DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Kepergian Untuk Selamanya


__ADS_3

Freya duduk dipelaminan menunggu akad dimulai. Fina menemani Freya yang terlihat cemas. Keluarga Dokter Haris belum kunjung datang. Fina coba menenangkan Freya. Sedangkan Nara suaminya menyambut tamu-tamu yang berdatangan.


"Kak Freya sabar ya, mungkin Kak Haris masih dijalan"ucap Fina.


"Aku sudah menghubunginya tapi handphone-nya tidak aktif"ucap Freya.


"Aku juga sudah menghubungi Ibunya tapi handphone-nya tidak aktif juga"ucap Fina.


Nara menghampiri Freya dan Fina yang sedang menunggu Dokter Haris dan keluarganya.


"Aku sudah menelpon orang rumahnya Dokter Haris.


Katanya mereka sudah berangkat menuju kesini dari tadi"ucap Nara.


"Tapi kok belum nyampai juga ya, padahalkan biasanya cuma satu jam perjalanan kesini"ucap Fina.


Freya semakin cemas, dia hanya *******-***** gaun pengantinnya. Tak lama handphone-nya berdering. Panggilan dari nomor yang tidak dikenal.


"Assalamu'alaikum"ucap Polisi


"Wa'alaikumsallam"ucap Freya.


"Apa ini Nona Freya Ratunisa?"tanya Polisi.


"Benar"ucap Freya.


"Kami dari pihak kepolisian mau mengabarkan Dokter Haris dan keluarganya kecelakaan dijalan raya"ucap Polisi.


"Apa?"ucap Freya terkejut.


Freya langsung pingsan mendengar kabar itu. Fina langsung menangkapnya. Sementara Nara melanjutkan pembicaraan telpon itu dengan pihak kepolisian.


Pemakaman Bougenville

__ADS_1


Freya mengenakan gamis berwarna hitam dan hijab berwarna senada dengan bajunya. Dia ditemani Fina, Nara dan Alif dipemakaman itu. Dokter Haris dan keluarganya meninggal ditempat kecelakaan. Freya duduk disamping nisan Dokter Haris. Dia berdoa untuknya.


"Ya Allah, ampunilah segala dosa-dosanya. Tempatkanlah dia disisimu yang terbaik dan ringankanlah siksa kuburnya, amin"ucap Freya.


Fina menghampiri Freya yang sedang menebarkan bunga diatas tanah pemakaman itu.


"Kak Freya yang sabar ya, ikhlaskan semuanya"ucap Fina.


"Iya Fina, Allah lebih tahu yang terbaik untuk hambaNya"ucap Freya.


"Ayo kita pulang Kak"ucap Fina.


"Iya Fina"ucap Freya.


Freya meninggalkan tanah pemakaman itu. Dia berusaha ikhlas menerima semua ketentuan Allah.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Freya mengajar disekolah dasar tempatnya bekerja.


Rasa sedihnya karena kematian Dokter Haris sedikit terobati dengan hadirnya anak-anak itu.


"Anak-anak salin tulisan yang ada dipapan tulis ya"ucap Freya.


"Iya Bu"ucap Anak-anak itu.


Freya berjalan mengelilingi bangku-bangku anak didiknya. Dia mengoreksi dan membenarkan tulisan yang ditulis anak-anak itu.


"Pintarnya sudah pandai menulis, apalagi kalau hurup L-nya agak lurus makin bagus tulisannya" ucap Freya.


"Iya Bu guru"ucap Rifa.


Freya begitu bahagia mengajar disekolah dasar itu.

__ADS_1


Kesedihannya memudar dari waktu ke waktu. Hingga dia bisa move on kembali dan menatap masa depannya depan penuh senyuman.


Dua Tahun Kemudian


SD Makmur mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sekolah dasar itu menjadi lebih maju dan banyak gurunya. Ada seorang ibu lulusan S1 ingin mengajar tapi belum ada kesempatan karena tenaga pengajar penuh, Ibu itu tidak diterima mengajar disekolah itu. Akhirnya Freya menemui Kepala Sekolah ke ruangannya.


"Assalamu'alaikum"ucap Freya.


"Wa'alaikumsallam"ucap Ibu Hasnah.


"Bu, tadi saya sempat mengobrol dengan Ibu Siti, dia lulusan S1 dan pernah mengajar di TK. Saya berpikir apa tidak sebaiknya Ibu memberi kesempatan pada Ibu Siti"ucap Freya.


"Bukan saya tidak mau memberikan kesempatan tapi guru pengajar disekolah kita sudah penuh"ucap Ibu Hasnah.


"Bagaimana kalau saya mundur dan tolong berikan kesempatan ini pada Ibu Siti"ucap Freya.


"Kamu yakin Freya? padahal gajimu sudah lumayan sekarang"ucap Ibu Hasnah.


"Saya yakin, Ibu Siti lebih membutuhkan posisi ini dari pada saya. Beliau sangat mencintai dunia pendidikan dan ingin sampai tua mengabdikan hidupnya pada dunia pendidikan"ucap Freya.


"Baiklah kalau itu sudah menjadi keputusanmu. Terimakasih ya Freya selama dua tahun ini kau sudah mengabdi di sekolah ini"ucap Ibu Hasnah.


"Sama-sama Bu"ucap Freya.


Freya keluar dari ruangan Ibu Hasnah. Dia masuk ke ruang kelasnya dan mengucapkan kata perpisahan pada anak-anak didiknya dikelas 2.


"Assalamu'alaikum"ucap Freya.


"Wa'alaikumsallam"ucap Anak-anak itu.


"Anak-anakku semua hari ini hari terakhir ibu mengajar dikelas ini. Besok ada guru baru yang akan mengajar kelas ini. Kalian harus tetap semangat dan belajar yang rajin. Jadilah anak yang berbakti pada orangtua, keluarga, masyarakat dan negara. Kejarlah cita-cita kalian semua setinggi langit. Ibu akan bangga karena yang sukses itu adalah murid-murid ibu"ucap Freya.


"Iya Bu"ucap Anak-anak itu.

__ADS_1


Perpisahan memang menyakitkan tapi Freya yakin semuanya akan indah pada waktunya. Dia tetap semangat dan melangkah maju. Tersenyum menyongsong masa depan baru. Pada akhirnya dia akan menemukan seseorang yang akan menemaninya seumur hidupnya.


__ADS_2