Di Kala Cinta Menyapa

Di Kala Cinta Menyapa
Episode 15


__ADS_3

Singkat Cerita, kini tak terasa Freya dan juga Hanna sudah menjadi mahasiswa semester 8. Dalam dua bulan terakhir ini banyak yang terjadi, baik Freya maupun Alvino.


Tapi satu hal yang menarik yaitu hubungan Adelio dan Hanna, mereka telah menjalin sebuah komitmen. Adelio mengungkapkan perasaannya saat terakhir dia menjalankan perintah Alvino untuk mencari tahu tentang Freya. Adelio juga menjelaskan semuanya kepada Hanna, sehingga Hanna pun mendukung apa yang dilakukan kekasihnya itu untuk temannya.


Akhirnya Hanna-lah yang menjadi mata-mata untuk Adelio. Karena Adelio menjelaskan kepada Hanna ini adalah sebuah rahasia dan Hanna pun hanya ingin kebahagiaan untu temannya itu yang telah dia anggap sebagai saudara. Bisa dikatakan hubungan mereka lebih dari seorang sahabat.


“Han, apa kau masih sering berhubungan dengan kak Lio?” tanya Freya saat mereka sedang duduk bersantai, karena penasaran akan hubungan Adelio dan juga temannya itu.


“Iya, Re.” jawab Hanna karena Hanna belum mengatakan kepada Freya bahwa dia dan Adelio menjalin sebuah komitmen.


“Ouh,, tapi bukannya kak Lio sudah lulus S2 yaa Han? Lagian dia juga sudah jarang bergabung dengan kita?”Tanya Freya merasa ada yang janggal dengan Adelio.


“Ouh,, soal itu yaa Re, kak Lio itu dia sudah menjadi seorang asisten makanya dia sudah gak bisa bergabung dengan kita lagi”Jawab Hanna berusaha agar Freya gak bertanya lagi karena dia sepertinya akan sulit menyimpan rahasia dari Freya, bisa-bisa dia nanti keceplosan.


“Kamu tahu darimana Han? Kan kak Lio gak memberitahu kita?” tanya Freya lagi.


“Kok, kamu menjadi sepertiku ya Re, jadi tukang kepo.”jawab Hanna.


“Kan, sekali-kali bisa dong Han. Sepertinya aku memang telah terjangkit virusmu” Ucap Freya.


“Hahaha,, baiklah-baiklah sepertinya. Tapi aku malas suka kau seperti ini Re, setidaknya kamu lebih ceria gak dingin”Ucap Hanna.


“Itu hanya berlaku buat orang yang dekat denganku Han, gak berlaku bagi orang yang gak ku kenal” Ucap Freya.


“Iya-iya aku tahu kamu kok, tapi aneh yaa.. bisa-bisanya kamu yang susah bersosialisasi, bisa menjadi pembicara seminar-seminar” ucap Hanna.


“Sudah sekarang aku gak ingin membahas tentangku karena aku penasaran dengan hubunganmu bersama kak Lio” Ucap Freya.


“Huh, ku pikir kau sudah melupakannya! Ternyata kau sangat penasaran ya”Ucap Hanna.


“Tentu saja. Sekali-kali kau itu harus merasakan menjadi aku saat kau banyak bertanya. Cepat katakan apa hubungan dengan kak Lio?”Ucap Freya.


“Baiklah. Aku dan kak Lio menjalin hubungan”Jawab Hanna pasrah.


“Hah? Sungguhan? Hubungan seperti apa? Apa kalian pacaran?” tanya Freya.


“Ternyata begini yaa.. rasanya.”Ucap Hanna menyadari rasanya diwawancarai.


“Aku dan kak Lio menjalin komitmen Re,”sambung Hanna.


“Komitmen? Apa kalian akan menikah nanti setelah kau lulus?” Tanya Freya lagi.


“Ah, itu aku gak tahu Re, kami belum membicarakan sampai kesana” jawab Hanna.


“Yah, gak boleh gitu dong Han. Kalian itu harus tahu komitmen seperti apa yang kalian jalani. Karena jika tidak itu gak akan berhasil” ucap Freya.

__ADS_1


“Pengalaman ya Re?”Tanya Hanna.


“Huh, jangan bahas aku, itu sudah berlalu.”Ucap Freya.


“Baiklah my bestie. Jangan marah yaa.. aku tahu kok, itu pengalamanmu yang menyakitkan.”Ucap Hanna memeluk Freya.


“Menyakitkan? Gak kok Han. Itu gak sakit. Emang aku dilukai? Aku gak dilukai karena gak berbekas Han.” Ucap Freya.


“Sudahlah, maaf yaa Re, sudah mengingatkanmu masalah ini. Baiklah aku akan menceritakan semuanya padamu tentang hubunganku dengan kak Lio. Aku juga minta maaf sudah menutupinya darimu.” Ucap Hanna.


“Gak apa-apa kok Han, kamu juga punya privasi”Ucap Freya.


