Di Kala Cinta Menyapa

Di Kala Cinta Menyapa
Episode 16


__ADS_3

Sementara di sisi Alvino, akhir-akhir ini dia disibukkan dengan urusan perusahaannya. Selain itu, dia juga sibuk memperdalam agamanya. Dalam waktu dua bulan ini dia telah fasih membaca Al-Qur’an dan dia juga tidak ketinggalan sholat lima waktu. Bahkan dia juga sering sholat tahajud dan juga puasa senin-kamis. Tapi walaupun dia sibuk dengan semua itu dia tetap menyempatkan untuk selalu hadir dalam setiap seminar Freya dan juga mengamati setiap keseharian Freya, baik itu melalui CCTV ataupun dari asistennya.


“Lio, ke ruanganku sekarang”Panggil Alvino kepada asistennya itu.


Tok tok


“Masuk!” ucap Alvino.


Adelio pun segera masuk setelah mendapat izin dari tuan mudanya itu.


“Selamat pagi, Pak! Apa ada yang bisa saya bantu?”Sapa Adelio dalam mode asisten.


“Duduklah. Aku ingin bicara padamu.”Ucap Alvino menuju sofa yang ada dalam ruangannya itu.


“Apa kau menjalin hubungan dengan nona Hanna?”Tanya Alvino setelah Adelio duduk di sofa di hadapannya.


“Apa tuan muda memanggil saya kesini hanya untuk menanyakan hal itu?”Tanya Adelio.


“Iya, karena aku ingin mengetahuinya. Kau ini temanku kenapa gak menceritakan apapun padaku. Jika saja aku gak melihat CCTV tadi, maka aku gak akan mengetahuinya.” Ucap Alvino.


“CCTV? Tuan muda mengecek CCTV yang mana?”Tanya Adelio.


“Suda bicara padaku sebagai teman. Karena aku tidak membahas pekerjaan denganmu tapi membahas hubunganmu.”Ucap Alvino.


“Baiklah. Apa yang ingin kau ketahui?”Tanya Adelio to the point.


“Aku ingin tahu apa hubunganmu dengannya?”Tanya Alvino.


“Aku hanya mengajaknya berkomitmen karena aku gak mungkin menghalangi cita-citanya. Dan seperti tuan muda yang menjaga nona muda maka seperti itulah aku akan menjaganya. Bisa dikatakan bahwa aku terinspirasi darimu tuan muda” Ucap Adelio.


“Lalu sampai kapan kau akan berkomitmen dengannya?”Tanya Alvino.


“Sampai dia lulus. Aku akan menikahinya nanti setelah dia lulus.”Ucap Adelio yakin.


“Lulus apa? Apakah studi S1 atau profesi?”Tanya Alvino.


“Aku akan menunggunya sampai dia menyelesaikan studi profesinya. Tapi jika dia sudah setuju menikah sebelum itu maka aku akan segera menikahinya.”Ucap Adelio.


“Aku iri padamu? Kau sudah bisa memikirkan kapan kau akan menikahinya bahkan kau sudah berkomitmen dengannya sedangkan aku ingat saja tidak.”Ucap Alvino.


“Tuan muda, aku..”Ucap Adelio merasa tidak enak.


“Sudah, kau jangan merasa tidak enak. Aku mungkin pria pengecut.”potong Alvino.


“Gak, tuan muda bukan pengecut. Hanya saja tuan muda ingin menghargai privasi nona muda yang tak ingin diganggu.” Ucap Adelio.


“Kamu gak perlu menghiburku. Ini memang konsekuensi pilhan yang telah kupilih. Ku doakan semoga kau berjodoh dengannya”Ucap Alvino.


“Doa yang sama juga untuk tuan muda. Saya yakin nona muda akan menjadi istri dari tuan muda.”Ucap Adelio.


“Aamiin.”Ucap Alvino.

__ADS_1


“Baiklah, apa masih ada yang ingin tuan muda tanyakan? Jika sudah tidak ada saya akan pergi ke ruangan saya.”Ucap Adelio.


“Baiklah, cukup. Aku hanya ingin memastikan itu.” Ucap Alvino.


“Ohiya, tuan muda, apa saya bisa bertanya?”izin Adelio.


“Tentu saja. Kau bisa bertanya apapun, aku akan menjawabnya, bukankah kita tidak pernah saling menutupi rahasia. Tanyalah!”Ucap Alvino.


“Tadi tuan muda mengatakan bahwa tuan muda mengetahuinya dari CCTV..”Ucap Adelio.


“Ouh, itu iya aku tadi mengecek CCTV tempat mereka sering bersantai.” Potong Alvino.


“Apa tuan mendengar sesuatu yang membuat tuan muda sedih?”Tanya Adelio karena dia merasa bahwa Alvino sedang sedih.


“Ah, gak kok.”Ucap Alvino.


“Tuan muda bohong, bukankah tidak ada namanya rahasia antara kita.” Ucap Adelio.


“Hahahahh,, apa yang harus ku katakan? Apa aku harus mengatakan bahwa dia tidak percaya cinta pada pandangan pertama? Ataukah aku harus mengatakan bahwa dia tidak percaya komitmen? Atau juga aku harus mengatakan bahwa dia sepertinya masih sangat mencintai orang yang pernah membuat komitmen dengannya?” ucap Alvino tertawa, tapi bagi Adelio yang mendengar tawa tuan mudanya itu justru terdengar menyedihkan.


