
Senin pagi Freya sudah siap mengantarkan keponakannya Alif berangkat sekolah dihari pertamanya.Karena Fina sedang dikerjar deadline diperusahaan tempat dia bekerja,dia tidak bisa mengajukan cuti.Begitupun dengan Nara yang sedang berada diluar kota untuk seminar perusahaan tempatnya bekerja.Mumpung Freya masih belum bekerja jadi dia bisa mengantarkan keponakan tersayangnya pergi ke Taman Kanak-kanak.
Freya begitu senang bisa mengantar Keponakan tersayangnya dihari pertama sekolah di Taman Kanak-kanak.Biarpun Freya belum memiliki anak dari pernikahannya sebelumnya tapi dia sudah menganggap Alif seperti anaknya sendiri.Semua kasih sayang dia curahkan pada Alif keponakan satu-satunya itu.
Taman Kanak-kanak tempat Alif bersekolah tidak jauh dari rumahnya.Freya dan Alif cukup berjalan kaki untuk sampai ditempat itu.Disepanjang perjalanan Alif begitu senang dan bernyanyi-nyanyi.Dia tidak sabar akan bertemu dengan teman-teman sebayanya.
Sampai di TK Alamanda,Freya dan Alif masuk ke dalam taman kanak -kanak itu.Suasana yang khas anak-anak sudah terlihat dari luar.Bangunan dengan cat dan gambar binatang dan buah-buahan tampak indah dan lucu.Beberapa anak sedang bermain di Playground taman kanak-kanak itu.Beberapa lagi sedang asyik berkenalan dan berbicara dengan teman barunya.Sebagian anak terlihat takut dan menangis saat memasuki taman kanak-kanak itu.
Alif dengan percaya diri memasuki ruang kelasnya.Freya sangat senang melihat Alif sudah tumbuh dewasa dan mandiri.Alif memilih kursi yang ingin didudukinya.Kursi yang terletak paling depan dekat bangku milik guru.
"Alif kau yakin ingin duduk disini,tidak ingin memilih tempat duduk yang lain?"tanya Freya.
"Tidak Tante Freya,Alif ingin dekat dengan buguru"ucap Alif.
"Oke"ucap Freya.
Alif dengan bangga menduduki kursi itu.Dia merasa senang bisa duduk dikursi paling depan dekat dengan buguru nantinya.Freya berkali-kali memfoto Alif untuk dikirimkan fotonya pada Fina dan Nara.Ini momen penting dan pertama dalam hidup Alif dan Freya.Freya sengaja mengabadikan momen itu.
Tidak berapa lama Alif merasa sakit perut.Dia ingin pergi ke toilet taman kanak-kanak itu.Freya mengantarkan Alif ke toilet ditaman kanak-kanak itu.Alif lupa menaruh tasnya dikursi itu.Dia tetap menggendong tasnya dipundaknya.
Arian pergi ke taman kanak-kanak mengantarkan keponakannya untuk sekolah dihari pertamanya.Keponakan Arian bernama Ceisya.Ceisya anak dari Dinda adik perempuan Arian.Dinda seorang artis,dia sedang syuting stripping sebuah sinetron jadi tidak bisa mengantar anaknya.Suami Dinda bekerja diluar negeri jadi tidak bisa mengantarkan juga.Dinda meminta Arian mengantarkan Ceisya ke taman kanak-kanak.Arian mengambil cuti dihari itu untuk mengantarkan Ceisya dihari pertamanya sekolah.
Arian dan Ceisya masuk ke ruang kelas taman kanak-kanak itu.Arian mengajak Ceisya memilih tempat duduk.Ceisya memilih tempat duduk dibelakang tapi Arian memilihkannya didepan agar bisa dekat dengan Guru.
"Ceisya tempat duduk didepan lebih baik,Ceisya jadi lebih dekat dengan guru"ucap Arian.
"Tapi Ceisya ingin duduk dibelakang,Ceisya malu nanti sering ditanya buguru"ucap Ceisya.
"Buguru sering bertanya pada muridnya karena ingin tahu kita"ucap Arian.
"Oh,begitu Om Arian"ucap Ceisya.
Ceisya mengikuti pilihan Arian untuk duduk didepan.Ceisya menaruh tasnya dimeja dan duduk dikursi itu.Saat Arian dan Ceisya sedang mengobrol,Freya dan Alif kembali ke kelas.Freya melihat tempat duduk Alif diduduki anak lain.Freya langsung mendekati Arian dan Ceisya.
"Permisi pak,ini tempat duduk ponakan saya"ucap Freya.
Arian yang sedang mengobrol dengan Ceisya langsung membalikkan badannya untuk melihat orang yang mengajaknya bicara.Awalnya Arian tidak tahu kalau yang mengajaknya bicara adalah Freya.Setelah membalikkan badannya dia baru tahu orang yang mengajaknya bicara adalah Freya.
"Kamu!ngapapin disini?"tanya Arian.
"Ooo ternyata pria arogan menyebalkan,ngapain tadi aku harus berbicara sopan denganmu"ucap Freya.
"Walaupun bicara sopan sekalipun,aku juga gak mau mendengar suara gadis keras kepala sepertimu"ucap Arian.
