DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Rumah Baru


__ADS_3

Arian dan Freya pulang dari bekerja sudah malam, mereka pergi ke taman dekat danau. Disana banyak orang yang menikmati indahnya malam sambil jajan ditepi jalan.


"Sayang jalan-jalan malam seru kayanya, rame kaya ABG lagi pacaran"ucap Arian.


"Gak mau, capek. Mau pulang aja"ucap Freya.


"Sayang makan jagung bakar enak, mau gak?"tanya Arian.


"Kamu aja, aku mau beli jagung rebus lebih anget"ucap Freya.


Arian dan Freya berdiri didepan tukang jagung bakar.


"Bang beli jagung bakar rasa keju"ucap Arian.


"Saya dulu bang, jagung rebus rasa coklat"ucap Freya.


"Hei sayang ngantri, tadi aku duluan yang punya ide beli jagung bakar"ucap Arian.


"Aku mau belinya jagung rebus"ucap Freya.


"Yaudah ngantri setelahku"ucap Arian.


"Beda pesanan boleh dong duluan juga"ucap Freya.


"Bang aku yang duluan ya"ucap Arian.


"Bang jangan mau wanita biasanya boleh duluan"ucap Freya.


"Pria yang memimpinkan ya kan bang"ucap Arian.


"Wanita yang paling harus dimengerti ya kan bang"ucap Freya.


Si Abang tukang jagung hati-hati udah berdebat gini nanti gak jadi beli cuma di PHP in doang sama duo pasangan ini,kaya nasib malang si apel dan jeruk di Mall.


"Mas, mba jagungnya abis. Kalau mau bantu ngupas dulu nih biar cepet"ucap Si Abang tukang jagung.


"Sayang kamu tadi minta duluankan, bantuin sana"ucap Arian.


"Sayang, kamu ngotot dari tadi, ya kamu yang mesti bantu sana"ucap Freya.


"Kamu tadi bilang wanita yang paling mengerti,


jadi kamu ngertiin bantuin sana"ucap Arian.


"Kamu tadi bilang pria memimpin,kamu yang bantuin sana"ucap Freya.


Aduh keburu malam Si Abang tukang jagung keburu ngantuk, dapet duit kagak diceramahin terus iya. Sabar bang ini ritual paduan suara tiap mereka muncul ditempat baru.Bikin panas telinga


nguras emosi jiwa.


"Mas,mba jadi gak nih bantuin?mau jagung bakar gak?"tanya Si Abang tukang jagung.


Akhirnya duo sejoli romantis ini mau juga tuh ngupas jagung.Mau beli kok malah jadi asisten tukang jagung.Arian hati-hati dalam jagung ada ulet yang lagi tidur anget-anget,nanti geli-geli gimana gitu kalau Freya yang ngeliatnya.


"Sayang bisa gak sih kamu ngupas jagungnya?" tanya Arian.


"Susah sayang, ini juga aku sedang berusaha"ucap Freya.


"Aku dah dapat banyak, kamu satu aja belum kelar sayang"ucap Arian.


"Sayang kau sombong ya, lihat saja aku akan mengupas lebih banyak darimu, ini aku lagi konsentrasi untuk mengupas jagung"ucap Freya.


"Sayang ditanganmu itu apa?"tanya Arian.


"Ya jagunglah, apa lagi memangnya?"tanya Freya.


"Tapi gerak-gerak gitu kamu gak geli apa?"tanya Arian.


"Aaaaaaaa......ulet......."ucap Freya.


Freya langsung memeluk Arian karena ketakutan.


Arian memanfaatkan situasi membalas pelukan Freya.

__ADS_1


"Sayang romantis ya malam gini diluaran sambil liat bulan dan bintang, kita mojok yuk ditepi danau"ucap Arian.


Freya cuma ngangguk doang udah kesemsem sama Arian yang punya jurus jitu level buaya buntung ditepi danau.Mereka pun duduk dibawah pohon ditepi danau sambil ngeliat bulan dan bintang.


"Indahnya langit malam ini, apalagi ditemani sayangku ini" ucap Arian.


Freya tersenyum dengan ucapan Arian.


Cup


Arian mencium pipi Freya.


"Sayang" ucap Freya.


Arian memegang tangan Freya. Lalu meletakkannya didadanya.


"Sayang, aku bersyukur bisa dipersatukan denganmu. Biarpun hidup susah asal bisa bersamamu" ucap Arian.


Freya menyandarkan kepalanya dibahu Arian.


"Aku akan ikut bersamamu, dimanapun kau tinggal sayang" ucap Freya.


"Makasih sayang, sudah mencintaiku apa adanya" ucap Arian.


Cup


Freya gantian mencium pipi Arian. Mata Arian melirik kanan kiri, barat timur, utara dan selatan, setelah dirasa aman terkendali, dia mencium Freya.


"Sayang, ayo pulang ke rumah baru kita besok"ucap Arian seusai mencium Freya.


"Boleh sayang"ucap Freya.


"Pulang yuk, kamu capekkan sayang"ucap Arian.


"Kakiku pegal"ucap Freya.


"Aku gendong pulangnya"ucap Arian.


