DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Freya Sakit


__ADS_3

Freya dengan gengsi tingkat tinggi menuju ke ruangan kerja suami tapi musuhnya.


"Sayang kamu ngapain gak pakai baju?"tanya Freya.


"Tadi aku ketumpahan kopi Freya sayang"ucap Arian.


"Kamu ketumpahan kopi atau jelalatan tadi?"


tanya Freya.


"Sayang aku mana mungkin jelalatan sih sama cewek lain"ucap Arian sambil memeluk Freya.


"Kerjaanku numpuk, aku mau balik ke ruanganku" ucap Freya


"Freya sayang kamu marah ya"ucap Arian.


Arian menatap wajah Freya yang terlihat cemberut padanya.


"Sayang, apa Sekretarismu itu cantik?"tanya Freya.


"Freya sayang, kaulah yang paling cantik dimataku"ucap Arian.


"Besok aku akan membelikanmu kaca mata kuda


biar matamu burem ngeliat cewek cantik"ucap Freya.


"Sekalian pakein aku baju perang yang digembok biar aman dari pelakor sayang"ucap Arian.


"Ah....kuncinya ku buang kelaut jadi kau terus-terusan make baju perang itu dijamin gak akan bisa ngapa-ngapain sama cewek lain"ucap Freya.


"Kalau begitu sama kamu juga gak bisa dong sayang"ucap Arian.


"Ha....ha....."Freya tertawa.


"Tawamu cantik sayang"ucap Arian.


"Oya, kau mulai gombal lagi Arian"ucap Freya.


"Gak sayang, beneran"ucap Arian.


Lagi asyik bercanda berdua, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu ruangan itu.


Tuk....tuk....tuk......


Freya langsung sembunyi dibawah kolong meja kerja Arian.


"Pak Arian ini berkas yang harus ditanda tangani" ucap Karisa.


"Arian kok gak cerita punya Sekretaris cewek"ucap Freya sambil mencubit paha Arian.


"Iya taruh dimeja"ucap Arian.


"Pak Arian mau dipijat pundaknya atau keningnya saya bisa"ucap Karisa.


"Tidak usah Karisa"ucap Arian.


"Astagfirullah, cewek ini centil amat"batin Freya.


"Pak Arian butuh apa lagi, biar saya siapkan Pak"ucap Karisa.


"Tidak, kau boleh keluar"ucap Arian.


"Baik Pak"ucap Karisa.


Karisa keluar dari ruangan kerja Arian. Freya keluar dari gua persembunyiannya dikolong meja.


"Sayang, Sekretarismu centil juga, kamu pasti seneng ya digodain gitu"ucap Freya.


"Aduh....Freya cemburu berat, ini bisa mendatangkan perang dunia kesepuluh, mending gue romantisin deh"batin Arian.


"Freya sayang cantik deh, cuma kamu yang ada dihatiku sayang"ucap Arian.


"Masa"ucap Freya.


Freya  cemberut kaya rujak asem yang dijual emang-emang gak laku sampai sore.


Arian buruan rayu Freya pakai gula Jawa yang manisnya gak ada duanya.


"Freya sayang tenang aja,kamu tetep paling cantik dan seksi,aku tidak mungkin melirik wanita lain "ucap Arian.


Freya tersenyum dengan ucapan Arian, dia percaya Arian tak mungkin mengkhianatinya seperti Andika


************


Sepulang bekerja Arian menghampiri Freya ke ruangan kerjanya. Dia ingin mengajak Freya makan diluar.


"Freya ayo pulang sayang"ucap Arian.


"Kamu pulang aja sendiri,aku masih sibuk"ucap Freya.


"Aku mau terakhir kamu makan,sekarangkan aku Direktur"ucap Arian.

__ADS_1


"Gak laper,gak mau makan uangmu yang kerjanya cuma nyantai mulu"ucap Freya.


"Nyantai mulu,aku kerja seharian.Kamu meragukan kemampuanku?"tanya Arian.


"Gak gitu sayang, aku bercanda"ucap Freya.


