebelum membaca profil gadis yang telah mengganggu tidurnya akhir-akhir ini. Setelah dia menyelesaikan semua dokumennya, dia pun segera memulai membuka dokumen profil Freya, disana tertulis dengan jelas semua informasi mengenai Freya


Mulai dari identitasnya, identitas keluarganya, pekerjaannya, hal-hal yang di sukai dan tidak dan berbagai macam kegiatannya semua tertulis jelas dan tertata rapi. Alvino membaca itu sambil terkagum-kagum atas semua pencapaian yang dimiliki oleh gadis itu. Bagaimana tidak disaat dia masih kuliah dia telah menjadi pembicara dalam seminar daerah maupun nasional. Selain itu juga mempunyai uasaha fotokopy yang ramai. Tapi satu hal yang membuat Alvino merasa aneh, katanya dia memiliki sifat tertutup tapi bagaimana bisa menjadi pembicara seminar.


Alvino yang sangat terkagum-kagum akan pencapaian yang dimiliki Freya pun segera mencari di media social tentang seminar-seminar yang Freya menjadi salah satu pembicaranya dan segera mengikuti semua media socialnya Freya. Dia yang sangat jarang membuka aplikasi media social, dia yang memiliki akun tapi jarang mengupdate kesehariannya tiba-tiba menjadi seorang yang aktif dimedia social hanya untuk melihat kegiatan Freya.


Setelah hampir 4 jam dia melihat semua kegiatan Freya, akhirnya dia menghentikan semua itu sambil tersenyum karena merasa bangga telah mengetahui sosok yang dicintainya itu adalah seseorang yang mengagumkan walaupun berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah. Kalian jangan kaget dengan kenapa dia mengatakan sosok yang dicintainya karena entah kapan hal itu dia sadari tapi yang pasti dia telah memantapkan hatinya hanya untuk Freya. Lalu bagaimanakah dengan Freya?


######


Saat ini Freya dan Hanna baru saja kembali dari ruangan dosen pembimbing mereka untuk konsultasi proposal mereka.


“Re, kita kesana dulu yuk!” ajak Hanna sambil menarik tangan Freya menuju sebuah gedung untuk duduk


“Re, kapan seminarmu?” Tanya Hanna setelah mereka duduk.


“Lusa, kenapa?” ucap Freya


“Yaa.. aku sendirian lagi dong kan kau akan menghadiri seminar itu” ucap Hanna


“Gak juga kali Han, kan seminarnya juga online, lagian juga kan kita gak akan ke kampus jadi kemungkinan aku akan bergabung dari rumah” jawab Freya


“Ohiya yaa.. memang kita gak akan ke kampus. Ohiya jam berapa Re seminarmu?” Tanya Hanna


“Jam satu” jawab Freya


“Ya udah deh nanti aku akan ikut gabung juga mau mendengar ilmu dari temanku ini”ucap Hanna sambil memeluk Freya dari samping

__ADS_1


“Hehehehh,, materinya juga sudah kau ketahui kok” jawab Freya


“Yaa gak apa-apa dong pasti tetap ada yang akan aku dapat” ucap Hanna kekeh


“Baiklah terserah kau, yang penting jangan bosan nanti” ucap Freya


“Tentu saja mana mungkin aku bosan” balas Hanna


“Ohiya, apakah materinya sudah selesai Re?” Sambung Hanna


“Iya, sudak kok, sudak ku kerjakan semalam” jawab Freya


“Ya sudah kalau begitu. Ayo kita pergi” ajak Hanna


Mereka pun segera mengendarai sepeda motor mereka masing-masing. Hanna kambeli ke kosnya begitu pun dengan Freya yang kembali ke rumahnya di desa.


######


Keesokan harinya di kantornya Alvino


“Lio, ke ruanganku sekarang?” panggil Alvino


Tidak lama kemudian Adelio pun sudah sampai di dalam ruangan Alvino.


“Ohiya Lio, tolong atur jadwalku kembali!”perintah Alvino


“Ada apa pak? Apakah jadwalnya salah?” Tanya Adelio sambil memeriksa jadwal bosnya itu melalui tab


“Kosongkan jadwalku bsok jam 1. Jika ada pekerjaan atau orang yang ingin ku temui ubah jadwalnya menjadi hari ini atau besok sebelum jam 11, jangan lewat dari itu. Jika mereka gak bisa maka undur ke hari lain” jawab Alvino panjang lebar


“Apa kau ada kegiatan lain bro?” Tanya Adelio dalam mode teman


“Pokoknya aku ada urusan penting” jawab Alvino


“Urusan penting apa yang sampai menyuruhku mengubah jadwal?” ucap Adelio berpikir karena tidak biasanya bosnya itu mengubah jadwal dan sambil melihat handphonenya


“Apakah karena ini?”Tanya Adelio menggoda sambil memperlihatkan jadwal seminar dari handphonenya


Alvino hanya melirik handphone asistennya itu sekilas


“Baiklah-baiklah akan aku ubah jadwalnya, sepertinya tuan muda kita ini ingin menghadiri seminar nona muda” ucap Adelio menggoda.

__ADS_1


“Sudah sana kau pergi”usir Alvino


“Baik pas bos aku akan pergi. apa perlu kudaftarkan pak bos?” Tanya Adelio


“Sudah aku mendaftar” jawab Alvino


“Wow. Baiklah. Semangat pak bos” ucap Adelio sambil membuka pintu


“Eee.. tunggu!” tahan Alvino


“Iya, ada apa pak bos?” Tanya Adelio


“Jangan memantau media sosialnya”ucap Alvino tanpa memandang asistennya itu


“Hahahah.. baiklah apa tuan muda kita ini sedang cemburu?”goda Adelio


“Sana kau pergi” usir Alvino


Adelio pun segera keluar sambil tertawa karena tidak menyangka tuan mudanya itu benar-benar jatuh cinta kepadaseirang gadis sampai seperti itu.


######


Singkat cerita, kini Freya sedang bersiap-siap untuk melakukan seminar.


“Re, apa kau mau pergi kuliah?” Tanya mamahnya karena melihat Freya sudah mengganti pakaiannya


“Gak mah, Reya hanya akan mengikuti seminar” jawab Freya menatap mamahnya itu


“Ikut? Atau kau yang jadi pembicaranya?” Tanya mamah Freya


“Hehehh, jadi pembicaranya mah” jawab Freya cengesan


“Akhh ya sudah kalau begitu mamah akan pergi menyusul papahmu, kamu sendiri disini adik-adikmu sepertinya masih lama di sekolah karena ada kegiatan yang harus mereka ikuti” pamit mamahnya Freya


“Baik mah, hati-hati” ucap Freya


Akhirnya jam satu tepat acara seminar dimulai dan Freya pum sudah bergabung dan mulai menjelaskan materi yang dia bawakan. Begitupun dengan Alvino dia sudah bergabung dan mendengarkan dengan seksama apa yang dibicarakan oleh gadis yang dicintainya itu. Tapi sayang Alvino mematikan kameranya.


Dua setengah jam seminar itu akhirnya selesai dengan berbagai macam pertanyaan. Tapi Alvino hanya mendengarkan tanpa bertanya.


Dia hanya mengagumi bagaimana gadis itu bicara dengan sangat lancar tanpa ada terkesan bahwa dia memiliki tipe kepribadian introvert.

__ADS_1


Happy Reading readers😊


Jangan Lupa Like, Vote dan Komen yaa Guys..🙏🙏


__ADS_2