“Darimana tuan muda mendengar semua itu?”tanya Adelio.


“Aku mendengarnya dari mulutnya sendiri, Lio.”Ucap Alvino meneteskan air matanya.


Adelio yang melihat tuan mudanya meneteskan air matanya langsung mendekati tuan mudanya itu dan menepuk-nepuk bahu temannya itu berharap bahwa itu bisa membantu.


“Apa aku terlihat menyedihkan mencintainya? Mencintai gadis bahkan yang tidak mengingatku?” Tanya Alvino berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh lagi. Karena dia tidak ingin terlihat sedih di depan asistennya itu.


“Gak usah Lio. Aku akan menganggap bahwa apa yang ku dengar tadi tidak pernah ku dengar. Lagian itu adalah masa lalunya. Aku gak akan mencari tahu masa lalunya. Aku mencintainya karena kebaikan hatinya dan juga masa kininya. Aku gak akan ikut campur atas masa lalunya.” Ucap Alvino sambil beranjak dari sofa dan menuju meja kerjanya.


“Baiklah tuan muda” Ucap Adelio.


“Terimah kasih Lio” ucap Alvino.


“Sama-sama tuan muda.”Ucap Adelio.


“Ohiya, ini tolong kau periksa berkasnya. Aku belum sempat memeriksanya” ucap Alvino sambil menyerahkan berkas itu kepada Adelio.


“Baik, tuan muda akan saya periksa. Ya sudah saya kembali ke ruangan saya.” Izin Adelio.


“Silahkan” ucap Alvino.


Adelio pun berlalu pergi, tapi dia masih menyempatkan untuk melihat wajah tuan mudanya itu yang sangat terlihat jelas bahwa dia sangat sedih.


“Aku janji akan membantumu tuan muda”tekad Adelio dalam hati.


Kini dia telah di ruangannya dan segera mengirimkan pesan pada seseorang.


#####


Singkat cerita, kini Adelio sudah ada di sebuah restoran sedang menunggu seseorang.

__ADS_1


“Assalamu’alaikum kak. Maaf aku terlambat!” ucap Hanna meminta maaf. Yah.. orang yang ditunggu oleh Adelio itu Hanna.


“Wa’alaikumsalam, dek. Gak kok kakak juga baru sekitar 5 menit disini. Silahkan duduk dek” ucap Adelio sambil menarik kursi untuk Hanna.


“Ohiya, apa yang begitu penting sampai kakak mengajak bertemu? Bukankah kita sudah sepakat untuk tidak bertemu?” Tanya Hanna tidak bisa menahan rasa ingin tahunya.


“Apa kamu gak suka bertemu dengan kakak, dek?” goda Adelio.


“Ah, kakak. Bukan seperti itu. Hanya saja itu terdengar aneh. Dan sejak kapan kakak pandai menggoda, itu tidak cocok dengan kakak.” Ucap Hanna.


“Hahahahh, baiklah. Lebih baik kita pesan makanan dulu, nanti setelah itu kita akan membicarakannya” Ucap Adelio.


“Baiklah, itu ide bagus. Apa kakak belum memesan apapun?” tanya Hanna.


“Belum, saya sedang menunggumu dek!”Ucap Adelio.


“Hmmm,, oke kalau seperti itu biar Hanna yang pesan tapi kakak jangan kaget yaa,, dengan pesanan Hanna soalnya Hanna belum makan siang. Jadi berhubung kakak ngajakin makan, maka Hanna akan memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya untuk menguras kantong seorang asisten perusahaan besar.” Ucap Hanna sambil memilih makanan apa yang harus dia pesan.


“Pesanlah apapun yang kau suka! In Syaa Allah kakak bisa membayarnya.” Ucap Adelio.


Dia pun segera memanggil pelayan restoran dan segera menyebutkan semua pesanannya. Pelayan itu segera mencatat semua pesanan Hanna, dan segera berlalu pergi setelah memastikan semua pesanan Hanna.


“Itu semua masih bisa kau habiskan Dek?” tanya Adelio setelah mendengar pesanan Hanna.


“Tentu saja kak, apa kakak malu makan bersama gadis sepertiku?”Tanya Hanna.


“Bukan seperti itu dek, hanya saja bukankah semua gadis selalu menjaga berat badannya?”Ucap Adelio.


“Itu, gak berlaku padaku kak. Karena walaupun aku banyak sekalipun itu tidak berpengaruh kepada beran badanku”Ucap Hanna cuek.


“Kamu gak marah kann atas ucapan kakak?”Tanya Adelio yang takut Hanna tersinggung.


“Hahahahh, gak lah, perkataan begitu mah gak berlaku untukku” ucap Hanna.


“Kamu memang gadis yang unik” Ucap Adelio dalam hati.


“Ohiya, apa saya boleh bertanya?” Tanya Adelio.


“Tentu saja kak, seperti sama siapa aja”Jawab Hanna.


“Apa kamu tahu pria yang pernah dekat dengan nona muda?” Tanya Adelio.


“Maksudnya? Pria yang pernah dekat nona muda? Ouh,, maksudnya Reya?”ucap Hanna.


“Iya. Apa kamu tahu?” Ucap Adelio


“Ouh,, itu..”Ucap Hanna


Happy Reading readers😊


Jangan Lupa Like, Vote dan Komen yaa Guys..🙏

__ADS_1


Maaf jika banyak typo guys😉😊


__ADS_2