DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Teror


__ADS_3

Teror adalah suatu kondisi takut yang nyata, perasaan luar biasa akan bahaya yang mungkin terjadi.


Arian dan Freya sarapan bareng dimeja makan. Rafka asyik mainin balon kesukaannya sambil senyum-senyum melihat Arian dan Freya yang sedang duduk sarapan.


"Ca....ca....ca....."ucap Rafka.


"Sayang lucunya Rafka dah ngoceh pagi-pagi" ucap Arian.


"Iya sayang, Rafka memang baru bisa ngoceh jadi ngoceh mulu"ucap Freya.


"Sayang, ini nasi goreng jengkol ya?"tanya Arian.


"Iya kayaknya"ucap Freya.


"Wah toilet bakal kabur lagi nyium bau semerbaknya"ucap Arian.


"Beneran toilet yang kabur, atau cewek cantik yang kabur?"tanya Freya.


"Sayang sabar, aku tak mungkin melirik cewek lain selain dirimu"ucap Arian.


Toilet atau penghuni toilet yang kabur? baru buka pintu toilet udah dapat sambutan angin sepoi-sepoi aroma harum semerbak membasahi sampai hidung pensiun sementara kalau nyium baunya. Pintu toilet langsung tutup rapat-rapat, maaf toilet ini sedang direcavery sementara silahkan mampir ditoilet sebelah yang lebih harum.


"Sayang ayo cepetan makannya nanti kesiangan lagi"ucap Freya.


"Iya sayang"ucap Arian.


Arian secepatnya menghabiskan nasi goreng jengkol pedasnya. Setelah itu mereka berjalan ke parkiran dihalaman rumahnya.


"Sayang kamu kelamaan sih ke toiletnya jadi kesiangankan"ucap Freya.


"Ini masih lama sayang, nanti juga sampai ke perusahaan kok"ucap Arian.


"Kita naik bus way  aja biar cepet, naik mobil kalau macet bisa lama"ucap Freya.


"Oke sayang"ucap Arian.


Arian dan Freya naik bus way. Mereka berjalan mencari tempat duduk, tak sengaja Freya bertubrukan dengan seorang wanita memakai topi dan masker.


Dug...........


"Maaf tidak sengaja"ucap Wanita itu.


"Gak papa aku juga salah kok"ucap Freya.


Wanita itu berlalu meninggalkan Freya dan duduk ditempat duduk yang jauh dari Freya.


"Sayang, kau tak apa?"tanya Arian.


"Gak papa sayang"ucap Freya.


"Ayo duduk"ucap Arian.


"Iya sayang"ucap Freya.


Freya duduk disamping Arian, sepanjang perjalanan Arian terus memegang tangan Freya, dia mau Freya tahu bahwa Arian begitu menyayanginya.


Sampai dihalte bus way, Arian dan Freya turun dari busway. Mereka berjalan ditepi jalan. Berjejer orang-orang membawa plastik, gelas dan wadah.


Arian dan Freya berjalan berpapasan dengan seorang lelaki tua yang membawa plastik ditangan kanannya.


"Mas bagi sedekahnya, tiga hari tiga malam minta sedekah eh malah dikasih surat cinta, ada juga yang malah ngasih brosur pembelian rumah, dan ada juga yang ngasih tiket nonton bola, saya butuhnya uang hik...hik...."ucap Lelaki tua itu.


"Arian bagi sana uangmu, kasihan"ucap Freya.


"Iya sayang"ucap Arian.


Arian memberi uang seratus ribu untuk lelaki tua itu. Kemudian Freya dan Arian berjalan kembali. Mereka berpapasan dengan wanita yang membawa gelas.


"Bang bagi sedekahnya, tapi jangan malah ngasih surat undangan nikah, saya gak sanggup ngamplopnya"ucap Wanita tua itu.


"Arian kasih uangmu, kasihan"ucap Freya.


"Iya sayang"ucap Arian.


Arian kembali memberi uang seratus ribu untuk wanita tua itu. Kemudian Arian dan Freya berjalan kembali. Mereka berpapasan dengan seorang nenek yang membawa baskom.


"Cu bagi sedekahnya, udah tua hanya butuh sesuap nasi, mungkin besok akan mati, anak mantu pergi jauh meninggalkan nenek digubuk derita tanpa cinta"ucap Nenek itu.


"Sayang udah kasih, kasihan nenek itu"ucap Freya.


"Iya sayang"ucap Arian.


