
Arian dan Freya bersiap berangkat kerja. Mereka berdiri didepan mobil baru hadiah dari ayahnya Aroan.
"Sayang lihat nih kunci mobil baru"ucap Arian.
"Kunci mobil baru punya siapa? kamu gak begal orangkan sayang?"tanya Freya.
"Sayang kamu pikir aku ini preman yang suka bikin onar, aku ini pria baik-baik yang sayang istri"
ucap Arian.
"Mana aku tahu kamu itu baik atau gak, setahuku kamu suka nyerobot apa aja"ucap Freya bercanda.
Arian dan Freya masih berdebat pagi itu walaupun sebenarnya itu hanya perdebatan ringan.
"Sayang ayo buruan berangkat"ucap Freya.
"......"Arian diam kesal.
Melihat Arian cemberut, Freya langsung merangkulnya lalu mencium pipinya.
Cup
"Maaf ya sayang, kau marah ya" ucap Freya.
"Siapa bilang" ucap Arian membalas dengan ciuman.
Arian mencium Freya sampai lama. Hingga Freya mendorong dadanya.
"Sayang masih pagi, kau rakus" ucap Freya.
"Itu hukuman manis untukmu sayang" ucap Arian.
"Baiklah, ayo berangkat kalau gitu, udah puaskan" ucap Freya.
"Oke sayang" ucap Arian.
Arian dan Freya naik mobil itu menuju jalan raya.
Ternyata jalan yang hendak dilewati mereka macet total.
"Tuh kan macet jadinya, kamu sih sayang pakai bawa mobil"ucap Freya.
"Kamu juga mau ngikut tuh, masa aku yang salah"ucap Arian.
"Naik Bus atau ojeg lebih cepet,ini semua karena kamu ya udah tahu naik mobil pribadi tapi berangkatnya siang"ucap Freya.
"Kamu juga kelamaan dandan sayang,belum mandimu berjam-jam"ucap Arian.
"Kaya kamu gak lama aja mandinya"ucap Freya.
"Macetnya mana panjang bener,mau sampai kapan nyampai dikantor"ucap Freya.
"Sayang jangan marah, cantik deh kalau lagi senyum"ucap Arian.
Arian mendekati wajah Freya lalu menciumnya. Mereka berciuman mesra serasa dunia milik berdua orang lain mah tinggal dibulan aja biar gak ngeliat.
Tok....tok.....tok.....
Suara body mobil diketuk oleh Pak polisi yang ada di depan mobil menyaksikan adegan panas yang belum lulus sensor itu.
"Selamat pagi pagi"ucap Pak Polisi.
Arian dan Freya gak denger karena sedang tidur.
Polisi itu berjalan mendekati pintu mobil sebelah kanan lalu mengetuk kaca mobil.
Tintong...tingtong......
Bukan,itu suara bel pintu rumah ganti next....
Tuk....tuk..tuk.......
"Ada razia silahkan bapak dan ibu keluar"ucap Pak Polisi.
Freya dan Arian melepas ciuman mereka saat mendengar ketukan kaca mobil.
"Sayang ada polisi"ucap Freya.
"Iya bener,mau ngapain ya, kitakan cuma ciuman masa mau ditilang juga"ucap Arian.
__ADS_1
"Kamu sih sayang ngapain juga mesti ciuman dijalan tol gini"ucap Freya.
"Biar romantis sayang, gak jenuh"ucap Arian.
"Udah keluar dan temui polisi itu"ucap Freya.
"Kamu aja,Polisi biasanya iba kalau sama perempuan hamil"ucap Arian.
"Tapi aku gak hamil Arian"ucap Freya.
"Polisi juga iba pada wanita cantik dan sholehah"ucap Arian.
"Gak mau,ini salah kamu jadi kamu temui Pak Polisi itu"ucap Freya.
"Kamu tadi juga tidur tuh,jadi temenin aku nemui polisinya Freya"ucap Arian.
Udah stop!!!!Kasihan Pak Polisi berdiri dari tadi.
Keluar atau kalian mau diderek semobil-mobilnya.Tenang kejahatan kalian ringan cuma tiduran dimobil pas lagi macet tiada akhir.
Arian dan Freya keluar dengan muka bersalah dan malu udah kaya mau upacara bendera mereka berdiri dan memberi hormat gak diturunin tuh tangan.Hoi ini bukan upacara bendera,turuni tangannya.
"Bapak,Ibu ngapain ya hormat sama saya kaya mau upacara bendera"ucap Pak Polisi.
"Maaf Pak kami merasa bersalah telah berciuman didalam mobil,kami sudah menikah kok,ada buku nikahnya"ucap Arian.
"Benar Pak,kami sudah halal,baru menikah mingu-minggu ini.Nikah dadakan dibalai desa"ucap Freya.
"Kami tidak bermaksud melanggar aturan dan membuat onar Pak"ucap Arian.
"Betul Pak,kami hanya lagi boring nunggu macet yang lama jadi kami ciuman dulu"ucap Freya.
Pak polisi senyum-senyum mendengar dongeng yang panjang dan lebar dari duo sejoli romantis itu.
"Pak ampuni kita,jangan bawa kami ke kantor polisi,kami baru saja merasakan indahnya berumah tangga,jangan pisahkan kami"ucap Arian.
"Iya,Pak Polisi tangkap saja suami saya,saya akan setia menunggunya dirumah"ucap Freya.
"Hei sayang kamu tega ya,nyuruh Pak Polisi nangkep aku,siapa teman bermesraanmu kalau aku ditangkep"ucap Arian.
