DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Gagal Nikah


__ADS_3

Ayu masuk ke kamar Arian untuk mencarinya. Dia melihat kamar Arian yang sudah dihiasi banyak bunga-bunga. Ayu memegang barang-barang yang ada dikamar itu. Dia melihat foto Arian yang terlihat tampan. Ada sebuah buku catatan dimeja dekat kamar itu, Ayu penasaran dan membuka buku catatan itu. Didalam buku itu hanya terdapat tulisan pengeluaran dan pemasukan tapi dilembar paling belakang buku itu ada curahan hati Arian. Ayu membaca isi curahan hati Arian.


Dear Freya


Aku tak menyangka akan mencintai musuhku sendiri. Musuh dalam berdebat, bercanda, meledek dan berebut apa saja. Selama bersamamu hidupku penuh warna dan tawa. Lucu.....kalau kau sedang marah dan kesal padaku yang kau anggap menyebalkan. Pria arogan menyebalkan itu nama panggilanku darimu. Kau tahu aku selalu merindukan saat bersama denganmu walaupun itu sebuah perdebatan panjang yang terkadang tiada habisnya bahkan sampai berlaru-larut ke hari esoknya. Sepi tanpamu, rindu semua hal tentangmu. Freya jika Allah SWT menjodohkan kita semoga dimudahkan. Aku ingin menjadi imam mu. Menjagamu, melindungimu, menyayangimu dan mencintaimu.


I Love You Freya


Ayu langsung meneteskan air matanya membaca tulisan dibuku catatan itu.


"Ternyata Kak Arian tidak mencintaiku hik...hik...." ucap Ayu.


"Seharusnya aku tahu itu, dia hanya menganggapku sebagai adiknya bukan calon istrinya hik...hik...." ucap Ayu.


"Ini tidak benar, aku tidak boleh egois hik...hik...." ucap Ayu.


Ayu menulis surat untuk Arian. Kemudian dia keluar dari ruangan kamar itu. Ayu masuk ke kamarnya. Dia memasukkan semua baju-bajunya dilemari ke dalam ransel. Dia berganti pakaian biasa dan mengenakan topi dan kaca mata. Ayu keluar dari rumah besar orangtua Arian.


*************


Arian duduk dipelaminan tempat akad dimulai.


Acara akad nikad itu diselenggarakan dihalaman rumah besar itu.Semua anggota keluarga, kerabat, teman, sahabat, dan rekan bisnis menghadiri acara pernikahan itu. Arian sudah membulatkan tekadnya dan mengikhlaskan semuanya. Dia percaya ikhlas adalah kunci kebahagiaan yang hakiki. Ibu Ruri memanggil Dinda.


"Dinda sini"ucap Ibu Ruri.


Dinda menghampiri Ibu Ruri.

__ADS_1


"Iya Ma, ada apa?"tanya Dinda.


"Ayu kok belum turun, coba kamu cari dia ke kamarnya"ucap Ibu Ruri.


"Oke Ma"ucap Ruri.


Ruri berjalan memasuki rumah itu. Dia pergi ke lantai atas menuju ke kamar Ayu. Dinda tidak menemukan Ayu didalam kamarnya. Dia menanyakan Ayu ke pelayan dirumah itu tapi tidak ada yang mengetahui keberadaannya. Akhirnya Dinda keluar dari rumah itu. Dia memberi tahu Ibunya kalau Ayu tidak ada didalam rumah itu.


"Apa? Ayu tidak ada?"tanya Ibu Ruri.


"Iya Ma, aku dan para pelayan sudah mencarinya ke seluruh rumah kita tapi tidak ada"ucap Dinda.


Melihat Ibunya dan adiknya berbincang serius, Arian menghampiri mereka berdua.


"Ma ada apa?"tanya Arian.


"Apa? Ayu tidak ada? memang kemana dia?"tanya Arian.


"Aku dan para pelayan sudah mencarinya ke seluruh


ruangan dirumah kita tapi tidak ada"ucap Dinda.


Arian langsung berlari masuk ke dalam rumah. Dia pergi ke lantai atas mengecek setiap ruangan satu demi satu. Hingga akhirnya masuk ke dalam kamarnya. Arian melihat ada sebuah surat yang ditulis Ayu untuknya.


Untuk Kak Arian


Assalamu'alaikum

__ADS_1


Kak Arian terimakasih atas semua kebaikanmu dan keluarga kakak. Aku tahu Bude sengaja menempatkanku dirumah ini agar aku berada disekeliling orang-orang yang baik. Tapi aku sadar aku tidak ingin jadi orang yang hanya mementingkan kebahagiaanku sendiri. Aku tahu Kak Arian tidak mencintaiku. Kak Arian mencintai Freya. Itulah sebabnya aku memutuskan untuk kembali ke desa. Aku tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mencintaiku. Apalah arti sebuah pernikahan tanpa cinta yang tulus, akan berat menjalaninya. Aku doakan semoga Kak Arian bisa bersama Freya. Hidup bahagia hingga maut memisahkan, amin. Tidak perlu menyusulku, aku akan sering-sering menelpon kalian dari desa. Doakan aku menemukan jodohku segera, amin.


Ayu


"Jadi Ayu sudah tahu kalau aku mencintai Freya" ucap Arian.


"Jangan-jangan dia......"ucap Arian.


Arian menghampiri meja dekat ranjang kamarnya. Dia melihat buku catatannya terbuka.


"Ayu membaca tulisan ini, pantas saja"ucap Arian.


Acara pernikahan ini akhirnya batal. Semua tamu undangan pulang ke rumah mereka. Arian dan keluarganya duduk diruang keluarga. Mereka membicarakan pernikahan yang batal.


"Kalau itu sudah menjadi keputusan Ayu, kita harus menghormati keputusannya"ucap Pak Alex.


"Ibu tidak menyangka Ayu akan kembali ke desa" ucap Ibu Ruri.


"Yang penting semuanya bahagia, segala sesuatu yang dijalani dengan terpaksa itu tidak baik"ucap Dinda.


"Ikhlaskan saja Arian"ucap Kevin.


"Om Arian, mau nikah sama Tantenya Alif gak?"tanya Ceisya.


Arian langsung terkejut saat Ceisya menyebut Tante Alif, dia teringat Freya.


"Apa mungkin hari ini Freya sudah menikah dengan lelaki itu?"batin Arian.

__ADS_1


"Ya Allah ikhlaskan hatiku"batin Arian.


__ADS_2