DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Satu Tahun Kemudian


__ADS_3

Freya sedang membereskan berkas-berkas perceraiannya.Freya hendak berangkat ke pengadilan negeri untuk sidang perceraiannya dengan Andika.Jika diingat lagi,dulu Freya pengantin paling bahagia saat itu.Semua mimpi-mimpi terasa indah dan penuh kebahagiaan.Baju pengantin yang masih terpajang dilempari seakan mengingatkannya pada hari itu.Hari dimana dia menjadi putri raja yang bersanding dengan pangeran berkuda putih.Rasanya seperti baru kemarin,semuanya seakan sirna tak berbekas.


Tidak pernah terpikirkan dihidupnya akan mengakhiri pernikahannya.Padahal dulu dia sudah mati-matian mempersiapkan semuanya.Dia begitu percaya pada seorang laki-laki yang berjanji akan selalu ada dan membahagiakannya.Tapi nyatanya itu hanya kiasan semata.Setelah waktu berlalu tahun berganti kedok laki-laki itu akhirnya terbuka juga.Harimau yang jinak itu sudah mengaung kembali setelah pawannya tidak muda lagi.Pikirannya yang dulu dipenuhi satu nama Andika kini ingin rasanya cepat menghapusnya dari ingatannya.


Andika yang dulu polos,lugu,sabar,


perhatian,ramah dan penyayang berubah seketika setelah ia mengenal sebuah tahta dan kekuasaan.Freya yang dulu bagaikan ratu satu-satunya dihatinya kini hanya jadi pajangan yang tak berguna.Dia sibuk melihat barang baru yang berjejer diluaran.Sakit hati Freya membuatnya harus melupakan semua kenangan indah saat bersama Andika.Bagai nila setitik rusak susu sebelanga.


Untung Freya masih memiliki Fina adiknya yang selalu jadi sandaran saat hatinya sedang seperti ini.Fina memang lebih beruntung dari Freya.Suaminya Nara sangat baik,ramah,sabar,dan penyayang.Fina dan Nara juga sudah dianugerahi seorang malaikat kecil bernama Alif.Ponakan yang lucu itu membuatnya melupakan sejenak masalah hidupnya.


Freya diantarkan Fina menuju gedung pengadilan agama untuk sidang perceraiannya.Freya sudah menguatkan hatinya untuk bisa menerima apapun hasilnya nanti.Bagi Freya perpisahan ini sudah menjadi pilihan terakhir, sebelumnya dia sudah berusaha keras memahami Andika.Tapi ternyata Andika tetap saja tidak berubah dan bahkan semakin menjadi.Freya berjalan menuju


ruang persidangan,Fina terus mendampingi kakaknya.Sidang dimulai


kedua penggugat dan tergugat duduk bersampingan.Freya berusaha kuat dan tegar seolah tidak terjadi sesuatu.Saat hakim mengetok palu ikatan yang selama ini terhubung erat kini harus terputus begitu saja.Tak ada perasaan bersalah dari raut muka Andika.Hanya senyum kebahagiaan yang dia tunjukan didepan Freya.Seolah Freya lah yang telah kalah dalam perang ini.


Freya berjalan keluar dari ruangan sidang bersama Fina.Dia tidak akan menoleh kebelakang lagi.Semua tentang Andika terhapus diantara jejak kaki yang semakin menjauh.Saat Freya berjalan diantara lorong demi lorong dia bertemu seorang laki-laki yang dulu bersaing ketat dengannya saat memperebutkan gedung pernikahan.Mereka saling berpapasan dan saling memandang.Seolah dendam lama muncul kembali.


"Kamu pria arogan menyebalkan"ucap Freya.


"Gadis keras kepala"ucap Arian.


"Pasti kamu disini untuk bercerai ya kan"ucap Freya.


"Paling kamu juga sudah selesai bercerai kan"ucap Arian.

__ADS_1


"Kasihan ternyata apa yang kukatakan saat itu jadi kenyataan, pernikahanmu tidak lama"ucap Freya.


"Pernikahanmu juga tidak lama kan,impas"ucap Arian.


"Aku tidak mau bertemu denganmu lagi,bisa kena apes lagi nanti"ucap Freya.


"Aku juga gak mau bertemu denganmu selalu sial"ucap Arian.


Setelah saling menghujat mereka pergi ke arah yang berlawanan.Freya telah selesai melakukan sidang perceraian.Dan Arian baru memulai sidang perceraian.Takdir mempertemukan mereka kembali setelah lima tahun berlalu.Sumpah serapah yang mereka ucapkan menjadi kenyataan.Freya dan Arian mengawali bersama digedung pernikahan itu dan kini mengakhiri bersama digedung pengadilan agama.


Arian terpaksa mengakhiri hubungannya dengan Eriska karena Eriska sangat matre.Selama menikah Eriska selalu shopping dan liburan keluar negeri hampir setiap minggu.Belum lagi setiap hari pergi mentraktir teman-temannya.Keuangan Arian mulai distop oleh ayahnya.Dan Arian disuruh pindah dari rumah ayahnya untuk mengontrak bersama istrinya dirumah yang lebih kecil.Ayahnya juga menurunkan jabatan Arian agar bisa memberi efek jera pada Eriska.Bukanya sadar tapi Eriska malah meninggalkan Arian dan menggugat cerai darinya.Arian terpaksa menyetujui


keinginan Eriska untuk bercerai.


