DUDA JANDA HOT

DUDA JANDA HOT
Nyusu Seli Enak Juga


__ADS_3

Arian masih mengorok diselingi jangkrik-jangkrik yang meramaikan suasana dan burung-burung bersiul, eh buang tai dimulut Arian. Tapi karena Arian gak nyadar yang dimakan tuh tai burung.


Enak kan masih didunia halu bayangin makan bubur disuapin sama bidadari yang montot tur bulenok. Nah loh Freya sang biduan datang menghampiri Arian yang masih mengorok padahal tuh katak bersiap nyemplung dimulut Arian. Datang Freya menghampiri Arian yang asyik tidur pules sementara Rafka ilang entah dimana keberadaannya tanpa jejak dan kabar berita, ini pasti perbuatan Arian yang asyik tidur bersama jangkrik dan katak.


"Sayang bangun.....Arian....."ucap Freya memanggil Arian sambil menepuk kakinya.


"Apa sih Sayang, eh.....ini dimulut apaan kok gerak-gerak"ucap Arian.


"Itu katak kecil masuk ke mulutmu Sayang"ucap Freya.


"Apa? katak?.....enak gak kalau dimakan?"tanya Arian.


"Coba aja"ucap Freya.


"Ini makanan esktrim pertama yang akan ku makan"ucap Arian.


Baru mau dimakan tuh katak malah masuk ke tenggorokkan.


"Ugh.....ugh.....ugh......"Arian kesedak.


"Sayang, siapa suruh makan katak beneran"ucap Freya.


"Sa...yang bantu...in"ucap Arian terbata-bata.


Freya langsung menepuk-nepuk punggung Arian.


Pluk...............


Katak akhirnya keluar dari mulut Arian siap ngapelin pacarnya dicomberan deket situ, maklum baru jadian harus sering ngapelin biar gak ditinggalin.


"Sayang, Rafka mana?"tanya Freya.


"Itu Raf......."ucap Arian menunjuk ke sampingnya.


"Mana Rafka sayang?"tanya Freya sambil panik.


"Tadi disini sayang, sumpah"ucap Arian.


"Iya....mana?"ucap Freya melihat-lihat kesekelilingnya.


"Apa diumpetin katak ya?"ucap Arian.


"Sayang....jangan bercanda, dimana Rafka?"tanya Freya.


"Beneran tadi disini sayang"ucap Arian.


"Sayang ini semua gara-gara kamu tidur sampai ngorok, Rafka jadi hilang"ucap Freya.


"Sayang, maaf tadi aku ketiduran"ucap Arian.


"Rafka hik....hik......"ucap Freya sambil menangis.


Arian langsung merangkul Freya. Dia merasa bersalah karena ketiduran saat menjaga Rafka.


"Sayang jangan menangis kita cari Rafka ya"ucap Arian.


"Ini gara-gara kamu ketiduran sayang, seharusnya kamu bener-bener jagain Rafka"ucap Freya.


"Sayang aku gak sengaja ketiduran"ucap Arian.


"Iya, tapi coba lihat Rafka gak ada hik....hik..."ucap Freya.


Ini pasti salah angin sepoi-sepoi dan pohon yang meneduhkan suasana, hingga Arian terlena dan jatuh ke dalam buaian, hilang deh Rafka kecil entah kemana? siapa yang nyomot??

__ADS_1


"Sayang ayo kita lapor polisi"ucap Freya.


"Kita nyari dulu disekitar sini baru lapor polisi ya sayang"ucap Arian.


"Iya buruan, kita harus menemukan Rafka"ucap Freya.


"Iya sayang"ucap Arian.


Arian dan Freya langsung mencari Rafka disekitar bebatuan dan rerumputan. Eh....nyariin apaan disekitar bebatuan, itumah nyari kepiting ngumpet dibebatuan paling bukan Rafka. Nah direrumputan paling nyariin ulet bulu yang lagi kawin lari gak sanggup jadi kepompong.


Akhirnya Freya dan Arian mencari kesana kemari mencari Rafka. Tapi mereka belum juga menemukannya.


*************


Duo penculik suami istri saling mencintai tak ingin terpisah ruang dan waktu termasuk jarak diantara mereka. Nempel terus kaya perangko sampai suaminya jadi pengangguran sejati demi tetap menjaga istri. Makan bisa tipu sana tipu sini. Kepepet ya menggembel sementara biar dikasihani orang. Lumayan pendapatan para gembel lebih besar dari kaum berdasi dikantoran.


Uweeek......uweeeeek.......uweeeek......


Suara Rafka menangis kencang karena haus.


"Yang bayinya nangis terus nih"ucap Jojon sambil menggendong Rafka.


"Mas susuin dulu sana"ucap Siti.


"Susuin pake apa yang?"tanya Jojon.


"Pakai susumu lah"ucap Siti.


"Yang kalau nyusuin memang cowok ya? terus yang hamil siapa? apa cowok juga?"ucap Jojon.


"Gak tahu tuh, biasanya sih cewek, tapi kalau kamu mau hamil juga gak papa, makanya susuin tuh bayi, aus"ucap Siti.


