DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Freya Melahirkan


__ADS_3

Malam itu Freya merasa tak nyaman diperutnya. Dia seperti merasa mules yang bertahap. Awalnya bisa ditahan. Tapi lama-lama semakin sakit dan sakit. Akhirnya Freya bangun, dia melihat Arian masih tidur pulas disampingnya. Freya berjalan ke toilet lalu wudhu. Dia melaksanakan sholat malam.


"Ya Allah seandainya hamba memang akan melahirkan mudahkanlah dan beri hamba kelancararan dalam segala prosesnya. Berilah hamba dan bayi hamba kesehatan dan keselamatan, amin"ucap Freya dalam doanya setelah sholat malam.


Freya merapikan mukena dan sajadahnya tapi perutnya semakin mules. Dia tak mampu menahan rasa sakitnya lagi. Freya akhirnya membangunkan Arian. Dia menepuk kakinya Arian.


"Sayang......sayang.......bangun......bangun......"ucap Freya.


Arian terbangun dan melihat Freya berdiri didekatnya.


"Sayang kau membangunkanku untuk sholat malam ya?"tanya Arian.


"Bukan itu"ucap Freya.


"Lalu kenapa?"tanya Arian.


"Aku mau melahirkan sayang"ucap Freya.


"Apa kau mau melahirkan?"tanya Arian kembali.


"Iya, perutku sudah mules banget sayang"ucap Freya.


"Yaudah, ayo kita ke rumah sakit sayang"ucap Arian.


Arian langsung membawa Freya keluar rumah. Mereka naik mobil menuju rumah sakit. Diperjalanan Freya sudah sangat kesakitan.


"Aaa.........aaa........Astatagfirullahaladzim............. Astagfirullahaladzim..........."ucap Freya sambil kesakitan.


"Sabar ya sayang sebentar lagi kita akan sampai dirumah sakit"ucap Arian.


"Iya sayang"ucap Freya.


Freya terus menahan rasa sakitnya hingga sampai dirumah sakit. Arian membawa Freya ke ruang bersalin. Freya langsung ditangani Dokter kandungan dan perawat. Dia berbaring diranjang pasien. Dokter memandunnya untuk melahirkan.


"Tarik nafas dan keluarkan perlahan ya Bu"ucap Dokter.


Freya mengangguk, dia mengikuti arahan dari Dokter. Karena pembukaannya semakin bertambah, rasa sakit itu semakin menjadi-jadi. Freya sampai meremas tangan suaminya. Arian tetap setia disamping Freya. Dia terus memegangi tangan Freya sambil mengelus rambutnya.


"Semangat sayang! bayi kita akan lahir"ucap Arian.


"Iya sayang huh....huh....huh...."ucap Freya sambil mengatur nafasnya.


Pembukaan sudah lengkap, Freya mulai diarahnya untuk mengedan setelah kepala bayi terlihat sedikit.


"Ayo semangat Bu, bayinya sudah kelihatan"ucap Dokrer.


"Eeee.....eeee......eeee....."Freya mengedan.


Uuuueeeeee........ uuueeeeek........ uuuuueeeek.........

__ADS_1


"Alhamdulillah Bu, bayinya laki-laki"ucap Dokter mengangkat bayi itu.


"Alhamdulillah"ucap Freya dan Arian.


"Lengkap tidak kekurangan apapun"ucap Dokter.


"Alhamdulillah"ucap Freya dan Arian.


Mereka berdua bahagia, bayi laki-laki itu terlahir dengan sehat.


Suara bayi itu terdengar nyaring saat sudah dilahirkan. Dokter memberikan bayi itu pada perawat untuk dimandikan. Setelah itu perawat selesai memandikan, bayi itu diberikan pada Freya agar disusui untuk yang pertama kalinya. Freya menyusui bayi Rafka untuk pertama kalinya.


"Aw.........."ucap Freya.


"Kenapa sayang?"tanya Arian.


"Sakit sayang, ternyata menyusui untuk yang pertama kali itu sakit"ucap Freya.


"Sabar ya sayang"ucap Arian.


"Iya sayang"ucap Freya.


Freya terus menyusui sambil menahan rasa sakit.


"Ternyata seperti ini rasanya jadi seorang ibu, aku jadi terharu. Mereka harus hamil dengan penuh kesulitan disetiap semesternya, melahirkan dengan susah payah dan menyusui yang tidak mudah. Semoga ibuku ditempatkan ditempat yang terbaik, diringankan siksa kuburnya dan diampuni segala dosa-dosanya, amin"ucap Freya sambil mendoakan ibunya.


Freya baru tahu rasanya jadi ibu, dia jadi teringat ibunya yang sudah pergi meninggalkannya.


Arian mencium kening Freya yang sedang menyusui Rafka. Setelah kenyang menyusu, Arian mengadzani Rafka.


"Allaahu Akbar, Allaahu Akbar


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar


Asyhadu allaa Illaaha illallaah


Asyhadu allaa Illaaha illallaah


Asyhadu anna Muhammadar Rasullullah


Asyhadu anna Muhammadar Rasullullah


Hayya 'alashshalaah


Hayya 'alashshalaah


Hayya 'alalfalaah


Hayya 'alalfalaah

__ADS_1


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar


Laa Illallaah"ucap Arian mengumandankan adzan pada Rafka digendongannya.


Arian mencium pipi bayi laki-lakinya itu. Freya tersenyum melihat Arian begitu bahagia menggendong Rafka.


"Sayang makasih ya atas semua perjuanganmu mengandung, melahirkan dan menyusui Rafka jagoanku"ucap Arian.


"Iya sayang"ucap Freya.


Arian meletakkan Rafka disamping Freya lalu mencium kening Freya lagi. Dia begitu bahagia memiliki istri dan anak.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Freya dan Rafka sudah dipindahkan diruang perawatan. Arian menemani Freya dan Rafka diruangan itu. Tak lama seluruh anggota keluarga datang. Baik dari keluarga Arian maupun keluarga Freya. Mereka silih berganti mengucapkan selamat.


"Kak Freya selamat ya, semoga Rafka jadi anak yang sholeh"ucap Fina.


"Amin, makasih Fina"ucap Freya.


"Arian, Freya, selamat ya"ucap Nara.


"Makasih Nara"ucap Arian dan Freya.


"Kak Arian, Kak Freya, selamat ya. Semoga baby Rafka gak kaya Papanya"ucap Dinda.


"Din, jangan menjelekkanku didepan anakku"ucap Arian.


"Ha.....ha......"ucap Semua orang.


"Makasih ya Dinda"ucap Freya.


"Selamat ya atas kelahiran Rafka, Kak Arian, Kak Freya"ucap Kevin.


"Makasih Kevin"ucap Arian dan Freya.


Pak Alex menghampiri Arian dan memeluknya.


"Selamat ya nak, kau punya jagoan penerus Papa"ucap Pak Alex.


"Iya Pa"ucap Arian.


"Freya selamat ya, semoga Rafka jadi anak yang sholeh dan berbakti pada orangtuanya"ucap Ibu Ruri.


"Amin, makasih Ma"ucap Freya.


"Tante, Om selamat"ucap Alif dan Ceisya memberikan selamat bersamaan sambil menunjukkan gambar keluarga kecil Freya dan Arian yang mereka gambar.


"Makasih sayang"ucap Freya dan Arian.

__ADS_1


Freya dan Arian begitu bahagia, berkumpul dengan keluarga dan membagikan kebahagiaan mereka setelah memiliki Rafka.


__ADS_2