Akhirnya Freya mau juga diajak Arian pulang.Sepanjang jalan dari lantai atas sampai lobi Arian terus memegang tangan Freya.Dia mau nunjukkin bahwa Freya miliknya.Repot kalau digondol pembinor,Arian bisa kelojotan nangis sepanjang episode gak ada abisnya.


"Itu Pak Arian dan Bu Freya kok terlihat mesra ya"


ucap Didin.


"Kamu gak tahu gosipnya,mereka itu jadian"ucap Eri.


"Kok merinding ya denger mereka mesra, perasaan waktu itu mereka cakar-cakaran dikantin sampai karyawan banyak yang gak jadi makan"ucap Anto.


Biasa gosip lebih cepat dari kereta api.Maklum gosip disebarluaskan makhluk tak kasat mata jadi cepet nyampainya kan pakai pintu kemana saja.


Arian dan Freya sampai disebuah restoran favorit Arian.Mereka turun dari mobil berjalan menuju ke restoran.


"Arian duduk disebelah sana"ucap Freya.


"Gak ah,duduk disini aja"ucap Arian.


"Enakkan disana tempat duduknya variasi"ucap Freya.


"Disini tempat duduknya banyak"ucap Arian.


"Disana hiasannya banyak"ucap Freya.


"Disini deket aquarium"ucap Arian.


"Disana lebih terang lampunya"ucap Freya.


"Disini tempatnya sepi buat mojok"ucap Arian.


"Aku mau disana pokoknya"ucap Freya.


"Gak bisa,duduk disini lebih bagus"ucap Arian.


Arian,Freya keburu habis menunya dan tutup restorannya.Kelamaan berdebat,inget kasus dikantin UUGM(ujung-ujungnya gak makan),mau?


Udahlah berdamai itu indah dari pada berdebat bikin perut laper.Tuhkan bener kursinya dipenuhi pengunjung,mau duduk dimana coba,kebanyak berdebat sih.


"Arian kamu sih kebanyakan ngomong,mau duduk dimana coba"ucap Freya.


"Kamu yang tadi kebanyakan maunya"ucap Arian.


"Kamu tadi mesti harus disana"ucap Arian.


"Kamu malah minta disini"ucap Freya.


Akhirnya mereka duduk dikursi luar yang dingin dan banyak nyamuk minta makan.Saatnya pelayan restoran tampil,ayo segera berikan buku menu,sebelum menu makanan habis,kasihan cacing diperut mereka belum dikasih makan.


"Mas,mba mau pesan apa?ini buku menunya"


ucap Pelayan restoran.


"Pesan gurame bakar ya mba"ucap Freya.


"Gak,gurame asam manis aja"ucap Arian.


"Gurame bakar lebih empuk Arian"ucap Freya.


"Gurame asam manis ada saosnya enak"ucap Arian.


"Gurame bakar lebih manis Arian"ucap Freya.


"Gurame asam manis lebih gurih Freya"ucap Arian.


"Mas,mba dua-duanya sudah habis"ucap Pelayan restoran itu.


"Yaudah,ayam bakar saja"ucap Freya.


"Gak,ayam goreng krispi aja"ucap Arian.


"Ayam bakar lebih kenyal Arian"ucap Freya.


"Ayam goreng lebih renyah Freya"ucap Arian.


"Mas,mba dua-duanya juga sudah habis"ucap


Pelayan itu.


"Terus apa yang masih?"tanya Freya.


"Inikan sudah jam 9 malam sebentar lagi tutup,menunya udah banyak yang habis.Sisanya tumisan sayuran doang"ucap Pelayan itu.


Akhirnya Arian dan Freya gak jadi makan direstoran. Mereka pulang kerumahnya. Buka kulkas kosong blong belum sempat diisi,sibuk kerja dan belum ada pelayan dirumahnya.


"Arian laper"ucap Freya lemes.

__ADS_1


"Sayang laper ya?ada mie instan punya Pak Mumun mau gak? "tanya Arian.