"Yang susuku alot gak ada air susunya, bau ketek iya"ucap Jojon.


"Iya sih, Seli kambing yang bersih dan sehat. Gak papa gitu bayi ini nyusu Seli?"tanya Jojon.


"Tarzan aja nyusu bintang dihutan, sehat aja tuh"ucap Siti.


"Tapi itu Tarzan, ini bukan Tarzan sayang"ucap Jojon.


"Seli itukan bersih, sehat dan juga terawat. Aku yakin cocok untuk jadi ibu susu bayi ini untuk sementara waktu"ucap Siti.


Karena tak ada yang mau nyusuin Rafka, jadinya Jojon mengambil susu Seli untuk Rafka. Dia merebus sepanci susu Seli untuk Rafka. Kasihan Seli sampai lemas kehabisan air susu. Rafka gak ada habisnya nyusu.


"Seli bagi susunya lagi, jangan pelit, kita harus berbagi dengan sesama, biar amal ibadah kita banyak"ucap Jojon pada kambingnya Si Seli.


Mbeeeeek.....mbeeeeeek..........


Author ngerti yang diucapkan Seli, ampun......ini anak gue aja udah enem, empot-empotan nyusuin eh malah ditambahin sama Rafka juga, nasib.......


"Lah nih bayi kuat juga nyusunya, padahal minum susu sama kambing juga"ucap Jojon.


"Lah...lah....kok nyusu terus, udah habis dua panci masih kurang juga, gragas nih bayi, kasihan Seliku sayang"ucap Jojon.


Mbeeeeek.....mbeeeeek.......mbeeeek.......


Sabar Seli, Rafka masih aus, masih pengen nyusu satu dua panci lagi. Yah gini nasibnya nyusuin anak manusia.


"Yang udah disusuin belum bayinya?"tanya Siti.


"Udah, tapi masih kurang aja. Seliku aja hampir pingsan belum kenyang juga tuh bayi"ucap Jojon.


"Udah mompa susu kerbau atau kelinci sana"ucap Siti.

__ADS_1


"Kerbauku jantan emang ada susunya?"tanta Jojon.


"Kalau gitu sapimu sana"ucap Siti.


"Sapiku baru juga ditinggal suaminya, kasihan masih masa berkabung"ucap Jojon.


"Kelincimu aja"ucap Siti.


"Emang bisa dapet dua panci, kelincikukan segede tikus"ucap Jojon.


"Udah minumin Seli obat penambah ASI aja"ucap Siti.


"Beli dimana?"tanya Jojon.


"Itu diatas lemariku ada"ucap Siti.


"Kok kamu punya begituan?"tanya Jojon.


"Itu buat kura-kuraku biar bisa nyusuin anaknya"ucap Siti.


"Oh...."ucap Jojon.


"Kalau bayinya dah kenyang bawa masuk ke dalam"ucap Siti.


"Iya"ucap Jojon.


"Sekalian ganti popoknya yang"ucap Siti.


"Pake apa?"tanya Jojon.


"Pakai daon pisang aja"ucap Siti.


"Emang mau dibungkus kaya lemper pake daun pisang"ucap Jojon.


"Ya kali....."ucap Siti.


Aduh.....ini para penculik dadakan dak modal maunya gratisan udah gitu sangat alamiah. Rafka minum susu kambing nah sekarang popoknya pakai daon pisang. Parah....mempermalukan kredibilitas para penculik profesional.


***************


Arian dan Freya sudah mencari kesana kemari mencari sampai ke dalam got juga gak ketemu Rafkanya. Gak tahu aja Rafka asyik aja tuh nyusu sama kambing. Freya sampai menangis tak henti. Matanya sembab tiada duanya. Arian merasa sangat bersalah karena ketiduran.


"Sayang, udah malam kita balik ke penginapan"ucap Arian.


"Gak mau....., Rafka belum ketemu mana mungkin aku bisa tenang"ucap Freya.


"Sayang aku sudah lapor polisi dan aku juga dah bayar orang buat nyari Rafka, besok pasti Rafka ketemu"ucap Arian.


"Gimana kalau terjadi sesuatu pada Rafka, sayang?"tanya Freya.


"Sayang kita berdoa sama Allah supaya Rafka baik-baik saja dan secepatnya ditemukan"ucap Arian.


"Amin"ucap Freya.


"Aku mau disini nungguin Rafka sampai ketemu hik...hik...."ucap Freya.


"Sayang kalau kau capek terus jatuh sakit siapa yang akan nyusuin Rafka kalau nanti ketemu" ucap Arian.


"Kau benar sayang"ucap Freya.


"Pulang yuk, kita sholat dan berdoa"ucap Arian.


Freya mengangguk, Arian mengajak Freya pulang ke penginapan. Sabar Freya, Rafka tidak kekurangan air susu, Seli menemani Rafka semalaman sampai anak kambingnya aja belum sempet disusuin. Lah Rafka nyusu mulu gak ada habisnya. Baru tahu susu kambing enak juga.

__ADS_1


__ADS_2