DIA JUGA SUAMIKU

DIA JUGA SUAMIKU
Part 43 TERUNGKAP


__ADS_3

Nalendra yang menyadari Laras masih berada di dekatnya seketika menjauh dari tempat itu. Dia masuk ke dalam ruang peristirahatannya, lantas menutup pintunya rapat-rapat.


"Bener, Bos. Ini adalah kenyataan. Pak Galang dan Nona Laras memang suami istri. Hanya saja, mereka terpisah selama beberapa tahun.


"Kamu sudah menyelidiki ini dengan benar, kan?"


"Iya, Bos! Saya sudah menyelidiki dengan benar, buat apa saya berbohong?" tegas Bagas di ujung telepon.


Bagas, orang yang dia suruh menyelidiki tentang Laras dan Galang bekerja sangat cepat. Tak perlu menunggu lama, informasi tentang Laras dan Galang sudah dia dapatkan.


"Pak Galang itu dulunya pergi ke Jakarta, menuntut ilmu kemudian dia membuka usaha restoran, bertemu dengan Nona Nadine. Di situlah hubungan mereka berkembang!" ujar Bagas.


"Kurang ajar!" umpat Nalendra. Rahangnya mengeras.


Ini bukan persoalan antara dia dengan Laras saja, tetapi juga melibatkan Nadine, adiknya.


"Berarti selama ini laki-laki itu sudah menipu adikku?" Pikirannya berkecamuk.


"Lalu bagaimana dengan Laras, Bagas?" tanya Nalendra.


"Selama bertahun-tahun Nona Laras menunggu Pak Galang di kampung. Dia melahirkan seorang anak perempuan bernama Ruby-"


"Iya, aku sudah tahu itu. Terus?" potong Nalendra tak sabar.


"Keluarga Pak Galang bersikap tidak baik pada Nona Laras. Saya mendapatkan bukti bahwa uang yang dikirimkan oleh Pak Galang sebagai nafkah untuk Nona Laras justru dinikmati oleh keluarga Pak Galang sendiri."

__ADS_1


"Brengsek!" umpatnya.


"Kirimkan bukti-bukti itu padaku!"


"Baiklah, Bos. Akan saya kirimkan sekarang."


Nalendra mematikan panggilan teleponnya. Pria itu duduk di tepi ranjang. Matanya nyalang menatap langit-langit ruangan.


"Galang, kamu sudah cari masalah dengan keluarga Chandra!" Nalendra kembali mengepalkan tangan.


"Tapi ..." Laki-laki itu tak melanjutkan gumamnya.


Dia mengkhawatirkan Nadine, adik kembarnya yang sangat mencintai Galang. Nadine selalu menganggap sebagai pria paling sempurna di dunia ini.


'Orang yang selama ini kamu cintai dan kamu puja-puja lantaran pekerja keras dan sangat pintar itu, ternyata tak lebih dari lelaki serakah yang hanya ingin memanfaatkan kekayaan kita!'


'Sekarang aku malah tidak yakin Galang itu mencintaimu, karena aku lihat sendiri dari gestur tubuhnya, lelaki itu sangat memuja Laras.'


"Agggrrrh ....!"


****


Hari semakin beranjak sore. Laras yang sudah menyelesaikan pekerjaannya lantas beranjak dari tempat duduk, menutup laptop kemudian memasukkannya ke dalam tas.


Nalendra sudah terlebih dulu keluar dari ruangan itu. Laras menutup ruangan itu rapat-rapat kemudian segera berlari kecil menyusuri lorong-lorong masuk ke dalam lift yang di sana sudah ada Nalendra.

__ADS_1


"Kenapa lama sekali, Laras? Apa saja kerjamu?" gerutunya pada perempuan itu.


"Saya kan harus memastikan ruangan tertutup rapat agar tidak ada seorangpun yang berani masuk ke ruangan itu tanpa sepengetahuan kita," balas Laras.


"Benarkah?" sahutnya dingin.


"Iya, Tuan. Kenapa?" Laras mengerutkan kening.


"Tidak apa-apa, Laras."


Nalendra mulai memindai wajah cantik itu dari posisinya sekarang. Mereka sangat dekat. Berdekatan di ruangan yang sempit ini membuat Laras merasa jengah. Dia merasakan debaran jantungnya yang semakin cepat dan membuat wanita itu menghela napas.


Dari posisinya sekarang, Nalendra merasakan deru napas wanita itu, membuat adrenalinnya bangun seketika. Matanya nanar menatap wajah cantik di depannya. Pandangannya terpusat pada bibir merah merona dan seksi itu.


Hilang sudah kesadarannya sekarang. Dia memegang tubuh wanita itu dan memepetnya ke dinding.


"Tu-an ...." Laras tak sanggup mencegah saat benda kenyal nan basah itu tiba-tiba mendarat dengan mulus di bibirnya.


.


.


By: Jannah Zein


Ikutin terus kelanjutannya ya, teman-teman. Jangan lupa like, komen, hadiah dan votenya 🙏

__ADS_1


__ADS_2