"Iya mau,bikinin ya"ucap Freya udah gak bertenaga.


"Iya"ucap Freya malas ngomong lagi.


Arian membuatkan Freya mie instant itu.


"Freya ini mie instannya udah mateng"ucap Arian.


"Baunya harum Arian"ucap Freya.


Freya langsung makan mie instannya.Arian terus nungguin Freya udahan makan mie instanya sambil tersenyum.


"Sayang kamu cengar cengir ngapaian?"tanya Freya.


"Freya sayang udah kenyangkan?"tanya Arian.


"Iya,emangnya mau apa?"tanya Freya.


"Kita......."ucap Arian.


"Aduh perutku sakit beneran mau ke toilet,sorry ya sayang"ucap Freya.


Freya langsung masuk ke toilet.


"Aduh gagal total, Freya nginep ditoilet"ucap Arian.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Esok harinya Freya masih terbaring lemas diranjang. Arian yang hendak berangkat kerja menghampirinya. Dia mencemaskan keadaan Freya.


"Freya perutmu masih sakit sayang?"tanya Arian.


"Iya,pusing dan mabuk juga"ucap Freya.


"Kamu istirahat aja gak usah kerja dulu,mau aku temenin gak?"tanya Arian.


"Gak usah sayang"ucap Freya.


"Freya sayang aku ikut cuti aja ya"ucap Arian.


"Sayang kamu itu baru juga diangkat jadi Direktur masa udah malas,mau jadi staf lagi"ucap Freya.


"Habis aku nanti kesepian tanpamu Freya dikantor"ucap Arian.


Akhirnya Freya mendekati Arian. Mereka langsung romantisan.Berbagi cinta dan kasih sayang. Setelah itu Arian mandi lalu ke dapur mengambil bubur untuk Freya. Dia menyuapi Freya bubur ayam.


"Udah selesai sarapannya, minum obat ya"ucap Arian.


Freya mengangguk, lalu Arian memberinya obat.


"Freya aku berangkat kerja dulu"ucap Arian.


"Sini dulu"ucap Freya.


"Apa?"tanya Arian.


"Awas ya genit sama Karisa,ini cobekan,panci, ember,gayung,sapu udah menantimu dirumah siap melayang dan jalan-jalan ke kakimu ya sayang"ucap Freya.


"Beres gak akan kok sayang,kalau perlu pasang CCTV diruanganku jadi kamu bisa pantau dari rumah,ditoilet juga pasang CCTV juga aja biar gak ada dusta diantara kita"ucap Arian.


"Oke aku percaya,sini aku kasih kamu jimat"ucap Freya.


Freya mencium kemeja Arian jadi terdapat noda lipstik dikemeja itu berbentuk bibir.


"Nah sekarang udah boleh berangkat kerja"ucap Freya.


"Makasih Freya sayang"ucap Arian.


"Sayang, inget gak boleh jelalatan dikantor"ucap Freya.


"Kepada komandan upacara,siap gak jelalatan grak"ucap Arian.


"Silahkan bubar jalan"ucap Freya.


Arian pun berangkat kerja dengan hati berbunga-bunga.


Tiba-tiba Freya ditelpon adiknya Fina,dia langsung mengangkat telpon itu.


"Kak Freya ada dikontrakkan gak?aku mau main nih mumpung cuti"ucap Fina.


"Aku ada dirumah sekarang Fina,nanti aku kirimin alamatnya"ucap Freya.


"Kak Freya pindah ya?"tanya Fina.


"Iya,nanti aku ceritakan semuanya kalau kamu udah sampai"ucap Freya.


"Oke deh,aku dan Alif akan kesana ya"ucap Fina.


"Ya"ucap Freya.

__ADS_1


Freya sedikit ragu dan cemas,secara Fina belum tahu kalau Freya nikah sama musuh bebuyutannya yang bersaing ketat dari lima tahun lalu.Eh sekarang bermain ketat diranjang,apa coba nanti yang akan dipikirkan Fina.


__ADS_2