Arian memberi satu lembar uang seratus ribu.


Kemudian Arian dan Freya berjalan kembali. Mereka


berpapasan dengan anak kecil yang membawa panci.


"Om bagi sedekahnya, hidup menderita mati tak ingin, beginilah sepenggal puisi penderitaan hidupku"ucap Anak kecil itu.


"Arian aku terharu, kasih dia uangmu Arian"ucap Freya.


"Iya sayang"ucap Arian.


Arian memberikan uang seratus ribu untuk anak kecil itu. Kemudian mereka berjalan lagi.


"Sayang kayaknya sepanjang tepi jalan ini berjejer peminta-minta"ucap Arian.


"Masa sih"ucap Freya.


"Lihat tuh ke depan masih sepuluh orang lagi yang ngantri"uca Arian.


"Iya ya"ucap Freya.


"Kabur yuk sayang sebelum nambah banyak lagi" ucap Arian.


Arian menarik lengan Freya untuk berlari dari tepi jalan itu. Beberapa peminta-minta itu mengejar Arian dan Freya.


"Mas bagi sedekahnya, seratus ribu juga boleh" ucap Pengemis 1.


"Kak bagi sedekahnya, tar berhadiah ciuman gratis"ucap Pengemis 2.


"Bang bagi sedekahnya, jangan pelit rejeki sempit, bini banyak, abang yang suka"ucap Pengemis 3.

__ADS_1


"Ayang, aku padamu, cus ane bisa two in one nih meski dua alam"ucap Pengemis 4.


"Freya ayo cepetan lari dari pengemis menggila itu, aku rasa mereka rabies"ucap Arian berlari menarik Freya.


"Sayang, kok banyak banget pengemis dadakan gitu"ucap Freya.


"Biasa sekarang viral mengemis lebih menjanjikan dari bekerja"ucap Arian.


"Sayang kakiku capek"ucap Freya.


"Ayo buruan naik ke punggungku"ucap Arian berdiri didepan Freya.


Freya langsung naik ke punggung Arian. Sepanjang tepi jalan Arian menggendong Freya sambil berlari dikejar pengemis dadakan menggelar konser jalanan. Cus Arian berlari terbirit-birit menggendong Freya sambil mengeluarkan bom atom andalannya yang diakibatkan jengkol sudah memasuki area pembuangan menuju pembakaran hingga asap tebal menggumpal keluar dengan bau khas yang tidak diinginkan.


Bruuuuuut.......bruuuuuuut......bruuuuut........


"Bau banget......"ucap Para pengemis yang mengejar Arian dan Freya.


"Udah ah gak sanggup ngejar, baunya bikin gak doyan makan"ucap Pengemis 1.


"Inget si kuning jadinya"ucap Pengemis 2.


"Mereka sudah mengeluarkan senjata rahasianya, eneg gue"ucap Pengemis 3.


"Balik lagi ngemis yuk, kalau diteruskan gas beracun ini akan semakin bertambah"ucap Pengemis 4.


Makan tuh bom like nya, makanya kerja dong jangan ngemis doang. Profesi mengemis mungkin menjanjikan tapi bekerja lebih membanggakan. Cus para pengemis gugur dari medan perang kembali ke pulau terbuang ditepi jalan menunggu belas kasih orang terkadang malah memaksakan asal dapat jatah makan.


Arian dan Freya berhasil kabur dari pengemis kurang kerjaan itu yang melambai ditepi jalan. Arian sampai berkeringat menggendong Freya kabur dari kejaran mereka. Sampai depan perusahaan Arian menurunkan Freya.


"Sayang kau capek ya menggendongku tadi?" tanya Freya.


Arian langsung merapikan rambut yang keluar dari hijab Freya.


"Enggak sayang, aku akan selalu melindungimu" ucap Arian.


"Sayang, aku jadi terharu. Aku lap keringat diwajahmu"ucap Freya.


Freya mengusap keringat diwajah Arian dengan sapu tangan miliknya.


"Sayang upahnya jangan lupa"ucap Arian.


"Oke sayang, sekarang DP nya nih"ucap Freya.


Cup


Freya mencium pipi Arian dengan mesra.


"Sayang I Love You"ucap Arian.


"I Love You Too"ucap Freya.


"Ayo masuk sayang"ucap Arian.


"Ya sayang"ucap Freya.


Arian dan Freya cus masuk ke perusahaannya.