“Gak, kau itu temanku, gak bukan teman tapi sahabatku. Jadi kamu harus tahu apapun tentangku” Ucap Hanna.


“Kok, kamu jadi mellow sih Han.” Ucap Freya tersenyum.


“Kok, gitu sih. Re. Apa kamu menganggapku sahabat Re?”Tanya Hanna.


“Kamu apa-apa’an sih Han. Kau itu bukanlah hanya sahabat bagiku tapi kau itu saudaraku” Ucap Freya.


“Huuhhh. Re,, kau membuatku terharu”Ucap Hanna memeluk erat Freya.


“Sudah jangan cengeng. Bagaimana nanti jika kak Lio tahu bahwa dia berkomitmen dengan gadis mesih suka menangis” goda Freya.


“Ah, kamu gak asik Re.” Ucap Hanna pura-pura merajuk.


“Baiklah, kau dimaafkan. Awas saja jika diulangi”Ucap Hanna.


“Gak janji Han”Ucap Freya tertawa.


“Ah, kok gitu Re?”Ucap Hanna.


“Sudah-sudah jika begini terus kapan nih kau cerita hubunganmu dengan kak Lio”Ucap Freya mengalihkan topic karena jika tidak maka gak akan selesai-selesai.


“Baiklah, Jadi saat terakhir kak Lio kuliah, kak Lio mengajakku makan. Kau tahu kan Re, aku paling suka diajak makan, makanya aku ikut. Tapi tiba-tiba kak Lio mengungkapkan perasaannya padaku. Aku kan jadi kaget Re. Aku pikir kak Lio bercanda. Tapi ternyata tidak, dia justru mengajakku menjalin komitmen.” Ucap Hanna.


“Terus setelah itu, kamu juga setuju?”Tanya Freya.


“Iya, Re. Kak Lio itu saat itu sangat romantis.” Ucap Hanna sambil membayangkan wajah Adelio.


“Kamu juga memang suka kan sama kak Lio?”Tanya Freya.


“Gak kok Re. Aku gak suka kak Lio.”Ucap Hanna.


“Kamu itu gak usah bohong Han, jelas-jelas sikapmu berbeda kepada kak Lio.”Ucap Freya.

__ADS_1


“Masa sih Re?”Tanya Hanna.


“Iya, bahkan sangat jelas” ucap Freya.


“Benar kan kamu suka kak Lio?”Sambung Freya.


“Hehehehh,, benar. Aku langsung menyukainya saat dia pertama kali menolongku saat itu.”Ucap Hanna.


“Yah,, walaupun itu telah direncanakan sebelumnya.”sambung Hanna dalam hati.


“Sudah ku duga ternyata itu cinta pada pandangan pertama”Ucap Freya.


“Kau memang hebat bisa membaca pikiran orang lain, Re.”Ucap Hanna.


“Tapi sayang itu gak berlaku pada dirimu. Kamu bahkan gak sadar apa yang terjadi di sekelilingmu yang berhubungan denganmu. Sadar saja kau tidak apalagi kau bahkan melupakan sosoknya”Sambung Hanna dalam hati sambil memandang wajah Freya lekat.


“Gak juga Han, hanya saja sikapmu ke kak Lio berbeda saja.” Ucap Freya.


“Ohiya, Re. Apa kau percaya cinta pada pandangan pertama?” Tanya Hanna.


“Kok bertanya begitu sih Han”Ucap Freya.


“Gak, aku hanya penasaran akan pendapatmu!”Ucap Hanna.


“Baiklah. Cinta pada pandangan pertama ya,, sepertinya aku kurang percaya Han, karena menurutku cinta itu tumbuh karena terbiasa. Tapi itu tergantung individu kita masing-masing.”Ucap Freya.


“Tapi ini bukan berarti aku meragukan perasaanmu pada kak Lio ya Han. Aku tahu bagaimana kau, kau itu orang yang tulus. Aku yakin mungkin cinta pandangan pertama berlaku padamu.” Sambung Freya merasa gak enak.


“Ah, kamu Re, gak usah merasa gak enak. Aku kan hanya meminta pendapatmu.” Ucap Hanna.


“Kamu memang mengerti aku yah Han. Kamu jangan pikirkan apa yang aku katakan, itu hanya pendapatku saja”Ucap Freya.


“Iya, aku gak mungkin menganggapnya serius. Kamu kaya gak tahu aku saja. Aku itu orangnya santai”Ucap Hanna.


“Hahahh,, baiklah.” Ucap Freya.


“Yaa.. sudah ayo kita pulang” ajak Hanna.


“Ayo!”ucap Freya


Mereka pun mengakhiri percakapan mereka dan kembali ke rumah mereka karena urusan mereka di kampus telah selesai.


Happy Reading readers😊


Jangan Lupa Like, Vote dan Komen yaa Guys..🙏🙏

__ADS_1


Maaf jika banyak typo guys😉😊


__ADS_2