DIA JUGA SUAMIKU

DIA JUGA SUAMIKU
Part 69 RENCANA NINGSIH


__ADS_3

Tak mau terlalu larut dalam pikirannya, Ningsih segera mengambil ponsel kemudian mendial nomor Rusdi, adiknya.


"Ada apa, Mbak?" terdengar suara adiknya di seberang.


"Sekarang keadaan gawat, Rusdi. Keluarga Chandra sudah tahu kalau Galang adalah suami dari Laras!"


"Hah!?" Ningsih menjauhkan ponsel tatkala mendengar suara adiknya yang menggetarkan telinganya. "Serius, Mbak? Kenapa mereka bisa sampai tahu?"


"Aku juga tidak tahu, Rusdi. Mereka mengusir Galang dari rumah itu."


"Gawat!" seru Rusdi. "Dari mana mereka tahu kalau Galang adalah suami Laras? Padahal selama ini kita mati-matian menyembunyikan rahasia itu?"


"Mbak juga tidak tahu persisnya gimana, tapi yang jelas, mereka sudah tahu semuanya. Bahkan Galang sampai babak belur dihajar oleh mertuanya!"


"Hah? Galang dihajar mertuanya?" Ningsih mengangguk di seberang sana meskipun Rusdi tidak melihatnya.


"Sekarang kita harus gimana, Mbak?" Di seberang sana, lelaki itu mengerutkan kening.


"Harus gimana, apa? Kamu yang mikirlah! Bantuin! Bukannya kamu yang dulu punya ide untuk memisahkan Galang dengan Laras? Membuat mereka salah paham? Kamu kan yang punya ide?" Ningsih bener-bener kesal kepada adiknya yang dianggapnya hanya mau enaknya saja.


"Tapi Mbak juga mau, kan? Karena Mbak tidak mau kesuksesan Galang dinikmati oleh Laras dan keluarganya?" Lelaki itu tak mau kalah dengan tuduhan kakak perempuannya.


"Itu kamu tahu, apa alasannya? Aku jelas tidak rela kalau harta Galang dinikmati oleh Laras dan keluarganya. Enak banget mereka, Galang yang capek, mereka yang menikmati semuanya," ujar Ningsih. Perempuan itu menghembuskan napasnya yang terasa berat.

__ADS_1


"Kemarin kita salah langkah, terlalu mengulur waktu. Kenapa tidak dari dulu saja kita memisahkan keduanya? Setelah itu, habis cerita! Sekarang semuanya sudah terlanjur," sesal perempuan tua itu.


"Seandainya Nadine hanya sekedar mengetahui kalau Galang itu pernah menikah dan menjadi duda, barangkali dia tidak terlalu marah seperti ini."


"Tapi Mbak juga, kan, yang tidak mau mereka bercerai cepat-cepat, karena Mbak masih ingin menikmati uang bulanan dari Galang yang seharusnya untuk Laras?" Rusdi mengingatkan hal itu. Dia tidak mau disalahkan begitu saja oleh Ningsih.


"Memang benar, saat itu aku tidak ingin Laras cepat-cepat bercerai karena aku ingin menikmati uang yang Galang kirim untuk Laras. Tapi, ya sudahlah! Aku tidak mau bahas itu, yang jelas, sekarang aku mau mereka batal bercerai!"


"Aku tidak mau Laras diuntungkan dengan perceraian ini dan membuatnya leluasa masuk ke dalam keluarga Chandra. Aku benci perempuan itu!" Ningsih mengepalkan tangannya erat. Sementara Rusdi terdiam mendengar kemarahan kakak perempuannya.


"Laras telah menyebabkan anakku terusir, lalu dia mengambil untung dari perceraiannya dengan Galang!" teriak Ningsih saking frustasinya.


"Maksud Mbak, si Laras mau masuk dalam keluarga Chandra?" sela Rusdi tak mengerti.


Mereka akan segera mengurus perceraian antara Laras dengan Galang. Jiika Laras dan Galang bercerai, maka kemungkinan besar Laras dengan anak laki-laki dari keluarga Chandra itu akan menikah. Aku tidak mau itu terjadi, Rusdi!"


"Apa?"


Ningsih menjauhkan benda pipih itu dari telinganya saat kembali mendengar teriakan adiknya.


"Mereka akan menikah? Anak laki-laki keluarga Chandra menyukai Laras? Kenapa bisa sampai sejauh itu, Mbak?" tanya Rusdi.


"Mbak juga tidak habis pikir kenapa selera anak laki-laki keluarga Chandra itu begitu rendah. Menyukai pembantu sendiri dan berniat ingin menikahinya!" umpat Ningsih.

__ADS_1


"Sepertinya Laras memiliki ilmu pelet yang membuat anak laki-laki keluarga Chandra itu tergila-gila padanya."


"Ya, sudahlah! Kita tidak perlu membahas itu terlalu dalam."


"Rusdi, sebaiknya sekarang kamu pulang ke kampung, ambil berkas perkawinan Galang dengan Laras dari rumah perempuan itu, sebelum Laras dan Nalendra sampai ke kampung!" Ningsih memerintah tak sabar.


"Iya, iya, Mbak." Rusdi tergagap. "Aku akan segera berangkat."


"Bagus, Rusdi. Lakukan tugasmu dengan baik!"


Panggilan pun terputus. Ningsih menghela napas sembari memijat kepalanya. Keadaan seperti ini tak pernah dia perkirakan sebelumnya.


Dia tak pernah menyangka Laras berani merantau ke ibukota dan berhasil menemukan Galang. Hal yang lebih menjengkelkan pula, ternyata pesona Laras berhasil memikat hati anak laki-laki keluarga itu, Nalendra Chandra yang merupakan pewaris utama CNI Group.


.


By: Jannah Zein


Maaf telat updatenya ya, teman-teman. Dari kemarin sibuk di dunia nyata.


Ikutin terus kelanjutannya ya, jangan lupa like, komen, hadiah, dan votenya 🙏


Sambil nunggu up, intip karya temen aku ini yuk!

__ADS_1



__ADS_2