Sampai diruang akunting Freya mau mengeluarkan handphonenya dari tas miliknya. Baru tas itu dibuka, ada plastik putih berisi jeroan penuh darah.


Claaaart...........


Plastik putih berisi jeroan berdarah itu berceceran dilantai.


"Sayang apaan itu?"tanya Arian kaget melihat Freya melempar plastik itu.


"Gak tahu sayang, tadi ada ditasku"ucap Freya.


Arian melihat jeroan berdarah yang tercecer dilantai itu.


"Ini jeroan sapi kayanya sayang"ucap Arian.


Freya langsung memeluk Arian karena takut.


"Sayang aku takut"ucap Freya.


"Tenang sayang, aku disini"ucap Arian sambil memeluk Freya.


"Kok itu bisa ada ditasku ya sayang"ucap Freya.


"Aneh juga, apa tadi kau tak salah memasukkan barangmu ke tas saat berangkat?"tanya Arian.


"Gak, tadi aku hanya memasukkan make up, handphone, charging, jepitan rambut dan dompet"ucap Freya.


"Yaudah, gak usah dipikirin sayang, nanti aku minta OB biar bersihin lantainya"ucap Arian.


"Iya sayang"ucap Freya.


OB akhirnya nembersihkan lantai yang kotor dengan jeroan berdarah itu.


"Sayang lantainya dah bersih, aku balik ke ruanganku ya"ucap Arian.


"Iya sayang, bentar lagi paling staf lain akan datang"ucap Freya.


Arian langsung mencium kening Freya.


"Kalau ada apa-apa bilang aku ya"ucap Arian.


"Iya sayang"ucap Freya.


Arianpun kembali ke ruangannya. Sementara Freya sibuk mengecek data laporan keuangan bulan ini. Tiba-tiba handphone Freya berdering, ada pesan masuk ke handphone miliknya.


Freya langsung membuka pesan itu.


MR. BLACK


Hallo Cantik


Kau sudah menerima hadiahku bukan?


Kau senang dengan hadiah yang ku kirim


Aku akan membuat hidupmu ketakutan

__ADS_1


Sampai kau sendiri mengakhiri hidupmu


Tangan Freya langsung bergetar setelah membaca pesan itu. Dia tidak tahu siapa yang mengirim pesan itu.


"Siapa MR. BLACK? kenapa dia mengirimku pesan ini"ucap Freya.


"Tidak, mungkin ini hanya pesan kaleng, berpikir positif Freya"ucap Freya.


Freya berusaha menghilangkan pikiran negatifnya. Dia berusaha melupakan pesan itu. Dan beraktifitas kembali seperti biasanya.


Siapa ya MR. BLACK? Pasti bukan tukang gali kubur atau pocong yang ngajak kencan buta malam jumat keliwon. Yang jelas Arian ada disamping Freya jagain dari MR. Black yang meneror entah untuk tujuan apa.


*************


Playboy adalah lelaki yang menyayangi dan mencintai lebih dari satu wanita. Wajar jumlah wanita lebih banyak dari lelaki.


Arian pagi itu dipanggil Papanya ke ruangan kerjanya.Dia tidak tahu kenapa Papanya memanggil Arian masuk ke ruangannya. Pak Alex sudah menunggu Arian diruangan kerjanya.


"Duduk"ucap Pak Alex.


"Iya Papa Presdir"ucap Arian.


Arian duduk dikursi depan meja Papanya.


"Arian ada yang ingin Papa bicarakan, ini hal yang penting"ucap Pak Alex.


"Hal penting apa ya Papa Presdir?"tanya Arian.


"Papa mau pensiun, ingin menikmati hari tua bersama Mamamu, jadi Papa ingin kau menggantikan posisi Papa"ucap Pak Alex.


"Apa Papa yakin, Arian akan bisa memimpin perusahaan?"tanya Arian.


"Papa yakin, pengalamanmu sebagai Direktur cukup lama, ditambah lagi kau lulusan luar negeri"ucap Pak Alex.


"Arian sebenarnya tidak masalah Papa memilih orang lain untuk memimpin perusahaan jika Arian tak mampu"ucap Arian.


"Tidak, Papa yakin kamu mampu memimpin perusahaan"ucap Pak Alex.


Arian bukan tidak yakin dengan kempuannya tapi dia ingin perusahaan Papanya maju walaupun bukan dia yang memimpin. Tapi karena itu keinginan Papanya dan juga ini kesempatan untuk ya membuktikan kemampuannya pada Papanya, akhirnya Arian menyetujuinya.