Persidangan dimulai Eriska membawa kekasih barunya ke persidangan itu.Arian hanya bisa melihat penghianatan Eriska padanya.Mereka duduk bersampingan.Hakimpun mengetok palunya.Pernikahan itu resmi diputuskan.Eriska bukannya sedih malah kegirangan seakan kini dia bebas memilih laki-laki kaya lainnya.Arian hanya diam dan keluar dari ruang sidang itu.Dia berusaha melupakan Eriska mantan istrinya sekaligus mantan kekasih yang sudah lama dia kenal.Kebersamaan dulu saat kuliah diluar negeri seakan sirna dengan mudah tak bersisa.Eriska dengan mudahnya bersama laki-laki kaya lainnya.


Freya kembali kerumah tempat dia berteduh dari panas dan hujan.Rumah yang hampir berpuluh-puluh tahun dia tempati bersama Fina.Setelah dia bercerai dia memutuskan untuk pindah dari rumah itu.Status janda yang disandangnya akan membuat risi hubungan Fina dan Nara nantinya.Belum lagi omongan tetangga yang akan memanaskan kupingnya.Dia tidak ingin menganggu keharmonisan hubungan Fina dan Nara hanya karena status barunya.Sebelum pergi Fina memeluk erat kakak tersayangnya yang selama bertahun-tahun bersamanya.Dulu mereka selalu berbagi suka dan duka bersama.Meskipun mereka yatim piatu tapi mereka berhasil melewati rintangan demi rintangan bersama.Kini Freya harus bisa melewatinya tanpa Fina.Ini semua demi kebahagiaan semuanya.


Freya mulai berjalan mencari tempat bernaung baru.Tempat yang akan jadi pengaduan nasib barunya.Freya terus berjalan hingga tiba disebuah kontrakan yang cukup nyaman dan indah.Freya merasa kontrakan ini akan cocok untuk hidup kedepannya.Kontrakan itu berjejer,terdiri dari berpuluh-puluh pintu.Tua muda pria wanita semuanya tinggal dikontrakkan itu.Freya memutuskan memilih kontrakan itu.Dia menemui si empunya kontrakan itu.Dan membayar uang sewanya tiga bulan sekaligus.Freya merasa akan tinggal lama ditempat itu.Dia mendapatkan kontrakan no 9.Freya berjalan menuju kontrakan no 9.Kontrakan berwarna cat pink sesuai warna kesukaannya.Belum masuk tapi sudah disuguhi dengan warna favoritnya.Dia merasa ini awal yang baik.


Freya memasuki kontrakan itu,tempat yang dibayangkannya akan indah ternyata penuh dengan debu dan kotoran.Mungkin kontrakan itu sudah lama kosong.Freya berpikir harus membersihkan kontrakannya.Dia tidak memiliki alat kebersihan seperti sapu,ember,dan alat pel.Freya berpikir ingin meminjam sementara pada tetangga kontrakan sebelahnya.Freya menuju kontrakan no 8,dia berusaha mengetuk pintu kontrakan itu.


Tuk......tuk....tuk......


"Assalamu'alaikum"ucap Freya.

__ADS_1


Freya mengetuk berkali-kali,tapi si empunya rumah tidak menyahut juga.Freya berusaha mengetuknya lagi dan mengucapkan salam dengan kencang.Pintu itu mulai bergerak perlahan dan mulai terbuka.Seorang laki-laki memakai kaos dan kolor dengan rambut yang acak-acakan itu terlihat familiar.


"Ada apa,sore-sore begini ketuk-ketuk pintu.Gak tahu apa baru juga istirahat" ucap Arian yang belum sadar sepenuhnya.


"Pantas saja lama diketuk pintunya dan dipanggil berkali-kali gak nyaut,ternyata pria arogan menyebalkan ini toh"ucap Freya.


"Hei kamu yang datang padaku kenapa langsung marah,gak capek apa marah terus"ucap Arian.


"Kirain orang kaya ternyata tinggal dikontrakkan sempit, jadi inget dulu gaya-gayaan mau ganti rugi segala"ucap Freya.


"Kenapa harus bawa-bawa masa lalu sih"ucap Arian.


"Udah 5 kali ya setiap bertemu kamu,aku


pasti aku kesusahan"ucap Freya.


"Itu karena nasibmu saja yang jelek"ucap Arian.


"Ih,nyebelin bikin aku gak betah tinggal disini"ucap Freya.


"Siapa juga yang bakal betah tetanggaan sama cewek keras kepala kaya kamu"ucap Arian.


"Awas berani bertemu denganku lagi"ucap Freya.


"Siapa yang mau bertemu denganmu huh"ucap Arian.

__ADS_1


Freya dengan hati yang begitu jengkel kembali ke kontrakannya.Dia memilih membeli alat kebersihan ke toko alat kebersihan yang ada didekat kontrakan itu.Dia merasa sangat tidak beruntung hari ini bertemu dengan pria itu lagi.Kejadian lima tahun itu sepertinya menjadi kontrak mati untuknya selalu dipertemukan dengan pria itu.


__ADS_2