"Sayang kamu selalu membuat aku jatuh cinta lagi dan lagi"ucap Arian.


"Sayang kita baru menikah,apa kau yakin kita bisa bersama selamanya?"tanya Freya.


"Ya,kenapa tidak?...aku cintanya sama kamu sayang"ucap Arian.


"Aku juga sayang"ucap Freya.


"Kalau bisa sampai kakek dan nenek kita bersama" ucap Arian.


"Kalau aku sudah nenek-nenekkan keriput, apa kau masih cinta?"tanya Freya.


"Aku udah jadi kakek-kakek keriput jadi samakan" ucap Arian.


"Sayang......."ucap Freya lalu tertidur digendongan Arian.


"Sayang, aku selalu mencintaimu, meski pertemuan kita tidak mengenakkkan tapi itu membuat kita bersama sekarang"ucap Arian.


Udah deh falling in love. Maklum mereka itu sebenarnya saling cinta tapi gengsi tapi cinta walau benci.Begitulah rumus matematikanya.


************


Arian dan Freya pergi ke rumah baru mereka yang dihadiahkan Pak Alex pada mereka. Mereka sampai disebuah rumah besar dan megah. Arian dan Freya terkesima saat melihat rumah besar itu.


"Sayang ini benar rumahmu bukan?"tanya Freya berdiri didepan pagar rumah besar itu.


"Sesuai alamat yang diberikan Papaku"ucap Arian.


"Ayo buruan masuk"ucap Freya.


Arian membuka kunci gerbang rumah itu.


"Sayang ayo masuk,udah bisa dibuka nih rumahnya"ucap Arian.


Saat masuk ke dalam rumah besar itu, banyak tikus, kecoa, kaki seribu, kelabang dan jangkrik.

__ADS_1


"Sayang gimana nih rumahnya kotor banget"ucap Freya.


"Sayang kita tetap harus bersyukur, kita punya rumah sebesar ini tanpa harus mencicil"ucap Arian.


"Astagfirullahaldzim, kau benar sayang"ucap Freya.


"Ayo kita bersihkan sama-sama"ucap Arian.


"Iya"ucap Freya.


Arian dan Freya akhirnya membersihkan rumah itu bersama-sama.


"Sayang istirahat dulu yuk,ruang keluarga udah dibersihin, kamu pasti capek"ucap Arian.


"Tapi masih kotor rumahnya sayang"ucap Freya.


"Jangan terlalu maksain, gak baik juga buat tubuhmu"ucap Arian.


"Iya"ucap Freya.


Arian dan Freya sholat diruang keluarga sambil beristirahat. Tiba-tiba muncul seseorang membawa cangkul dan clurit menghampri mereka.


"Kau pasti maling, aku tidak takut, jurus singa mengaung atau jurus banteng nyeruduk siap"ucap Arian.


Lelaki itu makin mendekati mereka berdua.


"Sayang serem, jangan-jangan psikopat jualan cangkul dan clurit maksa kita beli soalnya gak laku"ucap Freya.


"Atau tukang potong ayam lagi nyari tikus buat diternakin"ucap Arian.


"Keluarkan semua jurusmu sayang"ucap Freya.


"Jurus andalanku ya kentut seribu bau"ucap Arian.


Pruuuut......pruuuut......pruuuut...........


"Sayang bau banget"ucap Freya.


"Iya aku sampai mabok juga"ucap Arian.


Lelaki tua itu semakin mendekati mereka berdua, Arian pasang kuda-kuda.


"Tuan saya Pak Mumun, tukang kebun disini"ucap Pak Mumun.


"Oh tukang kebun, bilang dong"ucap Arian.


Arian dan Freya malu sudah berpikir aneh-aneh gak tahunya tukang kebun.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Freya kembali bertemu Fina disebuah taman sekalian mengajak Alif jalan-jalan. Freya dan Fina duduk dikursi sedangkan Alif melihat air mancur.


"Fina, aku sudah tahu siapa yang sudah menabrak orangtua kita" ucap Freya.


"Siapa kak?" tanya Fina.


"Namanya Parmin, dia seorang supir. Malam itu dia mabuk-mabukan disebuah klub malam. Dia pulang membawa mobil milik majikannya, dan menabrak orangtua kita" ucap Freya.


"Berarti kita harus melaporkannya ke polisi kak" ucap Fina.


"Dia sudah meninggal, setelah menabrak orangtua kita, dia kecelakaan dan mati ditempat" ucap Freya.


"Berarti Allah sudah menghukumnya" ucap Fina.


"Iya, kita tinggal mengikhlaskan semuanya" ucap Freya.


"Kakak benar, hanya ikhlas yang membuat kita damai dan tenang" ucap Fina.


"Karena kita jadi yatim piatu, kita jadi terbiasa mandiri dan kerja keras. Mungkin itu hikmah dari semuanya" ucap Freya.


"Iya, hidup mengajari kita semuanya itu karena kita yatim piatu" ucap Fina.


Freya dan Fina tersenyum. Kini hidup mereka bahagian. Masa lalu yang pahit mengantarkan mereka ke kehidupan yang indah.

__ADS_1


__ADS_2