"Sudah-sudah,saya hanya kesini mau bilang kalau didepan ada perbaikan jalan jadi tolong tertibkan mobil kalian jangan markir gak jelas kekanan atau kekiri membuat tambah macet"ucap Pak Polisi.
************
Arian dan Freya sampai diperusahaan dengan waktu yang mepet-pet-petnya.Mereka mesti berjalan secepat kilat masuk ke perusahaan.
"Sayang ini semua karenamu ya kita jadi sedikit lagi mau kesiangan"ucap Freya.
"Sayang jangan marah"cap Arian.
"Aku mau naik lift,harus cepet nih"ucap Freya.
"Aku juga mau naik lift"ucap Arian.
"Kamu gak usah ikut-ikutan aku ya Arian"ucap Freya.
"Aku juga mau naik lift sayang"ucap Arian.
Mereka berdua masuk ke dalam lift.
"Sayang ngapain kamu naik lift ini,kan ada lift satunya disebelah kanan"ucap Freya.
"Gak ada peraturan ya gak boleh naik lift ini"ucap Arian.
Freya dan Arian terus berdebat romantis hingga Arian mencium kening Freya agar dia luluh dan dia marah lagi. Tiba-tiba lift terbuka, diluar sudah banyak karyawan yang mengantri mau masuk lift.
"Kalian ngapain disini ngantri apaan?"tanya Arian.
"Ngantri sembako tapi gak ada yang bagi pak,lagi tanggal tua"ucap Yudi.
"Ngantri mau ke toilet Pak,karena toilet diatas penuh mau ke toilet bawah"ucap Ari.
"Mau nonton promosi film langsung live action Pak"ucap Edi.
"Cepetan bubar jalan upacara udah selesai"ucap Arian.
"Beri penghormatan pada pemimpin upacara"
ucap Didit.
__ADS_1
Lha kok jadi upacara bendera lagi disini.Takut diomelin Arian mereka jadi upacara bendera.
Setelah itu mereka bubar jalan sesuai protokol yang ada.Arian dan Freya keluar dari lift. Freya pergi ke ruangan akunting sementara Arian ke ruangan ayahnya.
"Arian mulai hari ini kamu jadi Direktur kembali diperusahaan ini,kerja yang benar dan buktikan kemampuanmu seperti dulu"ucap Pak Alex.
"Baik Presdir Papa yang terhormat,terimakasih atas jabatan barunya.Aku akan bekerja keras memegang kembali jabatan lamaku"ucap Arian.
"Nanti ada Sekretaris pribadi untukmu yang akan membantumu bekerja"ucap Pak Alex.
"Iya Presdir Papa yang terhormat terimakasih"
ucap Arian.
Selesai serah terima jabatan yang formal itu Arian menuju ke ruangan kerja barunya.Dia diberi ruangan kerja yang baru oleh Papanya.Arian masuk ke ruangan, seorang wanita ikut masuk ke dalam ruangannya.
"Selamat pagi Pak,saya Karisa Putri Sekretaris Anda"ucap Karisa.
"Pagi"ucap Arian.
Arian langsung duduk dikursi kerjanya.Karisa memang cantik dan seksi,iman Arian diuji.
"Pak mau dibuatkan kopi atau teh?"tanya Karisa.
"Kopi saja"ucap Arian.
"Baik,saya buatkan kopi dulu ya Pak"ucap Karisa.
"Ya,silahkan"ucap Arian.
Karisa membuatkan kopi didispenser yang ada didalam ruangan itu.Setelah itu memberikan kopi itu pada Arian. Tapi karena kakinya Karisa keseleo, kopinya tumpah ke baju Arian.
"Maaf Pak gak sengaja"ucap Karisa.
"Gak papa"ucap Arian.
"Baju Bapak jadi kotor kena kopi apa mau saya bersihkan pakai tisu"ucap Karisa.
"Gak usah bisa sendiri,kamu boleh keluar"ucap Arian.
"Baik Pak"ucap Karisa.
Karisa keluar dari ruangan kerja Arian.
"Tampan sekali Pak Arian,sopan dan baik lagi"ucap Karisa.
Ruangan kerja akunting
"Arian kemana ya kok gak masuk ke ruangan ini,apa dia marah sama aku tadi ya"ucap Freya.
Melihat Freya terlihat kebingungan salah satu stafnya bertanya.
"Bu Freya kenapa?"tanya Andi.
"Pak Arian kemana ya kok belum masuk ke ruangan?"tanya Freya.
"Ibu belum tahu?Pak Ariankan jadi Direktur lagi disini"ucap Andi.
"Direktur?......terimakasih ya Andi informasinya" ucap Freya.
"Ya Bu"ucap Andi.
"Pantas pria arogan menyebalkan itu gak kelihatan dari tadi,dia kok gak bilang ya sama aku"ucap Freya dalam hatinya.
Tak lama handphonenya berdering.
Kriiiing.....Kriiiing...........kriiiing.........
"Hallo"ucap Freya.
"Sayang datang keruanganku sekarang,aku ada berita bagus untukmu"ucap Arian.
"Ngapain? paling sayang mau pamer"ucap Freya.
"Pokoknya aku tunggu diruanganku"ucap Arian.
"Gak mau datang,gak peduli,masa bodo"ucap Freya.
Ditutup langsung deh telponnya sama Freya.
__ADS_1
Tapi ya namanya juga cinta,meski benci tetap saja cinta.Freya pergi ke ruangan Arian.