"Baiklah kalau begitu Pa"ucap Arian.


"Mulai hari ini Papa menyerahkan jabatan ini padamu"ucap Pak Alex.


"Makasih Pa, semoga amanah Papa bisa Arian pegang dengan baik"ucap Arian.


Setelah itu Arian keluar dari ruangan Pak Alex untuk bertemu klien baru perusahaan. Arian bertemu dengan klien itu disebuah restoran. Saat Arian menuju ke meja yang sudah dijanjikan, Arian sempat kaget klien perusahaannya itu adalah Hanum mantan pacar yang diselingkuhi Arian saat SMA dulu. Mereka berdua duduk berdua dimeja itu.


"Assalamu'alaikum"ucap Arian.


"Wa'alaikumsallam"ucap Hanum.


"Selamat pagi"ucap Arian.


"Pagi"ucap Hanum.


"Lama tak bertemu ya Hanum"ucap Arian.


"Aku pikir kau lupa denganku"ucap Hanum.


"Tidak, dulu kaukan....."ucap Arian ragu.


"Mantan pacar yang kau selingkuhi sampai 10 cewekkan"ucap Hanum.


"Maafkan kesalahanku dimasa lalu Hanum"ucap Arian.


"Santai saja Arian, itukan masa ABG, wajarkan kalau kau selingkuh"ucap Hanum.


"Dulu aku memang playboy, sebenarnya aku menyelingkuhimu sampai 15 cewek, kau tidak tahu yang 5 cewek lagi"ucap Arian.


Hah...ternyata Arian selingkuh sampai 15 kali, kasihan Hanum ditipu rayuan pulau kelapa sama Arian. Masih mending kalau dipetikin kelapa muda kan seger makan es kelapa siang hari, kali aja gak jadi patah hati Hanumnya. Jadi teman tapi makan kelapa dipantaikan lebih seru sambil ngelihat orang tenggelem dipantaikan kasihan.


"Oh....ternyata aku yang dulu bodoh ya percaya dengan kata-kata manismu, tapi itukan dulu. Sekarang berbeda, aku dengar kau sudah dua kali menikah ya"ucap Hanum.


"Iya Hanum, istriku yang sekarang bernama Freya"ucap Arian.


"Freya itu mantan istri Andikakan"ucap Hanum.


"Kau mengenal Freya?"tanya Arian.


"Sekilas, karena aku mengenalmu dan Andika jadi aku mengenal Freya"ucap Hanum.


"Iya, Andika mantan suami Freya"ucap Arian.


"Tak kusangka kau menikahi seorang janda, padahal dulu seorang playboy sejati yang biasa memilik gadis-gadis cantik untuk menjadi korban"ucap Hanum.


"Aku merasa bersalah padamu Hanum, dulu aku playboy dan tidak memikirkan perasaanmu"ucap Arian.


"Saat aku tahu perselingkuhanmu hatiku sakit, aku pikir aku wanita spesial untukmu tapi ternyata kau memilik 15 wanita spesial lainnya tanpa sepengetahuanku"ucap Hanum.


"Hanum aku minta maaf sekali lagi"ucap Arian.


Arian jadi merasa sangat bersalah karena dulu sudah membuat Hanum bersedih. Dulu dia memang playboy yang biasa gonta ganti pacar. Bahkan tak jarang dia hanya untuk main-main saja.


"Ha....ha....Arian aku hanya bercanda, itukan cuma cinta monyet, santai aja"ucap Hanum.


"Huh.....aku pikir kau masih sakit hati karena perselingkuhanku itu"ucap Arian.


"Oya gimana dengan proposal kerja sama yang ku ajukan?"tanya Hanum.


"Setelah ku pelajari, perusahaanku tertarik untuk menanam saham diperusahaanmu"ucap Arian.


"Baguslah kalau begitu, jadi perusahaan kita akan bekerja sama"ucap Hanum.


"Iya"ucap Arian.


Arian dan Hanum menandatangani kontrak kerjasama itu. Mereka sepakat perusahaan mereka saling bekerja sama.


"Karena semua urusannya sudah selesai, aku kembali ke perusahaan"ucap Arian.


"Iya"ucap Hanum.


"Aku mengucapkan terimakasih atas semuanya, semoga kedepan kita bisa menjalin silaturrahmi sebagai seorang teman dan rekan bisnis"ucap Arian.

__ADS_1


"Oke, terdengar bagus"ucap Hanum.


__ADS_2