Alif dan Ceisya malah asyik mengobrol berdua tidak menghiraukan Freya dan Arian yang sedang berdebat sengit.
"Namaku Alif,namamu siapa?"tanya Alif.
__ADS_1
"Namaku Ceisya"ucap Ceisya.
"Aku bawa donat dan susu coklat,Ceisya mau gak?"tanya Alif.
"Mau,aku juga bawa biskuit dan jus jeruk kamu mau gak?"ucap Ceisya.
"Mau,ayo kita makan disana,biar Tante dan Om kita saling berkenalan siapa tahu mereka berjodoh"ucap Alif.
"Iya"ucap Ceisya.
Alif dan Ceisya meninggalkan Freya dan Arian ditempat itu.Mereka memilih memakan bekal mereka sambil mengobrol bersama.Sementara itu Freya dan Arian masih berdebat terus.
"Ini tempat duduk keponakanku Alif"ucap Freya.
"Enak saja,ini tempat duduk keponakanku Ceisya"ucap Arian.
"Alif sudah duluan duduk dikursi ini tahu"ucap Freya.
"Ceisya yang duluan duduk disini"ucap Arian.
"Ini milik Alif"ucap Freya sambil memegangi kursi itu.
"Bukan,ini milik Ceisya"ucap Arian menarik kursi yang dipegang Freya.
"Lepaskan tanganmu dari kursi ini"ucap Freya.
"Lepaskan"ucap Freya.
"Tidak"ucap Arian.
"Lepaskan"ucap Freya.
"Tidak"ucap Arian.
Mereka terus menerus mengucapkan kata-kata lepaskan dan tidak membuat orang yang berada diluar kelas berpikir yang aneh-aneh.
"Bu ada apa ya,kok suara didalam seperti"ucap Ibu 1.
"Iya,suara laki-laki dan perempuan dewasa"ucap Ibu 2.
"Iya ya,masa sih ini kan TK"ucap Ibu 3.
"Ngapain melakukan yang tidak-tidak di TK ya"ucap Ibu 3.
"Ibu-ibu sedang membicarakan apa?"tanya Buguru TK.
"Itu Buguru sepetinya didalam ada"ucap Ibu 1 tidak enak melanjutkan maksud perkataannya.
__ADS_1
"Baik,saya akan memeriksanya ke dalam,mungkin suara orangtua murid"ucap Buguru TK.
Guru TK itu masuk kedalam ruang kelas itu.Dia melihat Arian dan Freya yang sedang tarik menarik kursi itu.Guru TK itu mendekati mereka dan mencoba mengajak mereka bicara.
"Maaf bapak dan ibu,saya Guru TK dikelas ini,apa yang sedang kalian lakukan?"tanya Buguru TK.
Freya dan Arian yang tadi sedang tarik menarik kursi langsung berhenti dan menghadapkan wajah mereka ke arah Guru TK itu.
"Maaf Buguru,ini kursi milik Alif diambil ponakan dia"ucap Freya.
"Bukan Buguru,ini kursi milik Ceisya ponakan saya"ucap Arian.
"Ini milik Alif"ucap Freya.
"Milik Ceisya"ucap Arian
"Sudah-sudah Bapak dan Ibu,masalah kursi nanti ditentukan oleh Guru dan murid-murid akan duduk bergilir setiap minggu"ucap Buguru TK.
"Oh begitu ya Buguru"ucap Freya dan Arian secara bersamaan dan melepas kursi itu bersamaan.
Karena mereka melepas kursi itu secara bersamaan jadi kursi itu menjatuhi salah satu kaki mereka secara bersamaan.
"Aw....sakit"ucap Freya dan Arian bersamaan.
Freya dan Arian kesakitan karena salah satu kaki mereka kejatuhan kursi itu.Mereka memegangi kaki mereka.Dan masih berdebat lagi untuk saling menyalahkan.
"Ini karena kamu pria arogan menyebalkan kakiku jadi sakit"ucap Freya.
"Kakiku juga sakit,ini karena kamu gadis keras kepala"ucap Arian.
"Sudah-sudah Bapak dan Ibu sebentar lagi kelas akan dimulai sebaiknya kalian segera pulang"ucap Buguru.
Arian meninggalkan kelas itu dengan perasaan kesal begitupun Freya.Arian menuju jalan raya depan TK.Melihat Arian sedang didepan jalan raya TK itu,Freya mendatanginya.
"Heh,pria arogan menyebalkan semua ini karena kamu bikin aku selalu apes"ucap Freya.
"Kamu yang bikin aku sial hari ini"ucap Arian.
"Oh gitu ya,nih ku bikin tambah sial"ucap Freya mengeluarkan lipstiknya terus mengoleskannya ke kemeja putih Arian.
"Eh kamu ngapain?"tanya Arian heran melihat Freya mencoret-coret kemeja putihnya.
"Puas sekarang,aku bisa pulang dengan senang"ucap Freya sambil berjalan meninggalkan Arian
"Dasar gadis keras kepala,beraninya kamu mencoret coret kemeja putihku"ucap Arian.
Merekapun berpisah ditempat itu walaupun Arian masih sangat kesal karena Freya mencoret coret kemeja putihnya dengan lipstiknya.Tapi Freya begitu puas sudah membalaskan kekesalannya pada Arian.
__ADS_1